Agroplus – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sekali lagi membuktikan dominasinya di kancah layanan transaksi digital. Bank pelat merah ini berhasil memborong delapan penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi PRIMA Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Jaringan PRIMA. Acara yang berlangsung meriah di Mulia Resort Nusa Dua, Bali, pada 6 Agustus 2026 lalu, menjadi saksi bisu atas performa luar biasa BRI dalam menyelenggarakan layanan transaksi elektronik dan sistem pembayaran.
Deretan penghargaan yang diraih BRI ini mencakup berbagai kategori penting dalam ekosistem sistem pembayaran. Mereka dianugerahi Diamond Awards sebagai "Best Acquiring Bank" untuk semua fitur, ATM, dan saluran pembayaran digital, menunjukkan keunggulan dalam memproses transaksi dari berbagai pihak. Tak berhenti di situ, BRI juga dinobatkan sebagai "Best Issuing Bank" untuk semua fitur, ATM, dan saluran pembayaran digital, menegaskan kekuatan mereka dalam menerbitkan instrumen pembayaran. Puncaknya, BRI juga berhasil meraih penghargaan untuk "The Highest Transaction in Digital Channels" serta "Best Claim Rate QRIS," yang semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi dan efisiensi transaksi digital.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menuturkan bahwa pencapaian gemilang ini adalah bentuk pengakuan atas konsistensi BRI dalam menjaga kualitas layanan transaksi digital. Di tengah derasnya arus perkembangan sistem pembayaran, BRI terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang aman, andal, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. "Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen BRI dalam menghadirkan layanan pembayaran digital yang aman, andal, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Saladin, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis pada Selasa (25/8/2026). Ia menambahkan bahwa ke depan, BRI akan terus memperkuat infrastruktur teknologi, mengembangkan inovasi layanan, serta memperluas ekosistem pembayaran digital demi memberikan pengalaman transaksi terbaik bagi nasabah.
Hingga akhir Juli 2026, BRI telah membangun jaringan e-channel yang sangat luas, mencapai lebih dari 621 ribu titik. Jaringan ini mencakup lebih dari 9 ribu ATM, 330 ribu EDC Merchant, 273 ribu EDC BRILink, 9 ribu Cash Recycling Machine (CRM), serta 54 e-Buzz. Keberadaan infrastruktur yang masif ini menjadi fondasi penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan transaksi BRI di berbagai pelosok Indonesia, memastikan kemudahan bertransaksi dapat dirasakan oleh siapa saja, di mana saja.
Saladin menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa bagi BRI, inovasi bukan sekadar tujuan, melainkan sarana untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan nilai tambah nyata bagi nasabah. "Kepercayaan yang terus diberikan oleh masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas layanan tersebut," pungkasnya, menggarisbawahi bahwa di balik setiap penghargaan yang diraih, ada komitmen kuat untuk terus melayani dan menjadi bagian dari kemajuan ekonomi digital Indonesia.
