Laba BUMN Meledak Ratusan Persen, Rosan Diganjar Bintang!
Agroplus – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengisyaratkan niatnya untuk menganugerahkan tanda kehormatan bintang kepada Rosan Roeslani, sosok di balik kemudi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Pengakuan ini muncul setelah kinerja cemerlang Danantara dalam mendongkrak profitabilitas perusahaan-perusahaan milik negara. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara peluncuran dan peletakan batu pertama program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada Selasa (25/8/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo secara khusus menyoroti keberhasilan Danantara. "Prestasi Danantara, menurut saya, sangat membanggakan. Saya berpendapat bahwa pimpinan Danantara patut menerima bintang tanda kehormatan dari negara," ujar Prabowo. Ia menambahkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, pendapatan BUMN-BUMN yang berada di bawah pengelolaan Danantara telah melonjak hingga ratusan persen, sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat beberapa di antaranya sempat terpuruk dalam kerugian selama belasan tahun.
Prabowo menekankan bahwa lonjakan laba ini seringkali melampaui ekspektasi. "Kenaikannya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga. Ini adalah buah dari kepemimpinan yang kuat, kejujuran, dan rasa cinta Tanah Air yang besar dari pimpinan Danantara," tegasnya, seraya mengungkapkan kebanggaannya atas capaian-capaian tersebut. Ia juga menggarisbawahi pentingnya akurasi dalam pelaporan keuangan BUMN, menolak segala bentuk manipulasi angka.
Sebelumnya, dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026), Prabowo telah memaparkan serangkaian reformasi BUMN. Salah satu poin krusial yang disampaikannya adalah total laba BUMN yang mencapai Rp326 triliun pada tahun 2025. Angka fantastis ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 75,3% dibandingkan keuntungan tahun 2024 yang tercatat Rp186 triliun.
Secara spesifik, Prabowo menyoroti beberapa BUMN yang menunjukkan performa gemilang. PT Timah Tbk (TINS), misalnya, berhasil membukukan keuntungan sebesar Rp2,7 triliun dalam enam bulan pertama tahun 2026, melonjak sembilan kali lipat atau sekitar 900% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Valuasi PT Timah juga tercatat meningkat 280% pada Agustus 2026 dibandingkan Agustus 2025.
Selain PT Timah, daftar BUMN dengan peningkatan laba bersih yang mencolok pada paruh pertama 2026 meliputi Semen Indonesia dengan kenaikan 408,9%, Pupuk Indonesia yang melesat 252,8%, Pertamina dengan peningkatan 86%, Pegadaian 84,4%, Pelindo 60,4%, dan PTPN 54,4%. Capaian ini menjadi bukti nyata efektivitas pengelolaan dan reformasi yang dijalankan, membawa angin segar bagi keuangan negara dan optimisme baru bagi perekonomian nasional.
