Close Menu
    What's Hot

    MRT Bikin Pengembang DKI Rela Korban Tanah Rp300 Juta/m²!

    25-08-2026 - 15.06

    Krisis Minyak: Sanksi AS & Ancaman Iran, Harga Terbang!

    25-08-2026 - 10.06

    25-08-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • MRT Bikin Pengembang DKI Rela Korban Tanah Rp300 Juta/m²!
    • Krisis Minyak: Sanksi AS & Ancaman Iran, Harga Terbang!
    • Kabar Buruk ADHI: Saham Disuspensi, Utang Bunga Menggantung!
    • Nabi AI Ambruk! Rp534 Triliun Lenyap dalam Sepekan?
    • Terkuak! 8 Jurus Sarjito Amankan Bursa Komoditas RI!
    • Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026
    • IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!
    Selasa, 25 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - MRT Bikin Pengembang DKI Rela Korban Tanah Rp300 Juta/m²!
    Pangan

    MRT Bikin Pengembang DKI Rela Korban Tanah Rp300 Juta/m²!

    25-08-2026 - 15.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Dulu, membangun properti di Jakarta tanpa koneksi transportasi massal mungkin bukan masalah besar. Namun, kini, sebuah fenomena menarik terjadi di ibu kota. Para pengembang properti papan atas di DKI Jakarta menunjukkan perubahan sikap yang sangat drastis terkait keberadaan Moda Raya Terpadu (MRT). Jika sebelumnya ada yang menolak keras, kini mereka justru rela berkorban, bahkan menggeser batas properti demi kenyamanan pejalan kaki. Padahal, kita tahu, kawasan seperti Bundaran HI adalah salah satu yang termahal di Indonesia.

    Perubahan ini bukan tanpa cerita. Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, Ferdiansyah Roestam, mengenang masa-masa sulit di tahun 2017-2018. Saat itu, tim MRT harus berjuang keras meyakinkan para pengembang bahwa konektivitas ini akan membawa nilai tambah. "Kami habiskan effort besar untuk meyakinkan semua pengembang: ‘kami membawa nilai tambah untuk Anda’," kenang Ferdiansyah. Bahkan, ada pengembang yang terang-terangan menolak, mengusir tim MRT yang datang menawarkan akses. "Saya tahu persis bagaimana teman-teman MRT diketok-ketok kemudian diusir," ujarnya, menggambarkan betapa kuatnya penolakan saat itu.

    MRT Bikin Pengembang DKI Rela Korban Tanah Rp300 Juta/m²!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Namun, waktu membuktikan segalanya. Seiring beroperasinya MRT dan semakin terlihatnya manfaat nyata, pandangan para pengembang berbalik 180 derajat. Konektivitas transportasi publik kini dianggap sebagai aset berharga. Ambil contoh pembangunan Extended Concourse di area Bundaran HI. Ferdiansyah mengungkapkan, sebuah pusat perbelanjaan ternama di sana bahkan bersedia memundurkan area setback propertinya hingga 80 sentimeter. Ini bukan angka kecil, mengingat harga tanah di lokasi tersebut bisa mencapai ratusan juta rupiah per meter persegi.

    Keputusan berani ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma. Para pengembang kini tak lagi hanya fokus pada keuntungan semata, melainkan juga pada kualitas layanan publik dan kenyamanan. Mereka melihat bahwa kontribusi terhadap infrastruktur publik yang lebih baik pada akhirnya akan berujung pada peningkatan nilai properti mereka sendiri. "Sekarang kami dan MRT bertemu dengan paradigma baru. Para pengembang top tier ini sekarang berlomba, ada pride-nya, ‘saya mau kontribusi sama publik servis yang lebih layak karena ujung-ujungnya orang akan masuk ke properti saya lebih nyaman’," jelas Ferdiansyah.

    Manfaatnya, menurut Ferdiansyah, bersifat dua arah. Masyarakat menikmati akses transportasi dan jalur pejalan kaki yang lebih nyaman, sementara pemilik properti mendapatkan akses yang lebih mudah bagi pengunjung dan calon konsumen. Ini adalah simbiosis mutualisme yang menguntungkan semua pihak. Penting untuk diingat, kawasan Thamrin-Sudirman, khususnya di sekitar Bundaran HI, memang dikenal sebagai salah satu koridor properti termahal di Indonesia. Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip, pernah menyebut bahwa harga tanah di sana bisa menembus angka fantastis Rp300 juta per meter persegi. Angka ini menegaskan betapa signifikannya keputusan pengembang untuk "mengalah" demi kenyamanan publik.

    Perubahan sikap para pengembang ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi transportasi publik dengan pengembangan properti adalah kunci menuju kota yang lebih modern, efisien, dan ramah pejalan kaki. Ini bukan hanya tentang membangun gedung tinggi, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem urban yang saling mendukung dan memberikan nilai tambah bagi seluruh warganya.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Krisis Minyak: Sanksi AS & Ancaman Iran, Harga Terbang!

    25-08-2026 - 10.06

    25-08-2026 - 05.06

    Kabar Buruk ADHI: Saham Disuspensi, Utang Bunga Menggantung!

    25-08-2026 - 02.06

    Nabi AI Ambruk! Rp534 Triliun Lenyap dalam Sepekan?

    24-08-2026 - 20.06

    Terkuak! 8 Jurus Sarjito Amankan Bursa Komoditas RI!

    24-08-2026 - 15.06

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    24-08-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    MRT Bikin Pengembang DKI Rela Korban Tanah Rp300 Juta/m²!

    Agroplus – Dulu, membangun properti di Jakarta tanpa koneksi transportasi massal mungkin bukan masalah besar.…

    Krisis Minyak: Sanksi AS & Ancaman Iran, Harga Terbang!

    25-08-2026 - 10.06

    25-08-2026 - 05.06

    Kabar Buruk ADHI: Saham Disuspensi, Utang Bunga Menggantung!

    25-08-2026 - 02.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.