Close Menu
    What's Hot

    Banjir Sumatra: Bulog Ungkap Jurus Jitu Penyelamat Pangan!

    10-01-2026 - 10.06

    Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

    09-01-2026 - 10.06

    Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!

    08-01-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Banjir Sumatra: Bulog Ungkap Jurus Jitu Penyelamat Pangan!
    • Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025
    • Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!
    • Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target
    • Gebrak Pangan! Mentan Amran: Juru Kunci Visi Prabowo?
    • Siap-siap Panen Raya! Bulog Sediakan ‘Benteng’ Beras 2 Juta Ton!
    • Harga Beras Sama Se-Indonesia? Bulog Punya Kuncinya!
    Minggu, 11 Januari 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Turun! Tapi Papua Masih Tinggi, Kenapa?
    Pangan

    Harga Beras Turun! Tapi Papua Masih Tinggi, Kenapa?

    18-11-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Turun! Tapi Papua Masih Tinggi, Kenapa?

    Agroplus – Kabar baik datang dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat tren penurunan harga beras di berbagai daerah di Indonesia. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras terus menyusut. Penurunan ini diyakini sebagai hasil koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

    Amalia menjelaskan, jika pekan lalu masih ada 50 kabupaten/kota yang mencatat kenaikan harga beras, kini angkanya turun menjadi 39. "Ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan oleh Kemendagri dan pemerintah daerah cukup efektif dalam menekan harga beras," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 di Jakarta, Senin (17/11). Secara nasional, harga rata-rata beras saat ini berada di level Rp 15.256 per kilogram.

     Harga Beras Turun! Tapi Papua Masih Tinggi, Kenapa?
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Namun, di balik tren positif ini, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Beberapa daerah di Papua, seperti Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Pegunungan Bintang, masih mencatat harga beras yang sangat tinggi. Bahkan, di Kabupaten Intan Jaya, harga beras mencapai Rp 54.772 per kilogram.

    Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, mengakui adanya disparitas harga yang signifikan di wilayah timur Indonesia. Ia menegaskan bahwa stok Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih sangat mencukupi untuk melakukan intervensi harga.

    "Hingga 14 November 2025, kita masih memiliki stok SPHP sekitar 904.742 ton. Stok ini harus segera didistribusikan kepada masyarakat, terutama di wilayah Papua dan Papua Barat, agar tekanan harga bisa segera diatasi," kata Andriko. Ia menambahkan bahwa realisasi penyaluran beras SPHP di Papua dan Papua Barat baru mencapai 16,11 persen dari target 87 ribu ton.

    Bapanas berjanji akan memprioritaskan penyaluran beras SPHP ke wilayah timur untuk operasi pasar, pasar murah, dan berbagai intervensi lainnya. Tujuannya adalah agar harga beras di wilayah dengan tingkat disparitas tertinggi bisa segera turun dan terjangkau oleh masyarakat.

    Reporter: Supianto

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Banjir Sumatra: Bulog Ungkap Jurus Jitu Penyelamat Pangan!

      10-01-2026 - 10.06

      Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

      09-01-2026 - 10.06

      Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!

      08-01-2026 - 10.06

      Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target

      07-01-2026 - 10.06

      06-01-2026 - 10.06

      Gebrak Pangan! Mentan Amran: Juru Kunci Visi Prabowo?

      05-01-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Banjir Sumatra: Bulog Ungkap Jurus Jitu Penyelamat Pangan!

      Agroplus – Perum Bulog bergerak cepat menyikapi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra,…

      Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

      09-01-2026 - 10.06

      Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!

      08-01-2026 - 10.06

      Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target

      07-01-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.