Close Menu
    What's Hot

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    • BEI Buka Kartu Soal MSCI: Saham Ini Bakal Didepak!
    Rabu, 29 April 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025
    Pangan

    Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

    09-01-2026 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

    Agroplus – Kabar gembira menyelimuti sektor pertanian nasional. Perum Bulog berhasil mencetak sejarah baru dengan memecahkan rekor penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 4.537.490 ton pada tahun 2025. Angka fantastis ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Bulog sebagai stabilisator pangan sekaligus pembeli utama hasil panen petani, membawa senyum lebar dan harapan baru bagi para petani di seluruh negeri.

    Capaian impresif ini tidak berhenti pada GKP saja. Bulog juga berhasil menyerap 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG) serta 765.504 ton beras. Secara keseluruhan, total pengadaan yang setara dengan beras untuk tahun 2025 mencapai angka 3.191.969 ton, menunjukkan komitmen kuat Bulog dalam mengamankan pasokan pangan nasional.

    Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa keberhasilan luar biasa ini adalah buah dari kehadiran aktif dan langsung Bulog di tengah-tengah petani. "Kami turun langsung ke lapangan, memastikan setiap gabah petani terserap dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah," ujar Rizal. Ia menambahkan, ini bukan sekadar deretan angka statistik, melainkan wujud nyata keberpihakan negara kepada para pahlawan pangan dan fondasi krusial menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

    Dalam menjalankan perannya, Bulog tidak hanya menyerap hasil panen dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berpihak pada kesejahteraan petani, tetapi juga mengemban fungsi vital pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Lebih dari itu, Bulog aktif menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar, menciptakan kondisi yang kondusif dan adil, baik bagi petani sebagai produsen maupun masyarakat sebagai konsumen.

    Rizal Ramdhani juga menyoroti bahwa pencapaian rekor ini adalah hasil kerja kolektif dari seluruh ekosistem pangan nasional. "Sinergi lintas sektor yang terus kami perkuat bersama pemerintah pusat dan daerah, petani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, adalah kunci utama keberhasilan ini," jelasnya. Bulog juga aktif menjalin kolaborasi dengan BUMN lain dalam satu ekosistem pangan nasional yang terintegrasi, memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir.

    Tak hanya itu, kemitraan strategis dengan TNI dan Polri turut diperkuat, khususnya dalam pemanfaatan fasilitas pergudangan. Kolaborasi ini esensial untuk menjamin keamanan, ketersediaan, dan kelancaran pengelolaan stok pangan nasional, memastikan pasokan selalu aman dan siap didistribusikan kapan pun dibutuhkan.

    Atas dedikasi dan kontribusi signifikan ini, peran Bulog dalam mewujudkan swasembada pangan 2025 mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia. Pengakuan ini semakin memperkuat komitmen Bulog untuk terus menjaga stabilitas pangan nasional secara profesional, transparan, dan berkelanjutan, demi ketahanan pangan bangsa yang kokoh. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      29-04-2026 - 10.06

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06

      Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

      24-04-2026 - 10.06

      WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?

      23-04-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

      Agroplus – Tragedi kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur yang menyisakan duka…

      Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

      27-04-2026 - 10.06

      Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

      26-04-2026 - 10.06

      25-04-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.