Close Menu
    What's Hot

    Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

    09-01-2026 - 10.06

    Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!

    08-01-2026 - 10.06

    Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target

    07-01-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025
    • Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!
    • Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target
    • Gebrak Pangan! Mentan Amran: Juru Kunci Visi Prabowo?
    • Siap-siap Panen Raya! Bulog Sediakan ‘Benteng’ Beras 2 Juta Ton!
    • Harga Beras Sama Se-Indonesia? Bulog Punya Kuncinya!
    • Ekspor Santan Kelapa RI Tembus Tiongkok, Raup Ratusan Miliar!
    Sabtu, 10 Januari 2026
    agroplus
    Home - Pangan -
    Pangan

    31-12-2025 - 10.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Terungkap! RI Setop Impor Beras, Gula, Jagung 2026

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor pertanian dan pangan nasional. Pemerintah Indonesia secara tegas memastikan tidak akan ada impor beras konsumsi, gula konsumsi, dan jagung pakan pada tahun 2026. Kebijakan ini merupakan wujud komitmen kuat untuk mengoptimalkan produksi petani dalam negeri dan mencapai swasembada pangan.

    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Keputusan krusial ini diambil dalam pembahasan Neraca Komoditas (NK) Tahun 2026 yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan). Fokus utama pembahasan adalah mengutamakan pasokan dari hasil pertanian lokal. Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, menegaskan hal tersebut dalam wawancara di Jakarta, Selasa (30/12). "Untuk gula konsumsi, kita tidak ada impor. Impor beras konsumsi juga tidak ada. Beras industri tidak jadi. Kalau konsumsi, kita hampir semuanya sudah swasembada," ungkap Tatang, menunjukkan optimisme terhadap kapasitas produksi domestik.

    Peniadaan importasi komoditas strategis ini sejalan dengan visi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. Tokoh dari Sulawesi Selatan ini selalu menekankan pentingnya keberpihakan kepada petani dan peternak lokal. "Untuk tahun 2026, pemerintah dalam komando Bapak Presiden Prabowo Subianto, terus berkomitmen menjaga petani dan peternak pangan Indonesia. Petani dan peternak kita tidak boleh rugi. Mereka harus sejahtera. Hasil kerja keras mereka harus dapat disalurkan ke masyarakat Indonesia," tegas Amran, menggarisbawahi prioritas kesejahteraan pelaku usaha pertanian.

    Secara lebih rinci, dalam NK Tahun 2026, tidak ada kesepakatan terkait kuota impor beras umum. Bahkan, untuk tahun 2025 ini pun, Indonesia sudah tidak lagi melakukan impor beras umum yang sebelumnya sempat ditugaskan kepada Perum Bulog untuk penambahan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Lebih jauh, impor beras bahan baku industri juga dipastikan nihil di tahun 2026. Pemerintah mendorong para pelaku usaha industri untuk mengoptimalkan penggunaan bahan baku lokal seperti beras pecah dengan tingkat keutuhan kurang dari 15 persen dan beras ketan pecah dengan tingkat keutuhan kurang dari 15 persen. Harapannya, bahan baku lokal ini mampu memenuhi spesifikasi kadar amilosa, kebersihan, viskositas, serta tingkat kekerasan yang dibutuhkan industri.

    Demikian pula dengan gula konsumsi. Diputuskan tidak ada importasi pada tahun depan. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026 per 28 Desember 2025, perkiraan carry over stock gula konsumsi dari 2025 ke 2026 mencapai 1,437 juta ton. Dengan kebutuhan konsumsi setahun sekitar 2,836 juta ton, dan estimasi produksi gula konsumsi setahun yang dapat mencapai 2,7 juta hingga 3 juta ton, Indonesia diproyeksikan memiliki surplus yang kokoh.

    Terakhir, impor untuk jagung pakan, benih, dan rumah tangga juga dipastikan absen di tahun 2026. Kalkulasi Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026 menunjukkan carry over stock yang sangat besar dari 2025 ke 2026, yakni 4,521 juta ton, meskipun terdapat estimasi susut/tercecer sekitar 831,6 ribu ton. Dengan proyeksi produksi jagung di 2026 sebesar 18 juta ton dan kebutuhan setahun sekitar 17,055 juta ton, ketersediaan jagung secara nasional dinilai sangat mencukupi tanpa perlu importasi.

    Kebijakan tegas pemerintah ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di seluruh pelosok negeri. Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan pokoknya, sebuah capaian yang patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat, khususnya para pegiat pertanian di agroplus.co.id.


    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

      09-01-2026 - 10.06

      Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!

      08-01-2026 - 10.06

      Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target

      07-01-2026 - 10.06

      06-01-2026 - 10.06

      Gebrak Pangan! Mentan Amran: Juru Kunci Visi Prabowo?

      05-01-2026 - 10.06

      Siap-siap Panen Raya! Bulog Sediakan ‘Benteng’ Beras 2 Juta Ton!

      04-01-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Petani Bersorak! Bulog Pecahkan Rekor Serap Gabah 2025

      Agroplus – Kabar gembira menyelimuti sektor pertanian nasional. Perum Bulog berhasil mencetak sejarah baru dengan…

      Prabowo: Indonesia Wajib Merdeka Pangan, Stop Impor!

      08-01-2026 - 10.06

      Rekor Baru! Produksi Beras RI 2025 Lampaui Target

      07-01-2026 - 10.06

      06-01-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.