Close Menu
    What's Hot

    Medco Siapkan Dividen Jumbo Rp544 Miliar

    03-11-2026 - 02.06

    Saham Antam Siap Bagi Dividen Melimpah

    03-11-2026 - 02.02

    Laba Danantara Melonjak Drastis ke Rp705 Miliar

    03-11-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Medco Siapkan Dividen Jumbo Rp544 Miliar
    • Saham Antam Siap Bagi Dividen Melimpah
    • Laba Danantara Melonjak Drastis ke Rp705 Miliar
    • Dua Saham Masuk Pantauan Khusus BEI
    • Strategi Baru DOID Ekspansi ke Sektor Non Tambang
    • Strategi Baru Emtek Lepas Saham Indopay
    • Bos Blue Bird Borong Saham Perusahaan
    • OJK Ingatkan Industri Keuangan Syariah
    Selasa, 3 November 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Baru DOID Ekspansi ke Sektor Non Tambang
    Pangan

    Strategi Baru DOID Ekspansi ke Sektor Non Tambang

    02-11-2026 - 23.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Emiten jasa pertambangan terkemuka, PT BUMA Internasional Grup Tbk. (DOID), secara mengejutkan melakukan langkah ekspansi strategis di luar sektor inti bisnisnya. Perusahaan yang selama ini dikenal kuat di dunia pertambangan ini resmi mendirikan anak perusahaan baru yang bergerak di bidang jasa administratif dan telekomunikasi. Langkah ini menandai pergeseran fokus grup untuk memperkuat ekosistem bisnis mereka melalui diversifikasi layanan.

    Berdasarkan informasi keterbukaan informasi yang dirilis pada Senin (2/11/2026), pembentukan entitas baru ini dilakukan melalui skema tidak langsung. Manajemen BUMA menjelaskan bahwa pendirian perusahaan ini dilakukan melalui dua anak perusahaan mereka, yakni PT Bisa Ruang Nuswantara dan PT Katalis Investama Mandiri. Kedua perusahaan tersebut masing-masing memegang kendali saham yang sangat dominan, yakni sebesar 99,99% dan 99,98% di entitas induk.

    Strategi Baru DOID Ekspansi ke Sektor Non Tambang
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Entitas baru yang diberi nama PT Bestari Mitra Talenta (BEST) ini resmi berdiri pada 29 Oktober 2026. Kehadiran BEST bukan tanpa alasan. Perusahaan ini dirancang khusus untuk menjadi tulang punggung pendukung operasional grup secara keseluruhan. Dengan fokus pada aktivitas administratif, penunjang usaha, hingga sektor teknologi tinggi, BEST diharapkan mampu memberikan efisiensi yang lebih besar bagi seluruh lini bisnis di bawah naungan BUMA.

    Secara lebih mendalam, cakupan bisnis PT Bestari Mitra Talenta sangat luas dan mencakup berbagai aspek modern. Selain layanan administratif konvensional, perusahaan ini juga akan merambah ke sektor telekomunikasi, pemrograman komputer, konsultasi teknologi, hingga penyediaan infrastruktur komputasi. Hal ini menunjukkan bahwa DOID mulai melihat peluang besar dalam digitalisasi dan jasa informasi sebagai mesin pertumbuhan baru.

    Dalam menjalankan operasionalnya, BEST akan menyediakan berbagai layanan mulai dari penyediaan jasa penunjang fasilitas, pengelolaan kebersihan bangunan, hingga jasa lanskap. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga akan menangani penyediaan tenaga kerja, administrasi perkantoran, serta layanan teknologi informasi dan pengolahan data yang kompleks. Struktur kepemilikan saham di BEST sendiri didominasi oleh PT Bisa Ruang Nusantara dengan porsi 99,6%, sementara sisanya sebesar 0,4% dimiliki oleh PT Katalis Investama Mandiri.

    Meski langkah ini terlihat sebagai lompatan besar ke sektor yang berbeda, manajemen DOID menegaskan bahwa pendirian anak usaha ini tidak akan mengganggu stabilitas perusahaan. Mereka menyatakan bahwa pembentukan BEST tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan secara keseluruhan. Langkah ini dipandang sebagai upaya penguatan internal untuk memastikan seluruh kebutuhan pendukung grup dapat dikelola secara mandiri dan profesional. Melalui strategi ini, DOID mencoba membangun fondasi yang lebih kokoh untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Medco Siapkan Dividen Jumbo Rp544 Miliar

    03-11-2026 - 02.06

    Saham Antam Siap Bagi Dividen Melimpah

    03-11-2026 - 02.02

    Laba Danantara Melonjak Drastis ke Rp705 Miliar

    03-11-2026 - 00.06

    Dua Saham Masuk Pantauan Khusus BEI

    03-11-2026 - 00.02

    Strategi Baru Emtek Lepas Saham Indopay

    02-11-2026 - 23.02

    Bos Blue Bird Borong Saham Perusahaan

    02-11-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Medco Siapkan Dividen Jumbo Rp544 Miliar

    agroplus.co.id – Kabar gembira datang bagi para investor yang menanamkan modalnya di sektor energi. Raksasa…

    Saham Antam Siap Bagi Dividen Melimpah

    03-11-2026 - 02.02

    Laba Danantara Melonjak Drastis ke Rp705 Miliar

    03-11-2026 - 00.06

    Dua Saham Masuk Pantauan Khusus BEI

    03-11-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.