Close Menu
    What's Hot

    Program Satu Orang Satu Rekening

    23-10-2026 - 10.06

    Rahasia Laba Adhi Karya Melonjak Drastis

    23-10-2026 - 10.02

    IHSG Melaju Kencang 10 Saham Ini Jadi Incaran

    23-10-2026 - 08.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Program Satu Orang Satu Rekening
    • Rahasia Laba Adhi Karya Melonjak Drastis
    • IHSG Melaju Kencang 10 Saham Ini Jadi Incaran
    • Rupiah Terpuruk Tembus Rp18 Ribu
    • Saham BUMN Melaju Deras Dorong IHSG Hijau
    • Danantara Bidik Investasi Jumbo di Bali
    • Syarat Baru Investasi Data Center Raksasa
    • Strategi Kemlu Jaga Investasi Indonesia
    Jumat, 23 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Rupiah Terpuruk Tembus Rp18 Ribu
    Pangan

    Rupiah Terpuruk Tembus Rp18 Ribu

    23-10-2026 - 08.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Nilai tukar rupiah kembali menghadapi ujian berat setelah menembus angka psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memicu kekhawatiran di pasar keuangan, namun pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan telah menyiapkan strategi pengamanan melalui disiplin fiskal guna meredam gejolak ekonomi nasional.

    Menanggapi pelemahan mata uang Garuda yang cukup signifikan, pihak otoritas keuangan menyatakan bahwa penanganan stabilitas nilai tukar merupakan kerja sama tim yang melibatkan dua instrumen utama: kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Kementerian Keuangan memastikan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah menjaga kesehatan APBN dan memastikan kondisi fiskal tetap kokoh untuk menopang ekonomi di tengah tekanan eksternal.

    Rupiah Terpuruk Tembus Rp18 Ribu
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sistem Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan, Herman Saheruddin, menjelaskan bahwa pembagian peran antara pemerintah dan bank sentral sudah sangat jelas. Menurutnya, urusan teknis mengenai intervensi pasar dan pengaturan suku bunga sepenuhnya merupakan wewenang Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter yang independen.

    "Jika bicara mengenai detail penanganan rupiah, rekan-rekan di Bank Indonesia yang dapat memberikan penjelasan lebih mendalam. Prinsip kami di Kementerian Keuangan adalah memastikan sisi fiskal tetap terjaga dengan disiplin yang ketat," ujar Herman saat memberikan keterangan kepada media pada Kamis (22/10/2026).

    Herman menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia mengibaratkan hubungan antara pemerintah dan BI layaknya sebuah tim sepak bola yang memiliki peran berbeda namun memiliki satu tujuan yang sama, yakni stabilitas ekonomi Indonesia. Dalam tim tersebut, ada yang bertugas sebagai pemain bertahan (defend), penyerang (attacking), hingga pengatur serangan (playmaker).

    "Kami sangat menghormati independensi Bank Indonesia dalam menjalankan fungsi moneter. Sementara itu, dari sisi pemerintah, kami bertugas menjaga stabilitas fiskal. Keduanya harus bersinergi layaknya sebuah tim yang saling melengkapi," tambahnya.

    Lebih lanjut, Herman menyoroti langkah-langkah strategis yang telah diambil oleh Bank Indonesia untuk menjaga likuiditas di pasar. Salah satunya adalah kebijakan penurunan Giro Wajib Minimum (GWM), meskipun suku bunga acuan saat ini masih dipertahankan pada level tertentu untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya tarik aset domestik.

    Meskipun data dari Refinitiv menunjukkan rupiah ditutup melemah ke level Rp18.045 per dolar AS pada perdagangan Kamis, Herman tetap mengajak masyarakat dan pelaku pasar untuk tidak panik. Ia meminta publik untuk tetap memiliki kepercayaan diri terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih memiliki daya tahan kuat.

    "Saya rasa kita harus tetap percaya diri terhadap negara kita sendiri (be confident on our country)," pungkasnya. Dengan koordinasi yang solid antara kebijakan fiskal yang disiplin dan kebijakan moneter yang responsif, pemerintah optimis stabilitas ekonomi nasional dapat segera kembali ke jalur yang diharapkan.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Program Satu Orang Satu Rekening

    23-10-2026 - 10.06

    Rahasia Laba Adhi Karya Melonjak Drastis

    23-10-2026 - 10.02

    IHSG Melaju Kencang 10 Saham Ini Jadi Incaran

    23-10-2026 - 08.06

    Saham BUMN Melaju Deras Dorong IHSG Hijau

    23-10-2026 - 05.06

    Danantara Bidik Investasi Jumbo di Bali

    23-10-2026 - 05.02

    Syarat Baru Investasi Data Center Raksasa

    23-10-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Program Satu Orang Satu Rekening

    agroplus.co.id – Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah bersiap meluncurkan program ambisius bertajuk…

    Rahasia Laba Adhi Karya Melonjak Drastis

    23-10-2026 - 10.02

    IHSG Melaju Kencang 10 Saham Ini Jadi Incaran

    23-10-2026 - 08.06

    Rupiah Terpuruk Tembus Rp18 Ribu

    23-10-2026 - 08.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.