agroplus.co.id – Badan Pengelola Investasi Danantara tengah menyiapkan langkah strategis besar untuk memperkuat posisi ekonomi Indonesia di kancah internasional. Lembaga ini menargetkan penggalangan modal investasi yang sangat fantastis, yakni mencapai angka lebih dari USD 30 miliar atau setara dengan ratusan triliun rupiah. Ambisi besar ini direncanakan akan menjadi fokus utama dalam ajang bergengsi bertajuk New Asia Forum 2026 yang akan diselenggarakan di Pulau Dewata, Bali.
Rencana ambisius ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah upaya terukur untuk menempatkan Indonesia sebagai pusat gravitasi ekonomi baru di kawasan Asia. Melalui forum internasional tersebut, Danantara berupaya membangun jembatan komunikasi yang kuat dengan para investor global guna menarik arus modal masuk ke berbagai sektor strategis di tanah air.

Managing Director Global Relations and Communications BPI Danantara, Pahala Mansury, mengungkapkan bahwa New Asia Forum 2026 akan menjadi panggung utama bagi para pemangku kepentingan ekonomi dunia. Menurutnya, forum ini dirancang secara khusus untuk memicu pergerakan modal di kawasan Asia, dengan fokus utama pada penguatan komitmen permodalan jangka panjang.
"Forum ini diharapkan mampu menggerakkan arus modal ke kawasan Asia melalui sejumlah sesi yang secara khusus membahas komitmen permodalan," ujar Pahala dalam keterangannya. Ia menekankan bahwa agenda ini akan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur ekonomi dan potensi pasar yang sangat luas bagi para investor asing.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 4 Desember 2026 di Bali ini diprediksi akan dihadiri oleh tokoh-tokoh ekonomi dunia, CEO perusahaan multinasional, serta perwakilan lembaga keuangan internasional. Bali dipilih bukan tanpa alasan; selain sebagai destinasi wisata kelas dunia, Bali dianggap mampu memberikan atmosfer yang kondusif bagi pertemuan diplomatik dan bisnis tingkat tinggi.
Melalui New Asia Forum 2026, Danantara ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika ekonomi global, tetapi juga menjadi pemain aktif yang mampu menyerap investasi secara optimal. Fokus pembahasan dalam forum ini akan mencakup berbagai isu krusial, mulai dari transisi energi, digitalisasi ekonomi, hingga pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang menjadi kebutuhan mendesak di masa depan.
Keberhasilan Danantara dalam mengamankan komitmen investasi sebesar USD 30 miliar ini nantinya akan menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Suntikan modal tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas. Dengan persiapan yang matang, Indonesia optimis dapat memanfaatkan momentum New Asia Forum 2026 untuk memperkokoh fondasi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
