Close Menu
    What's Hot

    Waspada! Rp 9,1 Triliun Dana Rakyat Lenyap Akibat Modus Ini!

    15-08-2026 - 10.06

    15-08-2026 - 05.06

    Prabowo Gebrak Meja! Harga Mineral RI Tak Lagi Diatur Asing!

    15-08-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Waspada! Rp 9,1 Triliun Dana Rakyat Lenyap Akibat Modus Ini!
    • Prabowo Gebrak Meja! Harga Mineral RI Tak Lagi Diatur Asing!
    • Prabowo: Keadilan & Startup, Kunci Pasar Modal RI Mendunia!
    • IHSG Meroket 1%! Dalang di Baliknya Bikin Kaget!
    • Revolusi Motor Listrik RI: Potensi Rp3.040 T, Dunia Melirik!
    • Terobosan! Molinas Guncang Pasar, James Riady Borong 20 Ribu Unit!
    Sabtu, 15 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!
    Pangan

    Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!

    31-07-2026 - 20.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB), atau yang lebih akrab disapa BNC, kini tengah menjadi pusat perhatian di kancah perbankan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melayangkan imbauan agar bank-bank yang berada di kategori KBMI I untuk segera "naik kelas" ke KBMI II. Menanggapi seruan ini, Direktur Utama BNC, Eri Budiono, mengungkapkan bahwa manajemen telah serius membicarakan perihal ini dengan para pemegang saham pengendali (PSP) sebagai langkah awal.

    "Kami sudah berdiskusi intensif dengan pemegang saham pengendali mengenai strategi untuk mencapai target tersebut," ujar Eri saat Media Gathering di Rumah Wijaya, Jakarta Selatan, pada Jumat (31/7/2026).

    Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Sebagai informasi, kategori KBMI II diperuntukkan bagi bank yang memiliki modal inti sebesar Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Berdasarkan laporan keuangan BNC yang berakhir pada 30 Juni 2026, modal inti bank digital ini tercatat sebesar Rp4,09 triliun. Ini berarti BNC masih membutuhkan penambahan modal sekitar Rp2 triliun lebih untuk memenuhi ambang batas minimum KBMI II.

    Meski demikian, Eri menjelaskan bahwa pihaknya belum menetapkan jadwal khusus untuk mengejar target modal inti Rp6 triliun tersebut. BNC masih menantikan petunjuk teknis (juknis) lebih lanjut dari OJK. "Kami menunggu juknis dari OJK mengenai linimasa dan hal-hal yang diperbolehkan. Setelah itu, kami akan merumuskan strategi yang paling tepat," tambahnya.

    Di sisi lain, BNC optimis bahwa perolehan laba yang konsisten dapat menjadi salah satu pendorong utama dalam mencapai target modal inti. Selain itu, bank digital ini juga membuka peluang untuk melakukan aksi korporasi lainnya, termasuk penambahan modal, guna memperkuat struktur permodalan.

    Kinerja BNC sepanjang semester I-2026 menunjukkan tren yang positif. Bank ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp294,85 miliar, meningkat 6,81% secara tahunan (year on year/yoy). Meskipun demikian, BNC masih mencatatkan saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp1,59 triliun. Eri menargetkan, jika kinerja positif ini dapat dipertahankan, saldo defisit tersebut diharapkan bisa ditutup pada tahun 2027.

    Pada periode yang sama, total aset BNC mencapai Rp17,45 triliun, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp12,30 triliun. Dana tabungan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, naik 2,10% yoy menjadi Rp3,39 triliun. Dari sisi pendapatan, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) tercatat sebesar Rp1,11 triliun, sementara pendapatan berbasis komisi (Fee Based Income) juga mengalami peningkatan 6,77% yoy menjadi Rp59,66 miliar.

    Dengan komitmen kuat dari manajemen dan dukungan pemegang saham, BNC bertekad untuk terus meningkatkan kinerja dan memenuhi standar permodalan yang ditetapkan OJK, demi memperkuat posisinya sebagai bank digital terkemuka di Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Waspada! Rp 9,1 Triliun Dana Rakyat Lenyap Akibat Modus Ini!

    15-08-2026 - 10.06

    15-08-2026 - 05.06

    Prabowo Gebrak Meja! Harga Mineral RI Tak Lagi Diatur Asing!

    15-08-2026 - 02.06

    Prabowo: Keadilan & Startup, Kunci Pasar Modal RI Mendunia!

    14-08-2026 - 20.06

    IHSG Meroket 1%! Dalang di Baliknya Bikin Kaget!

    14-08-2026 - 15.06

    14-08-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Waspada! Rp 9,1 Triliun Dana Rakyat Lenyap Akibat Modus Ini!

    Agroplus – Indonesia kini menghadapi situasi darurat kejahatan digital yang mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

    15-08-2026 - 05.06

    Prabowo Gebrak Meja! Harga Mineral RI Tak Lagi Diatur Asing!

    15-08-2026 - 02.06

    Prabowo: Keadilan & Startup, Kunci Pasar Modal RI Mendunia!

    14-08-2026 - 20.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.