Close Menu
    What's Hot

    Antrean Jual Fiktif Guncang JELI, Investor Panik!

    01-08-2026 - 02.06

    Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!

    31-07-2026 - 20.06

    Terungkap! Ini Biang Kerok Laba TUGU Meroket 76,87%

    31-07-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Antrean Jual Fiktif Guncang JELI, Investor Panik!
    • Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!
    • Terungkap! Ini Biang Kerok Laba TUGU Meroket 76,87%
    • Peringatan BI: Inflasi & Rupiah di Tengah Badai Suku Bunga!
    • Ramayana Merana? Laba Anjlok 11%, Ini Dia Fakta Lengkapnya!
    • Rupiah Tembus Rp18.075/US$! Ada Apa di Balik Dolar AS Mengganas?
    Sabtu, 1 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Antrean Jual Fiktif Guncang JELI, Investor Panik!
    Pangan

    Antrean Jual Fiktif Guncang JELI, Investor Panik!

    01-08-2026 - 02.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Dunia pasar modal kembali dihebohkan dengan insiden tak terduga yang menimpa emiten produsen jelly ternama, PT Niramas Utama Tbk. (JELI). Sebuah kejadian "tidak wajar" pada perdagangan sahamnya memicu gelombang kepanikan di kalangan investor, setelah munculnya antrean penawaran jual fantastis yang jauh melampaui batas wajar.

    Bayangkan, pada 30 Juli 2026, tiba-tiba muncul antrean jual sekitar 68 juta lot saham JELI. Angka ini sungguh mencengangkan, mengingat total saham JELI yang tercatat di bursa hanya sekitar 12,66 juta lot, bahkan saham yang beredar bebas di publik (free float) hanya 2,66 juta lot. Fenomena aneh ini sontak memicu tekanan jual masif atau yang dikenal dengan istilah panic selling, membuat harga saham JELI bergerak tak terkendali dan merugikan reputasi perseroan di mata investor.

    Antrean Jual Fiktif Guncang JELI, Investor Panik!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menanggapi kegaduhan ini, manajemen JELI segera berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil pertemuan pada tanggal yang sama memastikan bahwa insiden ini bukan disebabkan oleh gangguan sistem bursa, serangan siber, atau masalah teknis pada sistem perdagangan BEI. Lantas, apa penyebabnya?

    Penelusuran awal BEI mengindikasikan adanya "kesalahan pada sistem Anggota Bursa (AB)" yang bertanggung jawab atas kemunculan penawaran jual fiktif dalam jumlah jumbo tersebut. Permasalahan pada sistem AB ini masih dalam tahap penanganan lebih lanjut. JELI sendiri menyatakan akan terus aktif berkoordinasi dengan regulator dan pihak terkait demi memastikan penyelesaian masalah berjalan lancar dan transparan.

    Meski sempat membuat jantung investor berdebar, JELI menegaskan bahwa kejadian ini hanya berdampak pada persepsi pasar dan pergerakan harga saham yang tidak lazim. Pihak perseroan menjamin bahwa kondisi ini tidak memberikan dampak material terhadap operasional harian, kondisi hukum, keuangan, apalagi kelangsungan usaha perusahaan.

    Fundamental bisnis dan operasional JELI tetap kokoh dan terjaga. Komitmen terhadap keterbukaan informasi, penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), serta komunikasi yang transparan kepada investor dan pemangku kepentingan tetap menjadi prioritas utama. Sebagai informasi, sebelum insiden ini, saham JELI sempat terkoreksi 8,27% pada 29 Juli 2026, dan berlanjut melemah 0,82% keesokan harinya.

    Insiden ini menjadi pengingat penting akan dinamika pasar modal yang kadang tak terduga, namun JELI berupaya keras memastikan kepercayaan investor tetap terjaga di tengah badai informasi. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan ini dapat diakses melalui agroplus.co.id.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!

    31-07-2026 - 20.06

    Terungkap! Ini Biang Kerok Laba TUGU Meroket 76,87%

    31-07-2026 - 15.06

    Peringatan BI: Inflasi & Rupiah di Tengah Badai Suku Bunga!

    31-07-2026 - 10.06

    31-07-2026 - 05.06

    Ramayana Merana? Laba Anjlok 11%, Ini Dia Fakta Lengkapnya!

    31-07-2026 - 02.06

    30-07-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Antrean Jual Fiktif Guncang JELI, Investor Panik!

    Agroplus – Dunia pasar modal kembali dihebohkan dengan insiden tak terduga yang menimpa emiten produsen…

    Mengejutkan! BNC Siap Lompat Kelas, Bos Buka Suara!

    31-07-2026 - 20.06

    Terungkap! Ini Biang Kerok Laba TUGU Meroket 76,87%

    31-07-2026 - 15.06

    Peringatan BI: Inflasi & Rupiah di Tengah Badai Suku Bunga!

    31-07-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.