Close Menu
    What's Hot

    Detak Jantung Pasar Lega! IHSG Hijau, Ancaman Mengintai?

    25-06-2026 - 10.06

    Purbaya Tarik Dana Jumbo: Strategi Baru Kemenkeu?

    25-06-2026 - 05.07

    Rahasia RI Hadapi Badai Global: Dapur Rakyat Tetap Ngebul!

    25-06-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Detak Jantung Pasar Lega! IHSG Hijau, Ancaman Mengintai?
    • Purbaya Tarik Dana Jumbo: Strategi Baru Kemenkeu?
    • Rahasia RI Hadapi Badai Global: Dapur Rakyat Tetap Ngebul!
    • Terkuak! Mengapa Investor Dunia Tetap Pilih Indonesia?
    • Awas! Rupiah Terpuruk, Dolar AS Dekati Rp18.000!
    • RAJA Tebar Dividen Jumbo & Saham Makin Terjangkau!
    Kamis, 25 Juni 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Jagung Stabil? Bapanas Siapkan Jurus Ampuh Ini!
    Pangan

    Harga Jagung Stabil? Bapanas Siapkan Jurus Ampuh Ini!

    29-09-2025 - 10.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Jagung Stabil? Bapanas Siapkan Jurus Ampuh Ini!

    Agroplus – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah berupaya keras mengamankan stok jagung nasional. Target ambisius dicanangkan, yakni minimal 60 ribu ton cadangan jagung hingga akhir tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar menjaga ketahanan pangan dan meredam gejolak harga di pasar.

    Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan target ini sejalan dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 40 Tahun 2025. Saat menghadiri Panen Jagung Serentak di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Arief menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga harga jagung di tingkat petani tetap stabil, minimal Rp 5.500 per kilogram hingga akhir 2025.

     Harga Jagung Stabil? Bapanas Siapkan Jurus Ampuh Ini!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Harga pembelian pemerintah (HPP) jagung sendiri telah diatur dalam Kepbadan Nomor 216 Tahun 2025, yang berlaku sejak Juli. Kebijakan ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah. HPP jagung pipilan kering di tingkat petani ditetapkan Rp 5.500 per kilogram untuk kadar air 18-20 persen, dan Rp 6.400 per kg untuk kadar air maksimal 14 persen di gudang Bulog.

    Sejak tahun 2022, pemerintah secara bertahap menaikkan HPP jagung. Kenaikan ini bertujuan melindungi petani dari fluktuasi harga pasar dan menjamin ketersediaan pasokan jagung nasional. Hingga 26 September 2025, Bulog telah menyerap 76,9 ribu ton jagung dalam negeri, dengan stok tersimpan mencapai 72 ribu ton.

    Selain itu, Bapanas juga menugaskan Bulog untuk menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung sebanyak 52,4 ribu ton kepada 2.019 peternak, dengan harga distribusi Rp 5.500 per kg. Program ini diharapkan dapat menyeimbangkan arus masuk stok jagung di Bulog selama penyerapan produksi dalam negeri.

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri dalam menyukseskan panen jagung kuartal ketiga. Ia berharap masyarakat terus termotivasi untuk bertani jagung demi mewujudkan swasembada pangan. Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, juga menyampaikan terima kasih atas inisiatif Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan visi Presiden Prabowo terkait Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mencapai tujuan tersebut, termasuk pengembangan lahan baru di berbagai wilayah.

    Berdasarkan Proyeksi Neraca Jagung Tahun 2025, panen raya jagung pipilan kering kadar air 14 persen telah terjadi pada Februari dengan raihan 1,86 juta ton. Target produksi untuk tahun 2025 ini diperkirakan mencapai 16,68 juta ton, melampaui produksi tahun sebelumnya. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, pemerintah optimis dapat mencapai target cadangan jagung dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Detak Jantung Pasar Lega! IHSG Hijau, Ancaman Mengintai?

    25-06-2026 - 10.06

    Purbaya Tarik Dana Jumbo: Strategi Baru Kemenkeu?

    25-06-2026 - 05.07

    Rahasia RI Hadapi Badai Global: Dapur Rakyat Tetap Ngebul!

    25-06-2026 - 02.06

    Terkuak! Mengapa Investor Dunia Tetap Pilih Indonesia?

    24-06-2026 - 20.06

    Awas! Rupiah Terpuruk, Dolar AS Dekati Rp18.000!

    24-06-2026 - 15.06

    24-06-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Detak Jantung Pasar Lega! IHSG Hijau, Ancaman Mengintai?

    Agroplus – Pagi ini, sebuah embusan angin segar menyapa para pelaku pasar modal di Tanah…

    Purbaya Tarik Dana Jumbo: Strategi Baru Kemenkeu?

    25-06-2026 - 05.07

    Rahasia RI Hadapi Badai Global: Dapur Rakyat Tetap Ngebul!

    25-06-2026 - 02.06

    Terkuak! Mengapa Investor Dunia Tetap Pilih Indonesia?

    24-06-2026 - 20.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.