Close Menu
    What's Hot

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    30-04-2026 - 10.06

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!
    • Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta
    • Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?
    • Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!
    • Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!
    • WIKA Lolos Badai! Investor Percaya, Sektor Pertanian Untung?
    • Kursi Direksi Timah Bergeser, Ini Tujuan Barunya!
    Minggu, 17 Mei 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Jagung Tinggi? Bapanas Gelontorkan 52 Ribu Ton!
    Pangan

    Harga Jagung Tinggi? Bapanas Gelontorkan 52 Ribu Ton!

    05-10-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Jagung Tinggi? Bapanas Gelontorkan 52 Ribu Ton!

    Agroplus – Pemerintah bergerak cepat menstabilkan harga jagung di tingkat peternak dengan menggelontorkan 52.400 ton Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) kepada 2.109 peternak layer mandiri di 16 provinsi. Langkah ini diharapkan dapat meredam fluktuasi harga jagung yang menjadi komponen penting pakan ternak.

    Penyaluran CJP ini dilakukan melalui program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp 5.000 per kilogram di gudang Bulog dan maksimal Rp 5.500 per kilogram sampai di tingkat peternak. Selisih harga akan disubsidi pemerintah melalui anggaran Bapanas sebesar Rp 78,6 miliar, dengan asumsi subsidi Rp 1.500 per kilogram.

     Harga Jagung Tinggi? Bapanas Gelontorkan 52 Ribu Ton!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok strategis. "Saat harga jagung pakan berfluktuasi, pemerintah hadir dengan menyalurkan CJP yang berasal dari produksi dalam negeri," ujarnya di Jakarta, (03/10).

    Intervensi ini menunjukkan hasil positif. Data Panel Harga Pangan NFA mencatat penurunan harga jagung di tingkat peternak sebesar 0,64 persen menjadi Rp 6.644 per kilogram pada 2 Oktober, dibandingkan Rp 6.687 per kilogram pada minggu sebelumnya.

    Meski demikian, Arief menekankan pentingnya intensifikasi intervensi pemerintah, mengingat Harga Acuan Penjualan (HAP) jagung kadar air 15 persen di tingkat peternak adalah Rp 5.800 per kilogram. Harga saat ini masih di atas HAP tersebut.

    Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat telur ayam ras dan ayam ras pedaging sebagai penyumbang terbesar kenaikan indeks harga diterima petani pada subsektor peternakan. Indeks harga diterima peternak unggas pada September 2025 mencapai level tertinggi dalam 3 tahun terakhir, yaitu 126,02.

    "Fluktuasi harga jagung pakan harus segera diredam agar tidak berdampak pada harga telur dan daging ayam. SPHP jagung ini adalah instrumen stabilisasi pemerintah. Kami berharap penyaluran tuntas di bulan Oktober dan memberikan dampak positif," imbuh Arief.

    Pantauan NFA menunjukkan penyaluran perdana SPHP jagung telah tiba di sentra peternakan unggas seperti Kendal (Jawa Tengah) dan Blitar, Malang, serta Trenggalek (Jawa Timur). Hingga 2 Oktober, hampir 300 ton jagung telah diterima oleh koperasi dan asosiasi peternak di wilayah tersebut.

    Penerima SPHP jagung tahun ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 9046/KPTS/PK.240/F/09/2025. Alokasi 52.400 ton diperuntukkan bagi kebutuhan peternak mikro selama 3 bulan, peternak kecil selama 2 bulan, dan peternak menengah selama 1 bulan.

    Kabupaten Kendal menerima alokasi tertinggi (7.060 ton), diikuti Blitar (6.131 ton) dan Malang (4.518 ton). Penyaluran diprioritaskan untuk peternak mikro, kecil, dan menengah sesuai dengan skala usaha mereka.

    Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi [email protected] atau 0877-8322-0455. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    30-04-2026 - 10.06

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06

    25-04-2026 - 10.06

    Pensiun Dini dari OnlyFans, Raup Rp1 Triliun!

    24-04-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BEI Gembok Saham BAPA: Meroket 205% dalam Sebulan!

    Agroplus – Kabar mengejutkan datang dari lantai bursa bagi para pelaku pasar, termasuk investor di…

    Negara Hadir! Ahli Waris Korban KRL Terima Rp90 Juta

    29-04-2026 - 10.06

    Gawat! Minyak Tembus US$107, Pangan Terancam?

    27-04-2026 - 10.06

    Cianjur Dulu: Kopi Melimpah, Rakyat Menderita, Bupati Mewah!

    26-04-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.