Close Menu
    What's Hot

    11-07-2026 - 10.06

    11-07-2026 - 05.06

    Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?

    11-07-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?
    • Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun
    • ANTM: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Kedaulatan!
    • RANS Guncang Bursa! Saham Raffi-Nagita Langsung ARA!
    • Asbisindo: RI Siap Jadi Jantung Keuangan Syariah Dunia!
    • Rp113 Miliar Aset Prolife Disita, OJK Tak Tinggal Diam!
    Sabtu, 11 Juli 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Makan Bergizi Sekolah? UMJ: Tiru China, Jangan Sampai Mubazir!
    Pangan

    Makan Bergizi Sekolah? UMJ: Tiru China, Jangan Sampai Mubazir!

    08-10-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Makan Bergizi Sekolah? UMJ: Tiru China, Jangan Sampai Mubazir!

    Agroplus – Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mendorong pemerintah untuk mengadopsi praktik penyediaan makanan bergizi di sekolah seperti yang diterapkan di China, Korea, dan Jepang. Model penyajian makanan yang segar dan langsung dimasak sebelum disajikan dinilai efektif untuk mencegah pembusukan dan memastikan kualitas gizi yang optimal bagi siswa.

    Evi Satispi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ, dalam keterangan pers di Jakarta (4/10), mengapresiasi sistem penyajian makanan yang masih hangat dan langsung dimasak sebelum disajikan kepada siswa. Ia mencontohkan bagaimana di China, makanan langsung disajikan setelah dimasak, sehingga siswa dapat langsung menikmati makanan yang segar dan bergizi.

     Makan Bergizi Sekolah? UMJ: Tiru China, Jangan Sampai Mubazir!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    "Model ini memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak masih dalam keadaan segar, sehingga risiko pembusukan dapat dihindari," tegas Evi. Ia menambahkan bahwa di China, penyediaan makanan sekolah bahkan didukung oleh pembiayaan negara dengan sistem yang terstruktur di setiap sekolah.

    Namun, Evi mengingatkan bahwa Indonesia memiliki keragaman yang tinggi, sehingga implementasi program Makanan Bergizi (MBG) harus disesuaikan dengan kondisi lokal masing-masing daerah. "Regulasinya boleh sama, tetapi intervensi di setiap wilayah harus berdasarkan pada kearifan lokal," ujarnya.

    Ia mencontohkan daerah Papua yang memiliki sagu sebagai makanan pokok. Menurutnya, penting untuk mengintegrasikan makanan lokal ke dalam menu MBG. "Menu makan harus berbasis kearifan lokal," tambahnya.

    Lebih lanjut, Evi menyoroti potensi inefisiensi dalam pelaksanaan MBG jika makanan yang disajikan tidak sesuai dengan preferensi siswa dan akhirnya terbuang. Hal ini akan merugikan dari sisi anggaran dan tidak sejalan dengan tujuan program.

    “Biaya MBG menyedot dana pendidikan yang besar, tetapi jika makanannya tidak bisa dimakan dan dibuang, apakah itu efisien?” tanyanya. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan menu yang cermat dan melibatkan partisipasi siswa dalam menentukan pilihan makanan yang sesuai dengan selera mereka. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    11-07-2026 - 10.06

    11-07-2026 - 05.06

    Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?

    11-07-2026 - 02.06

    Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun

    10-07-2026 - 20.06

    ANTM: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Kedaulatan!

    10-07-2026 - 15.06

    RANS Guncang Bursa! Saham Raffi-Nagita Langsung ARA!

    10-07-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Wajib Tahu! Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Anda Agroplus – Siapa yang tak mendambakan masa…

    11-07-2026 - 05.06

    Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?

    11-07-2026 - 02.06

    Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun

    10-07-2026 - 20.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.