Close Menu
    What's Hot

    BI Serap Rp24 T, Imbal Hasil Turun! Petani Tersenyum?

    29-08-2026 - 05.06

    29-08-2026 - 02.06

    Sosok Kunci GOTO Mundur! Apa yang Terjadi?

    28-08-2026 - 20.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BI Serap Rp24 T, Imbal Hasil Turun! Petani Tersenyum?
    • Sosok Kunci GOTO Mundur! Apa yang Terjadi?
    • Karhutla Kalimantan: Ancaman Masa Depan Bursa Karbon RI?
    • Geger Bursa! Saham CSMI Disuspensi Usai Meroket
    • Revolusi KPR! Bunga Mulai 2,75% di Danantara Expo!
    • Indonesia Belum Siap Rupiah Digital? Ini Alasannya!
    • Misteri ‘SEMANGKA’ di Uji Kelayakan Calon Bos BI Terkuak!
    Sabtu, 29 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - BI Serap Rp24 T, Imbal Hasil Turun! Petani Tersenyum?
    Pangan

    BI Serap Rp24 T, Imbal Hasil Turun! Petani Tersenyum?

    29-08-2026 - 05.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor keuangan yang turut menjadi penopang utama stabilitas ekonomi nasional. Bank Indonesia (BI) baru saja menorehkan rekor penyerapan dana melalui lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp 24 triliun pada Jumat (28/8/2026). Angka fantastis ini bukan sekadar deretan digit; ia menandai pencapaian tertinggi BI dalam menarik likuiditas dari pasar sepanjang bulan ini.

    Sebagai perbandingan, lelang pada 7 Agustus 2026 hanya menyerap Rp 7 triliun, dan pada 14 Agustus 2026 sebesar Rp 20 triliun. Ini menunjukkan kepercayaan pasar yang kian menguat terhadap instrumen moneter BI, ibarat tanah yang semakin subur untuk menanamkan modal.

    BI Serap Rp24 T, Imbal Hasil Turun! Petani Tersenyum?
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menurut Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea, BI berhasil memenangkan penawaran sebesar Rp 24 triliun dari total penawaran yang masuk mencapai Rp 43,5 triliun. Lebih menarik lagi, rata-rata tertimbang (RRT) imbal hasil (yield) SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan turut mengalami penurunan signifikan, dari 7,37% menjadi 7% pada lelang kali ini.

    Erwin menjelaskan, tren penurunan imbal hasil ini selaras dengan rata-rata yield yang ditawarkan oleh para peserta lelang, yang juga turun dari 7,45% menjadi 7,08%. "Perkembangan ini sejalan dengan kondisi likuiditas pasar uang dan perbankan yang terus dijaga oleh Bank Indonesia melalui pengelolaan instrumen moneter secara terukur," ujarnya. Ini adalah upaya BI untuk memastikan aliran darah ekonomi tetap lancar, seperti irigasi yang mengairi sawah-sawah kita.

    Ke depan, Erwin menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mengoptimalkan instrumen moneter, termasuk SRBI. Tujuannya jelas: menjaga kecukupan likuiditas, mendukung stabilitas pasar uang dan nilai Rupiah, serta tetap menarik aliran masuk portofolio asing. Bagi kita di sektor pertanian, ini adalah sinyal positif. Rupiah yang stabil berarti biaya impor pupuk atau alat pertanian bisa lebih terkendali, daya saing produk ekspor kita meningkat, dan iklim investasi yang kondusif akan membuka peluang pendanaan baru untuk inovasi pertanian. Ini semua adalah fondasi kuat agar petani kita bisa panen berkah dari stabilitas ekonomi makro yang terus dipupuk oleh Bank Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    29-08-2026 - 02.06

    Sosok Kunci GOTO Mundur! Apa yang Terjadi?

    28-08-2026 - 20.06

    Karhutla Kalimantan: Ancaman Masa Depan Bursa Karbon RI?

    28-08-2026 - 15.06

    Geger Bursa! Saham CSMI Disuspensi Usai Meroket

    28-08-2026 - 10.06

    Revolusi KPR! Bunga Mulai 2,75% di Danantara Expo!

    28-08-2026 - 05.06

    Indonesia Belum Siap Rupiah Digital? Ini Alasannya!

    28-08-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BI Serap Rp24 T, Imbal Hasil Turun! Petani Tersenyum?

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor keuangan yang turut menjadi penopang utama stabilitas ekonomi…

    29-08-2026 - 02.06

    Sosok Kunci GOTO Mundur! Apa yang Terjadi?

    28-08-2026 - 20.06

    Karhutla Kalimantan: Ancaman Masa Depan Bursa Karbon RI?

    28-08-2026 - 15.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.