Agroplus – Langkah tegas diambil oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menghentikan sementara perdagangan saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI). Keputusan ini menyusul lonjakan harga saham perusahaan yang terakumulasi secara signifikan dalam periode terakhir, memicu perhatian dari otoritas bursa.
Menurut keterangan resmi dari BEI, kebijakan suspensi ini merupakan wujud nyata perlindungan terhadap investor, terutama bagi mereka yang memiliki saham CSMI. Bursa berkomitmen untuk menjaga integritas pasar dan memastikan transparansi bagi seluruh pelaku pasar modal.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat (28/8/2026), manajemen BEI menegaskan, "Sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI)."
Penghentian perdagangan ini mulai berlaku sejak Sesi Pra-Pembukaan tanggal 28 Agustus 2026, dan akan terus berlangsung hingga ada pengumuman lebih lanjut. Kebijakan ini diterapkan baik di pasar reguler maupun pasar tunai, memastikan seluruh aktivitas perdagangan saham CSMI dihentikan sementara.
Pihak Bursa juga menghimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan agar senantiasa mencermati setiap informasi keterbukaan yang disampaikan oleh Perseroan. Hal ini penting untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan terkini dan potensi dampak dari suspensi ini.
Sebagai gambaran, performa saham CSMI memang menunjukkan lonjakan yang luar biasa sebelum suspensi diberlakukan. Dalam sepekan terakhir, harganya melesat 45,2%, dan jika dilihat dalam kurun waktu sebulan, peningkatannya mencapai 140,4%, menempatkan harga per saham di level Rp 183. Dengan demikian, kapitalisasi pasar perusahaan tercatat mencapai Rp 149,3 miliar, sebuah angka yang signifikan di tengah pergerakan harga yang cepat.
