Close Menu
    What's Hot

    BTN Unggul! Ecopark Dago & 3 Kantor Baru Jamin Layanan Prima

    12-04-2026 - 10.06

    Raja Kaya Raya Ini Rela Jadi Sopir Truk Demi Rakyat!

    11-04-2026 - 10.06

    Gawat! Rupiah Terjun Bebas ke Rp17.115/USD, Rekor Baru!

    10-04-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BTN Unggul! Ecopark Dago & 3 Kantor Baru Jamin Layanan Prima
    • Raja Kaya Raya Ini Rela Jadi Sopir Truk Demi Rakyat!
    • Gawat! Rupiah Terjun Bebas ke Rp17.115/USD, Rekor Baru!
    • OJK Ungkap: Perang Timur Tengah Bawa Berkah Multifinance!
    • Penting! Bank di Sumatera Barat Tutup, Ada Apa?
    • Pansel OJK-LPS Dirombak? Bos OJK & LPS Buka Suara!
    • Harga Minyak Melesat, Rupiah Terancam Rp17 Ribu Lagi?
    • Warren Buffett: 3 Jurus Anti-Boncos Hadapi Inflasi!
    Minggu, 12 April 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Awas! 212 Merek Beras Ketahuan Bohong Soal Mutu?
    Pangan

    Awas! 212 Merek Beras Ketahuan Bohong Soal Mutu?

    27-06-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Awas! 212 Merek Beras Ketahuan Bohong Soal Mutu?

    Agroplus – Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini mengungkap temuan mengejutkan: 212 merek beras di pasaran tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa praktik curang ini sangat merugikan konsumen. Pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementan, Kamis (26/6/2025), setelah investigasi mendalam yang dilakukan pada 6-23 Juni 2025.

    Investigasi Kementan menemukan berbagai pelanggaran, mulai dari merek yang tidak terdaftar, berat bersih yang tidak sesuai, hingga mutu beras yang jauh dari klaim pada kemasan. "Lebih dari 80% dari 212 merek tersebut bermasalah. Ada yang mereknya bodong, beratnya kurang, mutunya jelek, dan harganya tidak sesuai. Ini jelas merugikan konsumen," tegas Mentan Amran.

     Awas! 212 Merek Beras Ketahuan Bohong Soal Mutu?
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Data hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa 85,56% beras premium yang diuji tidak memenuhi standar mutu. Ironisnya, 59,78% beras premium abal-abal ini dijual dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sementara 21,66% lainnya memiliki berat yang lebih rendah dari yang tertera di kemasan. Kondisi serupa juga terjadi pada beras medium, di mana 88,24% sampel tidak memenuhi standar mutu SNI, 95,12% dijual di atas HET, dan 9,38% beratnya kurang.

    Mentan Amran menjelaskan bahwa pengujian dilakukan di 13 laboratorium di seluruh Indonesia untuk memastikan akurasi data. "Kami sangat hati-hati karena ini isu sensitif. Kami tidak ingin ada kesalahan," ujarnya.

    Potensi kerugian konsumen akibat praktik curang ini sangat fantastis. Kementan memperkirakan kerugian konsumen beras premium mencapai Rp 34,21 triliun per tahun, sedangkan kerugian konsumen beras medium mencapai Rp 65,14 triliun. "Total potensi kerugian konsumen bisa mencapai Rp 99 triliun. Ini hasil kerja keras tim kami di lapangan, dan akan kami verifikasi ulang. Satgas juga akan turun tangan," kata Mentan Amran.

    Mentan Amran mengimbau seluruh produsen dan distributor beras untuk segera menghentikan praktik curang ini dan memastikan produk yang dijual sesuai standar mutu dan harga yang berlaku. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi juga meminta pelaku usaha perberasan untuk menaati ketentuan label dan mendaftarkan izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) ke Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).

    “Tolong isi kemasan beras disesuaikan dengan label. Kalau di label 5 kilogram, ya isinya juga 5 kilogram. Jangan sampai label dan isi berbeda,” tegas Arief. Ia juga mengingatkan bahwa Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2024 mengatur pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan keamanan, mutu, gizi, label, dan iklan pangan segar, termasuk beras. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      BTN Unggul! Ecopark Dago & 3 Kantor Baru Jamin Layanan Prima

      12-04-2026 - 10.06

      Raja Kaya Raya Ini Rela Jadi Sopir Truk Demi Rakyat!

      11-04-2026 - 10.06

      Gawat! Rupiah Terjun Bebas ke Rp17.115/USD, Rekor Baru!

      10-04-2026 - 10.06

      OJK Ungkap: Perang Timur Tengah Bawa Berkah Multifinance!

      09-04-2026 - 10.06

      Penting! Bank di Sumatera Barat Tutup, Ada Apa?

      08-04-2026 - 10.06

      Pansel OJK-LPS Dirombak? Bos OJK & LPS Buka Suara!

      07-04-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      BTN Unggul! Ecopark Dago & 3 Kantor Baru Jamin Layanan Prima

      Agroplus – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) baru-baru ini membuat gebrakan signifikan dengan…

      Raja Kaya Raya Ini Rela Jadi Sopir Truk Demi Rakyat!

      11-04-2026 - 10.06

      Gawat! Rupiah Terjun Bebas ke Rp17.115/USD, Rekor Baru!

      10-04-2026 - 10.06

      OJK Ungkap: Perang Timur Tengah Bawa Berkah Multifinance!

      09-04-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.