Close Menu
    What's Hot

    Sektor Keuangan RI Siap Hadapi Badai Global

    06-11-2026 - 05.06

    IHSG Tembus Level 5000 Setelah Lonjakan Drastis

    06-11-2026 - 05.02

    Belajar dari Kasus Binance OJK Perketat Kripto

    06-11-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Sektor Keuangan RI Siap Hadapi Badai Global
    • IHSG Tembus Level 5000 Setelah Lonjakan Drastis
    • Belajar dari Kasus Binance OJK Perketat Kripto
    • Ambisi Besar Danantara Garap Alutsista dan Mobil
    • Misteri Dinamika Pemilu AS dan Kabar Baik Ekonomi RI
    • Ambisi Besar Danantara Bangun 12 Kota Modern
    • Waspada Modus Scam Raup Rp1 Triliun Duit Warga
    • Utang Pemerintah Tembus Rp10 Ribu Triliun
    Jumat, 6 November 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Waspada Modus Scam Raup Rp1 Triliun Duit Warga
    Pangan

    Waspada Modus Scam Raup Rp1 Triliun Duit Warga

    05-11-2026 - 23.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Fenomena penipuan atau scam di sektor jasa keuangan di Indonesia tengah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kerugian yang dialami masyarakat akibat berbagai modus penipuan ini telah menyentuh angka yang fantastis. Hingga akhir Oktober 2026, total dana milik korban yang berhasil diamankan melalui pemblokiran rekening mencapai Rp967,5 miliar, sebuah angka yang hampir menyentuh ambang Rp1 triliun.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, memaparkan bahwa lonjakan laporan ini terdeteksi melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Sejak lembaga ini mulai beroperasi pada 22 November 2024 hingga periode akhir Oktober 2026, IASC telah menerima sebanyak 737.686 laporan pengaduan dari masyarakat yang merasa menjadi korban.

    Waspada Modus Scam Raup Rp1 Triliun Duit Warga
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dari ribuan laporan tersebut, petugas berhasil memverifikasi sebanyak 1.471.112 rekening yang diduga terlibat dalam aktivitas penipuan. Langkah tegas pun diambil dengan memblokir 743.589 rekening guna memutus rantai aliran dana ilegal. "Total dana korban yang berhasil kami blokir mencapai Rp967,5 miliar. Sementara itu, dana yang sudah berhasil dikembalikan kepada para korban tercatat sebesar Rp208,9 miliar," jelas Dicky dalam rapat virtual Dewan Komisioner OJK pada Kamis (5/11/2026).

    Tidak hanya fokus pada penipuan perbankan, OJK bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) juga terus bergerak agresif memberantas entitas ilegal yang meresahkan. Hingga akhir Oktober 2026, tercatat ada 40.965 pengaduan terkait entitas ilegal yang masuk ke meja OJK. Satgas Pasti telah mengambil tindakan nyata dengan menghentikan operasional 1.199 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal, 250 entitas investasi bodong, serta 38 praktik gadai ilegal yang beroperasi di berbagai platform digital.

    Selain penindakan terhadap pelaku kriminal, OJK juga memperketat pengawasan terhadap lembaga keuangan resmi agar lebih patuh dalam melindungi nasabah. Sepanjang tahun 2026, OJK telah memberikan berbagai sanksi kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang terbukti lalai. Tercatat ada 150 peringatan tertulis, enam instruksi tertulis, hingga 51 sanksi tegas kepada 44 PUJK yang melanggar ketentuan.

    Sebagai bentuk tanggung jawab, sebanyak 157 PUJK telah melakukan penggantian kerugian kepada konsumen dengan total nilai mencapai Rp84,34 miliar hingga pertengahan September 2026. OJK juga tidak segan menjatuhkan denda administratif terkait perilaku pasar (market conduct) dengan total nilai denda mencapai Rp8,84 miliar. Langkah masif ini diambil untuk memastikan bahwa ekosistem keuangan di Indonesia tetap aman dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang kian canggih.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Sektor Keuangan RI Siap Hadapi Badai Global

    06-11-2026 - 05.06

    IHSG Tembus Level 5000 Setelah Lonjakan Drastis

    06-11-2026 - 05.02

    Belajar dari Kasus Binance OJK Perketat Kripto

    06-11-2026 - 02.06

    Ambisi Besar Danantara Garap Alutsista dan Mobil

    06-11-2026 - 02.02

    Misteri Dinamika Pemilu AS dan Kabar Baik Ekonomi RI

    06-11-2026 - 00.06

    Ambisi Besar Danantara Bangun 12 Kota Modern

    06-11-2026 - 00.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Sektor Keuangan RI Siap Hadapi Badai Global

    agroplus.co.id – Dunia saat ini tengah dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi yang cukup mengkhawatirkan. Gejolak geopolitik…

    IHSG Tembus Level 5000 Setelah Lonjakan Drastis

    06-11-2026 - 05.02

    Belajar dari Kasus Binance OJK Perketat Kripto

    06-11-2026 - 02.06

    Ambisi Besar Danantara Garap Alutsista dan Mobil

    06-11-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.