Close Menu
    What's Hot

    Gibran eFishery: Hukuman Dipotong, Tapi Dendanya Ngeri!

    19-07-2026 - 15.06

    Terungkap! Jurus RI Jadi Raja Nikel-Tembaga Global

    19-07-2026 - 10.06

    Kiyosaki: Cepat Kaya Itu Nyata, Tapi Ada Syaratnya!

    19-07-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Gibran eFishery: Hukuman Dipotong, Tapi Dendanya Ngeri!
    • Terungkap! Jurus RI Jadi Raja Nikel-Tembaga Global
    • Kiyosaki: Cepat Kaya Itu Nyata, Tapi Ada Syaratnya!
    • Petani Trenggalek: Dari Gubuk ke Miliarder Dermawan!
    • Ekspor Mobil RI Melejit! Filipina-Meksiko Kunci Sukses?
    • TERBONGKAR! Skandal Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan!
    • UPDATE! Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI 2026
    • Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!
    Minggu, 19 Juli 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Terungkap! Jurus RI Jadi Raja Nikel-Tembaga Global
    Pangan

    Terungkap! Jurus RI Jadi Raja Nikel-Tembaga Global

    19-07-2026 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Gelaran CNBC Investment Forum 2026 menjadi sorotan utama pekan ini, di mana terkuak potensi revolusioner Indonesia dalam kancah ekonomi global. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) disebut-sebut sebagai kunci utama yang akan mendorong hilirisasi komoditas strategis, menempatkan Indonesia sebagai penentu harga nikel dan tembaga di pasar dunia.

    Dalam forum bergengsi yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia pada Rabu, 15 Juli 2026, Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa di tengah bayang-bayang ketidakpastian global yang masih melanda, Indonesia tetap berdiri sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi yang tangguh. Ketahanan ini, menurutnya, tidak lepas dari disiplin fiskal, kehati-hatian moneter, serta reformasi struktural yang diwujudkan melalui pengesahan UU P2SK. Undang-undang ini bukan sekadar regulasi, melainkan sebuah manifestasi komitmen negara untuk mengkalibrasi ulang mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

    Terungkap! Jurus RI Jadi Raja Nikel-Tembaga Global
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Fokus utama UU P2SK adalah penguatan dan pendalaman pasar keuangan, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi berbagai sektor. Ini krusial, sebab hilirisasi industri — sebuah strategi vital untuk meningkatkan nilai tambah komoditas mentah seperti nikel dan tembaga — membutuhkan dukungan finansial yang masif dan stabil. Dengan sektor keuangan yang kokoh dan akses pembiayaan yang lebih mudah, proyek-proyek hilirisasi berskala besar dapat terwujud, mengubah Indonesia dari sekadar pengekspor bahan mentah menjadi pemain utama yang mengolah dan bahkan menentukan harga produk jadi di pasar internasional.

    Visi hilirisasi ini, meskipun seringkali dikaitkan dengan sektor pertambangan, sejatinya mencerminkan filosofi ekonomi yang lebih luas: memaksimalkan nilai tambah dari setiap sumber daya alam yang dimiliki. Bagi seorang jurnalis yang fokus pada pertanian, prinsip ini sangat relevan. Bayangkan jika model serupa dapat diterapkan secara optimal pada komoditas pertanian, dari kopi hingga kelapa sawit, dari rempah-rempah hingga produk hortikultura. Penguatan sektor keuangan melalui UU P2SK secara tidak langsung membuka jalan bagi investasi dan inovasi yang lebih besar, tidak hanya di sektor pertambangan, tetapi juga berpotensi merembet ke sektor lain yang memiliki potensi hilirisasi, termasuk pertanian. Ini adalah langkah strategis menuju kemandirian ekonomi yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

    Dengan demikian, implementasi UU P2SK bukan hanya sekadar reformasi internal sektor keuangan, melainkan sebuah pondasi strategis yang diharapkan mampu mengerek posisi tawar Indonesia di panggung ekonomi global. Dari Jakarta, melalui CNBC Investment Forum 2026, pesan ini jelas: Indonesia siap melangkah lebih jauh, bukan hanya sebagai penyedia, tetapi sebagai penentu arah pasar komoditas dunia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Gibran eFishery: Hukuman Dipotong, Tapi Dendanya Ngeri!

    19-07-2026 - 15.06

    Kiyosaki: Cepat Kaya Itu Nyata, Tapi Ada Syaratnya!

    19-07-2026 - 05.06

    Petani Trenggalek: Dari Gubuk ke Miliarder Dermawan!

    19-07-2026 - 02.06

    Ekspor Mobil RI Melejit! Filipina-Meksiko Kunci Sukses?

    18-07-2026 - 20.06

    TERBONGKAR! Skandal Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan!

    18-07-2026 - 15.06

    UPDATE! Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI 2026

    18-07-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Gibran eFishery: Hukuman Dipotong, Tapi Dendanya Ngeri!

    Agroplus – Kabar terbaru dari ranah hukum kembali menyita perhatian publik, khususnya di kalangan startup…

    Terungkap! Jurus RI Jadi Raja Nikel-Tembaga Global

    19-07-2026 - 10.06

    Kiyosaki: Cepat Kaya Itu Nyata, Tapi Ada Syaratnya!

    19-07-2026 - 05.06

    Petani Trenggalek: Dari Gubuk ke Miliarder Dermawan!

    19-07-2026 - 02.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.