Close Menu
    What's Hot

    Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!

    18-07-2026 - 05.06

    Misteri IHSG: Kokoh Saat Bursa Asia Lain Terjun Bebas?

    18-07-2026 - 02.06

    Investor Lokal Jadi Raja, Pasar Modal RI Melesat!

    17-07-2026 - 20.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!
    • Misteri IHSG: Kokoh Saat Bursa Asia Lain Terjun Bebas?
    • Investor Lokal Jadi Raja, Pasar Modal RI Melesat!
    • Lompatan IHSG: Proyek Raksasa Maluku Jadi Kunci?
    • Bos BlackRock: Nabung Saja? Siap-siap Pensiun Melarat!
    • Peringkat Pos Indonesia Anjlok Drastis: Ada Apa Ini?!
    • BTN Rombak Pengurus! RUPSLB September Bawa Perubahan Besar?
    • Jurus Jitu BTN! Akuisisi Rp7,34 T Bakal Ubah Peta Bisnis?
    Sabtu, 18 Juli 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!
    Pangan

    Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!

    18-07-2026 - 05.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Pasar modal Indonesia menunjukkan vitalitasnya pada penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026) lalu, serupa dengan lahan subur yang siap panen. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi dengan kenaikan signifikan 1,10%, mencapai level 6.175,53. Kenaikan ini tak lepas dari derasnya aliran modal asing yang secara agresif memborong saham-saham perbankan, seolah melihat potensi pertumbuhan yang menjanjikan di sektor ini.

    Investor mancanegara membukukan pembelian bersih (net foreign buy) yang mengesankan, mencapai Rp 638,6 miliar di seluruh pasar. Fokus utama mereka adalah ‘bibit unggul’ di sektor perbankan, khususnya bank-bank berkapitalisasi pasar besar yang dianggap sebagai pilar ekonomi. Kepercayaan investor asing terhadap fundamental perbankan domestik tampak sangat kuat.

    Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Tiga raksasa perbankan menjadi primadona yang paling banyak ‘dipupuk’ oleh dana asing. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin dengan net buy asing sebesar Rp 691,9 miliar, menunjukkan daya tarik yang tak tergoyahkan. Tak kalah menarik, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga mencatat pembelian bersih Rp 375,4 miliar, diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan Rp 267,7 miliar. Angka-angka ini menegaskan dominasi sektor perbankan dalam menarik minat investor global.

    Selain sektor keuangan, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga ikut ‘terpupuk’ dengan net buy asing sebesar Rp 76,3 miliar, menandakan daya tarik sektor telekomunikasi yang stabil dan prospektif.

    Namun, di sisi lain, beberapa ‘komoditas’ lain justru mengalami tekanan jual. Investor asing tampak ‘memanen keuntungan’ atau beralih dari saham-saham berbasis komoditas dan sektor siklikal. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) mencatat net sell terbesar ketiga dengan Rp 41 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp 34,4 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp 30,9 miliar, PT Petrosea Tbk. (PTRO) Rp 26 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) Rp 24,3 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp 23,1 miliar.

    Aksi jual juga masih terlihat pada saham-saham energi dan konglomerasi lainnya seperti PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), hingga PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG). Fenomena ini mengindikasikan pergeseran preferensi investor asing dari sektor-sektor yang lebih volatil ke sektor yang dianggap lebih defensif dan stabil seperti perbankan.

    Meskipun terjadi aksi jual di beberapa sektor, ‘panen’ di sektor perbankan ini berhasil menyeimbangkan pasar, membawa IHSG ke zona hijau. Penguatan indeks juga didukung oleh kenaikan 363 saham, sementara 274 saham melemah dan 328 saham ditutup stagnan. Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp 16,32 triliun dengan volume perdagangan 24,04 miliar saham, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup ramai. Derasnya aliran dana asing ke sektor perbankan menjadi kunci utama dalam menjaga momentum positif IHSG di tengah gejolak pasar.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pasar modal dan dampaknya terhadap sektor riil, kunjungi agroplus.co.id.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Misteri IHSG: Kokoh Saat Bursa Asia Lain Terjun Bebas?

    18-07-2026 - 02.06

    Investor Lokal Jadi Raja, Pasar Modal RI Melesat!

    17-07-2026 - 20.06

    Lompatan IHSG: Proyek Raksasa Maluku Jadi Kunci?

    17-07-2026 - 15.06

    Bos BlackRock: Nabung Saja? Siap-siap Pensiun Melarat!

    17-07-2026 - 10.06

    Peringkat Pos Indonesia Anjlok Drastis: Ada Apa Ini?!

    17-07-2026 - 05.06

    BTN Rombak Pengurus! RUPSLB September Bawa Perubahan Besar?

    17-07-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Bursa Bersemi! Asing Borong Saham Bank Raksasa!

    Agroplus – Pasar modal Indonesia menunjukkan vitalitasnya pada penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026) lalu, serupa dengan…

    Misteri IHSG: Kokoh Saat Bursa Asia Lain Terjun Bebas?

    18-07-2026 - 02.06

    Investor Lokal Jadi Raja, Pasar Modal RI Melesat!

    17-07-2026 - 20.06

    Lompatan IHSG: Proyek Raksasa Maluku Jadi Kunci?

    17-07-2026 - 15.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.