agroplus.co.id – Dinamika pasar global kembali mengguncang kantong para miliarder papan atas dunia. Memasuki bulan November 2026, peta kekayaan sepuluh orang terkaya di planet ini menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Fenomena ini dipicu oleh tekanan hebat pada sektor saham teknologi serta meningkatnya keraguan investor terhadap efisiensi belanja besar-besaran di bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Forbes per 1 November 2026, total akumulasi kekayaan dari sepuluh orang terkaya di dunia ini menyusut menjadi US$2,8 triliun atau setara dengan Rp50.680 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup tajam jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sempat menyentuh angka US$3,1 triliun. Dari daftar tersebut, mayoritas miliarder justru harus menelan pil pahit akibat koreksi pasar.

Elon Musk masih kokoh menduduki takhta orang terkaya di dunia dengan total kekayaan mencapai US$869 miliar atau sekitar Rp15.728,9 triliun. Meski tetap di posisi pertama, Musk mengalami kerugian kekayaan yang paling mencolok, yakni sebesar US$68 miliar (Rp1.230,8 triliun) hanya dalam waktu satu bulan. Penurunan ini disebabkan oleh merosotnya saham SpaceX sebesar 11%, yang meskipun kenaikan saham Tesla sebesar 13% mencoba menopang, tetap tidak mampu membendung arus penurunan tersebut.
Di posisi kedua, Jeff Bezos menyusul dengan kekayaan US$361 miliar (Rp6.534,1 triliun). Pendiri Amazon ini kehilangan sekitar US$8 miliar akibat pelemahan saham perusahaannya sebesar 4%. Sementara itu, Larry Page yang merupakan pendiri Google, mengalami guncangan hebat dengan anjloknya kekayaan sebesar US$53 miliar menjadi US$233 miliar (Rp4.217,3 triliun) setelah saham Alphabet merosot tajam hingga 18%.
Kondisi serupa juga menimpa Michael Dell dan Sergey Brin. Dell Technologies mengalami penurunan harga saham hingga 21%, membuat kekayaan Michael Dell menyusut ke angka US$229 miliar. Begitu pula dengan Sergey Brin yang kekayaannya turun menjadi US$214 miliar akibat sentimen negatif pada saham Alphabet.
Nama besar lainnya seperti Mark Zuckerberg dan Jensen Huang juga tidak luput dari badai. Zuckerberg melihat kekayaannya menyusut menjadi US$211 miliar setelah saham Meta turun 15%. Di sisi lain, Jensen Huang, pemimpin Nvidia, mencatatkan kekayaan sebesar US$178 miliar setelah mengalami penurunan US$22 miliar dalam sebulan terakhir.
Menariknya, di tengah badai penurunan kekayaan para raksasa teknologi, terdapat dua sosok yang justru berhasil mencetak pertumbuhan positif. Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft, berhasil menambah kekayaannya sebesar US$1 miliar menjadi US$162 miliar. Selain itu, sang investor legendaris Warren Buffett juga menunjukkan taringnya dengan kenaikan kekayaan sebesar US$13 miliar, sehingga total hartanya kini mencapai US$154 miliar (Rp2.787,4 triliun) berkat performa positif saham Berkshire Hathaway.
Berikut ringkasan daftar 10 orang terkaya dunia per November 2026:
- Elon Musk: US$869 miliar
- Jeff Bezos: US$361 miliar
- Larry Page: US$233 miliar
- Michael Dell: US$229 miliar
- Sergey Brin: US$214 miliar
- Mark Zuckerberg: US$211 miliar
- Jensen Huang: US$178 miliar
- Larry Ellison: US$172 miliar
- Steve Ballmer: US$162 miliar
- Warren Buffett: US$154 miliar
