Close Menu
    What's Hot

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?

    07-09-2026 - 15.06

    Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!

    07-09-2026 - 10.06

    Mulai September 2026: Saldo Prioritas Bank Terkuak!

    07-09-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?
    • Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!
    • Mulai September 2026: Saldo Prioritas Bank Terkuak!
    • Pernah Jadi Raja Gula Dunia, Kekayaan Rp 43 T Raib!
    • Waspada! BEI Perketat Saham Papan Pemantauan Khusus!
    • BBM Melambung, Manisnya Es Krim Terancam Pahit?
    • Terkuak! Emas 30.000 Ton Banten, Dirampok Penjajah?
    Senin, 7 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?
    Pangan

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?

    07-09-2026 - 15.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan, industri pergadaian justru menunjukkan performa yang mengejutkan dan melesat jauh di atas ekspektasi. Data terbaru hingga Juli 2026 mengungkap lonjakan pembiayaan yang signifikan, mencapai angka fantastis Rp160,78 triliun, atau meroket sebesar 50,73% secara tahunan (Year-on-Year/YoY).

    Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan bahwa pertumbuhan ini menjadi salah satu yang paling impresif di sektor PVML. Pernyataan ini disampaikannya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK bulan Agustus 2026, yang berlangsung pada Senin (7/9/2026).

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Angka pertumbuhan pergadaian ini jauh melampaui sektor-sektor lain yang juga berada di bawah pengawasan OJK. Sebagai perbandingan, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan hanya mampu tumbuh 2,01% YoY, mencapai Rp513,05 triliun pada periode yang sama. Bahkan, industri pinjaman daring (Pindar) yang kerap disebut-sebut sebagai motor penggerak baru, hanya mencatat pertumbuhan outstanding pembiayaan sebesar 24,76% YoY dengan total Rp105,63 triliun, masih tertinggal jauh dari kegesitan bisnis gadai.

    Dari total pembiayaan pergadaian yang membengkak tersebut, produk gadai konvensional tetap menjadi tulang punggung dan kontributor utama. Pembiayaan yang disalurkan melalui produk gadai mencapai Rp136,39 triliun, merepresentasikan sekitar 84,83% dari keseluruhan pembiayaan di industri ini. Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat mengandalkan skema gadai untuk kebutuhan dana cepat dan praktis.

    Ironisnya, di saat industri pergadaian berlari kencang, beberapa segmen lain di sektor PVML justru harus menghadapi kenyataan pahit berupa kontraksi. Pembiayaan modal ventura, misalnya, tercatat menyusut 0,46% YoY menjadi Rp16,32 triliun pada Juli 2026. Senada, penyaluran pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) juga mengalami kontraksi sebesar 0,40% YoY, dengan total Rp1,05 triliun.

    Menanggapi geliat positif ini, OJK juga tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan pengembangan serta penguatan industri pergadaian. Salah satu langkah konkret adalah pemberian persetujuan peningkatan lingkup wilayah usaha menjadi nasional kepada dua entitas besar, yakni PT Pusat Gadai Indonesia dan PT Raja Gadai Indonesia. Dengan adanya persetujuan ini, kini total terdapat lima perusahaan pergadaian yang memiliki jangkauan operasional di seluruh wilayah nasional, menandakan potensi ekspansi yang lebih luas.

    (mkh/mkh)

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!

    07-09-2026 - 10.06

    Mulai September 2026: Saldo Prioritas Bank Terkuak!

    07-09-2026 - 05.06

    Pernah Jadi Raja Gula Dunia, Kekayaan Rp 43 T Raib!

    07-09-2026 - 02.06

    Waspada! BEI Perketat Saham Papan Pemantauan Khusus!

    06-09-2026 - 20.06

    BBM Melambung, Manisnya Es Krim Terancam Pahit?

    06-09-2026 - 15.06

    Terkuak! Emas 30.000 Ton Banten, Dirampok Penjajah?

    06-09-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Bisnis Gadai Meroket 50,73%! Sektor Lain Tertinggal Jauh?

    Agroplus – Di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan, industri pergadaian justru menunjukkan performa yang…

    Fenomena Saham: Naik Gila-gilaan, Lalu Digembok!

    07-09-2026 - 10.06

    Mulai September 2026: Saldo Prioritas Bank Terkuak!

    07-09-2026 - 05.06

    Pernah Jadi Raja Gula Dunia, Kekayaan Rp 43 T Raib!

    07-09-2026 - 02.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.