Close Menu
    What's Hot

    Aturan Baru IHSG Segera Berlaku

    25-10-2026 - 00.06

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Arus Modal Asing

    25-10-2026 - 00.02

    Kemenangan Besar Industri Pinjol di Pengadilan

    24-10-2026 - 23.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Aturan Baru IHSG Segera Berlaku
    • IHSG Melaju Hijau di Tengah Arus Modal Asing
    • Kemenangan Besar Industri Pinjol di Pengadilan
    • Nasib Buruk Raksasa Otomotif Swedia
    • Strategi Cerdas Hadapi Gejolak Pasar Saham
    • Terseret Isu Kabut Asap Singapura Emiten Ini Buka Suara
    • Strategi Cuan Bisnis Gas CNG 2026
    • Aset Kripto Halal Segera Terbit
    Minggu, 25 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Aturan Baru IHSG Segera Berlaku
    Pangan

    Aturan Baru IHSG Segera Berlaku

    25-10-2026 - 00.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan langkah strategis dengan melakukan perubahan signifikan pada kriteria evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Perubahan ini direncanakan akan mulai diberlakukan secara efektif pada Senin, 2 November 2026. Langkah besar ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas pasar modal tanah air agar lebih responsif terhadap dinamika transaksi yang terjadi di bursa.

    Kebijakan baru ini tidak muncul begitu saja. Penyesuaian tersebut merupakan hasil kolaborasi erat antara BEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Fokus utamanya adalah menciptakan indeks yang lebih representatif dan mampu mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya, terutama dalam menangani isu kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi pada pihak tertentu.

    Aturan Baru IHSG Segera Berlaku
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dalam pengumuman resminya, BEI merujuk pada sejumlah regulasi sebelumnya, termasuk aturan mengenai penerapan free float dalam penghitungan indeks serta penetapan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi. Hal ini dilakukan agar pergerakan IHSG tidak hanya dipengaruhi oleh segelintir pemegang saham besar, melainkan lebih mencerminkan arus perdagangan publik yang sehat.

    Jika membandingkan aturan lama dengan aturan baru, terdapat beberapa perubahan mendasar yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar. Dari sisi kriteria seleksi, sebelumnya seluruh saham perusahaan tercatat masuk dalam perhitungan kecuali saham di Papan Akselerasi. Namun, ke depannya akan ada pengecualian tambahan bagi saham-saham yang masuk dalam kategori kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (HSC).

    Perubahan paling mencolok terlihat pada periode evaluasi dan hari efektifnya. Jika sebelumnya evaluasi dilakukan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, maka mulai periode mendatang, jadwal evaluasi akan digeser menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober. Pergeseran ini bertujuan agar sinkronisasi data pasar menjadi lebih optimal.

    Selain itu, terdapat aturan baru mengenai evaluasi insidental. Sebelumnya, mekanisme evaluasi di luar periode rutin belum diatur secara khusus. Namun, dengan aturan baru, saham yang masuk atau keluar dari kategori Highly Concentrated Shares (HSC) di luar jadwal rutin akan langsung disesuaikan dalam perhitungan IHSG. Hal ini memastikan indeks tetap akurat secara real-time.

    Sekretaris Perusahaan BEI, Elsierra Putri Yosita, menegaskan bahwa pihak bursa akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap implementasi kebijakan ini. BEI juga berkomitmen untuk menjalin komunikasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari investor ritel hingga penyedia indeks global, guna memastikan transisi berjalan mulus.

    Melalui pembaruan ini, diharapkan IHSG dapat menjadi kompas yang lebih akurat, transparan, dan kredibel bagi para investor dalam mengambil keputusan investasi di pasar modal Indonesia. Dengan indeks yang lebih sehat, kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap stabilitas pasar modal Indonesia diharapkan dapat terus meningkat.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Arus Modal Asing

    25-10-2026 - 00.02

    Kemenangan Besar Industri Pinjol di Pengadilan

    24-10-2026 - 23.06

    Nasib Buruk Raksasa Otomotif Swedia

    24-10-2026 - 23.02

    Strategi Cerdas Hadapi Gejolak Pasar Saham

    24-10-2026 - 20.06

    Terseret Isu Kabut Asap Singapura Emiten Ini Buka Suara

    24-10-2026 - 20.02

    Strategi Cuan Bisnis Gas CNG 2026

    24-10-2026 - 18.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Aturan Baru IHSG Segera Berlaku

    agroplus.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan langkah strategis dengan melakukan perubahan signifikan…

    IHSG Melaju Hijau di Tengah Arus Modal Asing

    25-10-2026 - 00.02

    Kemenangan Besar Industri Pinjol di Pengadilan

    24-10-2026 - 23.06

    Nasib Buruk Raksasa Otomotif Swedia

    24-10-2026 - 23.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.