Timah Pimpin Bursa Mineral RI: Gairahkan Industri Nasional!
Agroplus – Kabar gembira bagi geliat ekonomi nasional! Indonesia akan segera memasuki babak baru dalam pengelolaan perdagangan mineral dan komoditas strategis melalui peluncuran Indonesia Commodity Exchange (Icomex) atau yang juga dikenal sebagai Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS). Peresmian Icomex dijadwalkan pada 17 September 2026, dengan timah ditetapkan sebagai komoditas tambang strategis pertama yang akan diperdagangkan.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito, pemilihan timah sebagai pionir bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan bahwa timah memiliki sejarah panjang diperdagangkan di bursa komoditas dan derivatif seperti Jakarta Futures Exchange (JFX). Namun, partisipasi dalam perdagangan timah di JFX sebelumnya dinilai masih terbatas. Dengan hadirnya Icomex dan keterlibatan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertambangan, MIND ID, diharapkan partisipasi perdagangan timah akan jauh lebih masif dan dinamis.
Pemerintah sangat mendorong terciptanya transparansi sejak awal operasional Icomex, termasuk melalui skema perdagangan Business-to-Business (B2B). Harapannya, dengan transparansi ini, partisipasi transaksi di Icomex akan semakin ramai, membentuk likuiditas pasar yang kuat. Lebih jauh lagi, kehadiran Icomex diharapkan mampu meningkatkan permintaan industri domestik, yang pada gilirannya akan mendorong program hilirisasi dan industrialisasi, serta mengoptimalkan kinerja smelter di tanah air.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan bahwa selain peluncuran Icomex pada 17 September 2026, dua Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) terkait peralihan dan penyelenggaraan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis juga akan segera diundangkan. Setelah proses ini, izin operasional Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ditargetkan terbit pada Januari 2027. Barulah setelah izin tersebut diterbitkan, OJK akan mulai menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan penuh terhadap kegiatan bursa mineral ini. Puncak dari persiapan ini adalah harapan agar transaksi perdana melalui entitas Icomex dapat berlangsung pada 4 Januari 2027, menandai dimulainya era baru perdagangan mineral strategis Indonesia.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Indonesia tidak hanya memperkuat posisi di pasar komoditas global, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, terutama di sektor pertambangan dan industri pengolahan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan bursa ini dapat Anda ikuti di agroplus.co.id.
