Close Menu
    What's Hot

    04-08-2026 - 02.06

    TNI Makin Kuat! Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Canggih

    03-08-2026 - 20.06

    Terungkap! Potensi Triliunan Rupiah dari Haji-Umrah!

    03-08-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • TNI Makin Kuat! Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Canggih
    • Terungkap! Potensi Triliunan Rupiah dari Haji-Umrah!
    • Cuan Melimpah! RLCO Untung Rp20 Miliar, Ini Kuncinya!
    • Utang Pinjol Rp102 T: Warga RI Kecanduan, Petani Waspada!
    • Profesor Jenius Ini Cuan 60% Setahun, Kalahkan Buffett!
    • Rahasia Hotel Bertahan 2026: Bukan Bangun Baru!
    • Elon Musk Masih Raja Dunia? Cek Daftar Terbaru Ini!
    Selasa, 4 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan -
    Pangan

    04-08-2026 - 02.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Terkuak! LTJ Bikin Ekspor Nikel RI Tersendat

    Agroplus – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, baru-baru ini angkat bicara mengenai kendala yang menghambat laju ekspor produk nikel Indonesia. Hambatan ini ternyata disebabkan oleh keberadaan Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung sebagai mineral ikutan dalam produk nikel yang diekspor, menciptakan tantangan baru bagi industri hilirisasi nasional.

    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Situasi ini mencuat setelah sejumlah pengiriman nickel pig iron (NPI), salah satu produk hasil hilirisasi nikel, dilaporkan tertahan. Penahanan ini bukan tanpa alasan, melainkan karena harus melalui serangkaian pengujian tambahan untuk memastikan kadar LTJ sebelum izin ekspor dapat dikeluarkan. Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pelaku industri dan pemerintah terkait masa depan ekspor mineral strategis Indonesia.

    Bahlil menjelaskan bahwa hasil pengecekan mendalam oleh tim Kementerian ESDM memang mengonfirmasi adanya unsur LTJ dalam kadar tertentu pada beberapa produk hilirisasi mineral, termasuk nikel dan tembaga. Namun, ia menegaskan bahwa LTJ tersebut merupakan "mineral ikutan" yang wajar ditemukan, terutama karena produk seperti NPI belum merupakan produk akhir. "Itu kan begini, itu ternyata setelah dicek oleh tim saya, ada beberapa produk dari hasil industri hilirisasi yang diekspor, contoh nikel ataupun tembaga, yang memang ada kadar tertentu dan ada isinya tentang logam tanah jarang. Ikutan sebenarnya," ujar Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin lalu.

    Lebih lanjut, Bahlil memaparkan bahwa proses pengolahan NPI saat ini baru mencapai sekitar 40-50%. Pada tahap pengolahan awal ini, sangat lumrah jika masih terdapat komponen mineral lain yang ikut terbawa, seperti besi dan berbagai unsur lainnya, termasuk LTJ. "Pasti di dalamnya itu masih ada komponen-komponen mineral lain yang ikut, ada besinya, macam-macamlah gitu. Ya namanya saja baru 50%," tambahnya. Ia juga menyoroti fakta bahwa Indonesia sendiri belum memiliki industri khusus yang mampu mengolah LTJ secara terpisah dari mineral utama, sehingga LTJ seringkali masih bercampur dalam produk awal.

    Menanggapi kondisi ini, pemerintah tidak tinggal diam. Kementerian ESDM bersama kementerian terkait tengah menyusun peta jalan dan langkah-langkah penyelesaian komprehensif. Tujuannya adalah memastikan kegiatan industri para investor tetap berjalan lancar, sekaligus menyiapkan mekanisme pengelolaan atau kanalisasi khusus untuk LTJ sebagai mineral ikutan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mencari solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

    Bahlil juga mengingatkan tentang pembagian tugas antar kementerian dalam rantai industri ini. "Kalau kami kan di ESDM itu kan adalah hulunya, kemudian izin industrinya. Produknya itu kan adanya di kementerian lain. Terus untuk ekspor, itu kan di kementerian yang punya kewenangan untuk melakukan ekspor. Jadi Kementerian ESDM ini bukan kementerian dengan segala maha firmannya ada, enggak ada. Gitu ya," jelasnya, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menyelesaikan isu kompleks seperti ini.

    Dengan adanya upaya pemetaan dan penyiapan mekanisme pengelolaan LTJ, diharapkan ekspor nikel Indonesia dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan, sekaligus membuka potensi baru bagi pengembangan industri pengolahan LTJ di masa depan. Ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam nasional, sejalan dengan visi agroplus.co.id dalam mendukung kemajuan industri dan ekonomi bangsa secara menyeluruh.


    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    TNI Makin Kuat! Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Canggih

    03-08-2026 - 20.06

    Terungkap! Potensi Triliunan Rupiah dari Haji-Umrah!

    03-08-2026 - 15.06

    Cuan Melimpah! RLCO Untung Rp20 Miliar, Ini Kuncinya!

    03-08-2026 - 10.06

    Utang Pinjol Rp102 T: Warga RI Kecanduan, Petani Waspada!

    03-08-2026 - 05.06

    Profesor Jenius Ini Cuan 60% Setahun, Kalahkan Buffett!

    03-08-2026 - 02.06

    Rahasia Hotel Bertahan 2026: Bukan Bangun Baru!

    02-08-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Terkuak! LTJ Bikin Ekspor Nikel RI Tersendat Agroplus – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral…

    TNI Makin Kuat! Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Canggih

    03-08-2026 - 20.06

    Terungkap! Potensi Triliunan Rupiah dari Haji-Umrah!

    03-08-2026 - 15.06

    Cuan Melimpah! RLCO Untung Rp20 Miliar, Ini Kuncinya!

    03-08-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.