Close Menu
    What's Hot

    09-06-2026 - 02.06

    08-06-2026 - 20.06

    IHSG Merah Pekat! Asing Jual Ratusan Miliar, Sektor Ini?

    08-06-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Merah Pekat! Asing Jual Ratusan Miliar, Sektor Ini?
    • Timur Tengah Bergolak: Minyak Dunia Meroket Tak Terbendung!
    • Terkuak! Kisah ‘Gang of Four’ Penguasa Ekonomi Orde Baru
    • IHSG Terjun Bebas! Rupiah Rekor Terendah, Ada Apa?
    • Geger! Asing Jual Saham RI Rp1,27 T, Ada Apa?
    • Asuransi Astra: 7 Dekade, Bisnis Tak Cuma Kendaraan!
    Selasa, 9 Juni 2026
    agroplus
    Home - Pangan -
    Pangan

    09-06-2026 - 02.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Revolusi Investasi BUMN: Danareksa Jadi Nomor Dua!

    Agroplus – Kabar gembira datang dari dunia investasi BUMN! Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengumumkan langkah besar yang akan merombak lanskap manajemen investasi di Indonesia. Bulan Juni 2026 ini, PT Danareksa (Persero) dipastikan akan bertransformasi menjadi rumah besar bagi seluruh Manajer Investasi (MI) milik bank-bank BUMN, sebuah langkah strategis yang diproyeksikan akan menempatkannya sebagai perusahaan manajemen aset terbesar kedua di Tanah Air.

    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Dony Oskaria, Chief Operating Officer Danantara, menegaskan bahwa proses konsolidasi Manajer Investasi (MI) ini akan rampung pada bulan ini. "Penggabungan MI-MI bulan ini dong," ujarnya dengan optimis usai rapat penting dengan Komisi VI di gedung DPR RI, Senin (8/6/2026). Ini berarti empat entitas besar, yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Manajemen, dan PT PNM Investment Manajemen, akan melebur menjadi satu kekuatan di bawah payung Danareksa.

    Transformasi ini bukan sekadar penggabungan, melainkan sebuah ‘kembali ke khitah’ bagi Danareksa. Dony menjelaskan bahwa Danareksa akan kembali fokus sebagai perusahaan pengelola aset, meninggalkan model bisnis lamanya yang ‘gado-gado’ atau multi-sektor. "Jadi nanti Danareksa itu akan menjadi asset management kembali ke khitahnya dia," ungkap Dony, saat ditemui di kawasan Kilang Pertamina Cilacap pada Rabu (29/4/2026). Sebelumnya, Danareksa memiliki portofolio yang sangat beragam, mulai dari proyek karya, pengelolaan aset negara melalui PPA, jasa keuangan, hingga kawasan industri. Ke depan, seluruh lini bisnis non-inti ini akan dipilah, dikelompokkan berdasarkan kesamaan bisnis, dan dipisahkan dari Danareksa. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan entitas yang lebih ramping dan fokus, layaknya seorang petani yang memfokuskan lahan terbaiknya untuk satu jenis tanaman unggulan.

    Integrasi seluruh MI Himbara ini diperkirakan akan menghasilkan total dana kelolaan yang fantastis, mencapai Rp185 triliun. Angka ini bukan sekadar deretan digit, melainkan sebuah lompatan besar yang akan melambungkan posisi Danareksa sebagai perusahaan manajemen aset terbesar nomor dua di Indonesia. "Dia (Danareksa) tidak holding lagi. Tapi menjadi merger menjadi satu company yang kuat dan itu akan menjadi asset management yang nomor dua terbesar," tegas Dony, menyoroti potensi besar yang akan terwujud.

    Pemerintah, melalui transformasi ini, menaruh harapan besar agar Danareksa dapat beroperasi dengan lebih efisien, kuat, dan mampu mengoptimalkan nilai aset negara secara lebih profesional. Perubahan fundamental dari holding multi-sektor menjadi perusahaan pengelola aset yang terfokus ini diharapkan dapat membawa Danareksa menjadi pemain kunci yang lebih tangguh dan berdaya saing di kancah investasi nasional. Ini adalah ‘panen’ besar bagi efisiensi BUMN dan optimalisasi aset negara, seperti yang sering kita lihat dalam sektor pertanian yang berfokus pada hasil maksimal. Sebuah upaya nyata untuk memastikan setiap bibit investasi tumbuh subur dan memberikan keuntungan optimal bagi bangsa.


    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    08-06-2026 - 20.06

    IHSG Merah Pekat! Asing Jual Ratusan Miliar, Sektor Ini?

    08-06-2026 - 15.06

    Timur Tengah Bergolak: Minyak Dunia Meroket Tak Terbendung!

    08-06-2026 - 10.06

    Terkuak! Kisah ‘Gang of Four’ Penguasa Ekonomi Orde Baru

    08-06-2026 - 05.51

    IHSG Terjun Bebas! Rupiah Rekor Terendah, Ada Apa?

    05-06-2026 - 10.06

    Geger! Asing Jual Saham RI Rp1,27 T, Ada Apa?

    04-06-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Revolusi Investasi BUMN: Danareksa Jadi Nomor Dua! Agroplus – Kabar gembira datang dari dunia investasi…

    08-06-2026 - 20.06

    IHSG Merah Pekat! Asing Jual Ratusan Miliar, Sektor Ini?

    08-06-2026 - 15.06

    Timur Tengah Bergolak: Minyak Dunia Meroket Tak Terbendung!

    08-06-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.