Terobosan Baru! Danantara Bidik Leasing Pesawat
Agroplus – Sebuah langkah strategis yang berpotensi mengubah lanskap industri penerbangan nasional tengah disiapkan. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) secara serius mengkaji kemungkinan untuk mendirikan perusahaan penyewaan (leasing) pesawat sendiri, sebuah inisiatif yang digadang-gadang akan membawa angin segar bagi maskapai di Tanah Air.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan wacana ambisius ini usai menghadiri rapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin lalu (8/6/2026). Menurut Dony, kajian mendalam ini merupakan bagian dari upaya Danantara untuk melihat masa depan industri maskapai nasional, termasuk potensi pembentukan "leasing company" mandiri.
Dony, yang juga mengemban amanah sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), menjelaskan bahwa rencana pendirian perusahaan leasing ini muncul setelah pihaknya memaparkan perkembangan terbaru terkait komitmen pembelian 50 unit pesawat Boeing oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).
Dalam konteks pengadaan armada pesawat, Dony menegaskan bahwa Danantara akan menimbang berbagai skema terbaik yang paling menguntungkan. Pertimbangan tersebut mencakup aspek waktu, model bisnis yang relevan, hingga opsi pembiayaan melalui leasing, demi memastikan efisiensi dan keberlanjutan operasional maskapai.
Meskipun demikian, Dony memastikan bahwa Danantara Indonesia bersama Garuda Indonesia akan tetap teguh menjalankan komitmen yang telah disepakati antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Sebagai informasi, komitmen Indonesia kepada Amerika Serikat untuk pembelian pesawat Boeing merupakan bagian integral dari proses negosiasi tarif impor resiprokal yang pernah ditetapkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump. Garuda Indonesia sendiri telah mengikatkan diri pada komitmen pembelian pesawat senilai 3,2 miliar dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp51,8 triliun, yang akan direalisasikan secara bertahap hingga tahun 2029.
