Close Menu
    What's Hot

    BI Ubah Skema Insentif: Bank Wajib Lebih Produktif!

    31-08-2026 - 15.06

    BRI Panen Raya! Kredit Melejit 16%, Aset Membengkak!

    31-08-2026 - 10.06

    31-08-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BI Ubah Skema Insentif: Bank Wajib Lebih Produktif!
    • BRI Panen Raya! Kredit Melejit 16%, Aset Membengkak!
    • Bukan Sekadar Mitos! Gunung Kawi & Bisnis Miliar Dolar
    • Rahasia Manis Miliarder Italia: Cokelat Bikin Kaya Raya!
    • OJK Tutup 11 BPR! Dana Anda Aman? Ini Penjelasannya
    Senin, 31 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Singkong Anjlok! Petani Lampung Terancam Gulung Tikar?
    Pangan

    Harga Singkong Anjlok! Petani Lampung Terancam Gulung Tikar?

    10-09-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Singkong Anjlok! Petani Lampung Terancam Gulung Tikar?

    Agroplus – Petani singkong di Lampung terancam berhenti bertanam akibat harga jual yang terus merosot. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung, yang dipimpin Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, hingga melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (9/9).

    Gubernur Rahmat mengungkapkan bahwa Lampung merupakan sentra produksi singkong nasional, menyumbang hampir 70% dari total produksi singkong Indonesia. Namun, impor tepung tapioka dan singkong telah menekan harga singkong lokal, membuat petani kesulitan bersaing. "Jika kondisi ini terus berlanjut, petani bisa berhenti menanam singkong," tegasnya.

     Harga Singkong Anjlok! Petani Lampung Terancam Gulung Tikar?
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Potensi ekonomi singkong di Lampung sangat besar, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai hampir Rp 50 triliun. Sekitar satu juta keluarga di Lampung menggantungkan hidup dari komoditas ini. Namun, harga yang tidak stabil dan cenderung rendah membuat petani terus merugi.

    Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menambahkan bahwa masalah harga singkong diperparah oleh potongan harga yang signifikan dan impor yang tidak terkendali. "Potongan harga bisa mencapai 50 hingga 60 persen dari harga Rp 1.350 per kilogram. Ini jelas membuat petani menderita," ujarnya.

    Mentan Andi Amran Sulaiman merespons cepat keluhan tersebut dan berjanji akan mengeluarkan surat resmi terkait penetapan harga minimal singkong secara nasional. "Regulasi ini harus kita kawal bersama. Saya akan buatkan surat agar harga singkong minimal sesuai regulasi harga di Lampung, sehingga petani punya jaminan harga," tegas Amran.

    Selain itu, Mentan mendorong peningkatan produksi singkong dengan kualitas pati yang lebih tinggi untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan memperkuat posisi tawar petani. Ia menargetkan produksi singkong di Lampung dapat mencapai 70 ton per hektar.

    Pemerintah juga berencana melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung pembangunan pabrik di sentra produksi singkong. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga dan meningkatkan kesejahteraan petani singkong di Lampung. Informasi ini dilansir dari agroplus.co.id. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    BI Ubah Skema Insentif: Bank Wajib Lebih Produktif!

    31-08-2026 - 15.06

    BRI Panen Raya! Kredit Melejit 16%, Aset Membengkak!

    31-08-2026 - 10.06

    31-08-2026 - 05.06

    Bukan Sekadar Mitos! Gunung Kawi & Bisnis Miliar Dolar

    31-08-2026 - 02.06

    30-08-2026 - 20.06

    Rahasia Manis Miliarder Italia: Cokelat Bikin Kaya Raya!

    30-08-2026 - 15.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BI Ubah Skema Insentif: Bank Wajib Lebih Produktif!

    Agroplus – Bank Indonesia (BI) siap mengimplementasikan skema baru Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) bagi sektor…

    BRI Panen Raya! Kredit Melejit 16%, Aset Membengkak!

    31-08-2026 - 10.06

    31-08-2026 - 05.06

    Bukan Sekadar Mitos! Gunung Kawi & Bisnis Miliar Dolar

    31-08-2026 - 02.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.