Close Menu
    What's Hot

    Nasib Rekening DHE Eksportir Kini Dinanti

    06-11-2026 - 20.06

    Harga Minyak Dunia Diprediksi Turun Drastis

    06-11-2026 - 20.02

    Ancaman Downgrade MSCI Mengintai Pasar Saham RI

    06-11-2026 - 18.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Nasib Rekening DHE Eksportir Kini Dinanti
    • Harga Minyak Dunia Diprediksi Turun Drastis
    • Ancaman Downgrade MSCI Mengintai Pasar Saham RI
    • Sukuk Global Indonesia Laku Keras di Pasar
    • Opsi Baru Simpan Devisa Ekspor SDA
    • Strategi Baru DOOH Ekspansi ke Sektor Digital
    • IHSG Diprediksi Tembus Level Tinggi 2026
    • Langkah Baru BEI Cegah Manipulasi Saham
    Jumat, 6 November 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Nasib Rekening DHE Eksportir Kini Dinanti
    Pangan

    Nasib Rekening DHE Eksportir Kini Dinanti

    06-11-2026 - 20.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Dunia usaha di Indonesia tengah menyoroti kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA). Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melontarkan pertanyaan krusial mengenai peluang bank swasta nasional untuk berperan sebagai wadah penempatan rekening khusus bagi para eksportir.

    Permintaan ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk mengelola aliran devisa negara agar lebih optimal. Para pelaku usaha berharap adanya fleksibilitas dalam memilih lembaga keuangan, sehingga mereka tidak hanya bergantung pada bank milik negara (BUMN) saat harus menyimpan dana hasil ekspor mereka.

    Nasib Rekening DHE Eksportir Kini Dinanti
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan penjelasan mengenai kesiapan infrastruktur perbankan di tanah air. Airlangga mengungkapkan bahwa sebenarnya terdapat potensi besar dari sisi perbankan untuk mendukung kebijakan ini. Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 36 bank yang secara kapasitas memenuhi syarat untuk menjadi bank devisa.

    Namun, hingga saat ini, implementasi di lapangan belum sepenuhnya mencakup seluruh potensi tersebut. "Dari daftar yang ada sebanyak 36 bank, saat ini baru 16 bank yang kita realisasikan sebagai bank devisa," ungkap Airlangga dalam sebuah forum sosialisasi mengenai tata kelola ekspor SDA baru-baru ini.

    Senada dengan Menteri Koordinator, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida Suwandi Budiman, memberikan sinyal positif terkait keterbukaan pemerintah. Aida menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyiapkan skema pengecualian bagi eksportir dari negara-negara tertentu. Pengecualian ini memungkinkan eksportir sektor pertambangan untuk menentukan bank devisa di luar BUMN, terutama jika hal tersebut berkaitan dengan perjanjian bilateral atau kesepakatan perdagangan internasional yang telah disepakati sebelumnya.

    Saat ini, komposisi bank devisa yang tersedia terdiri dari 16 lembaga, di mana lima di antaranya adalah bank BUMN dan 11 lainnya merupakan bank non-BUMN. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas daftar ini melalui proses evaluasi berkala.

    "Evaluasi akan terus kami lakukan setiap tiga bulan sekali. Kami terus memperbarui data secara rutin. Harapannya, ke depan daftar bank devisa ini akan semakin panjang," tegas Aida.

    Bagi para eksportir, keberadaan bank devisa ini sangat krusial untuk memanfaatkan fasilitas yang diatur dalam Pasal 18A Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026. Fasilitas ini bersifat opsional bagi eksportir sektor pertambangan yang memenuhi kriteria tertentu. Mereka yang menggunakan fasilitas ini diwajibkan menempatkan minimal 30% dari devisa mereka untuk jangka waktu paling singkat tiga bulan di bank devisa yang telah ditetapkan, termasuk bank swasta non-BUMN.

    Sebaliknya, jika eksportir tidak menggunakan fasilitas Pasal 18A, mereka harus mengikuti aturan yang lebih ketat sesuai PP 2/2026. Aturan tersebut mewajibkan penempatan 100% dana selama minimal 12 bulan pada bank devisa BUMN untuk sektor pertambangan nonmigas, atau penempatan minimal 30% selama tiga bulan pada bank devisa BUMN untuk sektor migas.

    Hingga saat ini, daftar bank devisa yang dapat digunakan meliputi nama-nama besar seperti BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BSI, serta sejumlah bank internasional dan swasta seperti Standard Chartered, Deutsche Bank, MUFG, HSBC, Bank of China, ICBC, China Construction Bank, JP Morgan Chase, Citibank, hingga OCBC NISP. Dengan adanya evaluasi rutin dari Bank Indonesia, diharapkan pilihan bagi para pelaku usaha akan semakin luas di masa mendatang.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Harga Minyak Dunia Diprediksi Turun Drastis

    06-11-2026 - 20.02

    Ancaman Downgrade MSCI Mengintai Pasar Saham RI

    06-11-2026 - 18.06

    Sukuk Global Indonesia Laku Keras di Pasar

    06-11-2026 - 18.02

    Opsi Baru Simpan Devisa Ekspor SDA

    06-11-2026 - 15.06

    Strategi Baru DOOH Ekspansi ke Sektor Digital

    06-11-2026 - 15.02

    IHSG Diprediksi Tembus Level Tinggi 2026

    06-11-2026 - 13.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Nasib Rekening DHE Eksportir Kini Dinanti

    agroplus.co.id – Dunia usaha di Indonesia tengah menyoroti kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya…

    Harga Minyak Dunia Diprediksi Turun Drastis

    06-11-2026 - 20.02

    Ancaman Downgrade MSCI Mengintai Pasar Saham RI

    06-11-2026 - 18.06

    Sukuk Global Indonesia Laku Keras di Pasar

    06-11-2026 - 18.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.