Close Menu
    What's Hot

    Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga

    27-10-2026 - 02.06

    Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal

    27-10-2026 - 02.02

    Teguk Kini Milik Asing dan Keluar Pantauan BEI

    27-10-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga
    • Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal
    • Teguk Kini Milik Asing dan Keluar Pantauan BEI
    • Strategi Danantara Suntik Rp200 Triliun
    • Strategi Baru RI Kurangi Dominasi Dolar AS
    • Strategi Mandiri Amankan Kredit Jhonlin
    • Aturan Baru BUMN Larang Golf dan Patwal
    • Target SBN 2026 Tetap Stabil
    Selasa, 27 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama
    Pangan

    IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama

    26-10-2026 - 00.022 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif pada perdagangan sesi pertama, Jumat, 23 Oktober 2026. Setelah sempat mengalami fluktuasi di awal pembukaan, indeks saham unggulan Indonesia ini berhasil menutup sesi pertama di zona hijau dengan penguatan yang cukup signifikan.

    Berdasarkan data pasar, IHSG tercatat berada di level 5.446,74. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 58,84 poin atau tumbuh sekitar 1,09% dibandingkan penutupan sebelumnya. Tren positif ini sebenarnya sudah mulai terlihat sejak bel pembukaan perdagangan berbunyi, di mana indeks dibuka pada level 5.397,34.

    IHSG Melaju Kencang di Sesi Pertama
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Perjalanan IHSG di sesi pertama tidaklah berjalan mulus tanpa hambatan. Pada menit-menit awal perdagangan, para investor sempat merasakan tekanan yang membuat indeks merosot hingga menyentuh titik terendah harian di level 5.366,29. Namun, optimisme pasar kembali bangkit menjelang pukul 10.00 WIB, yang mendorong indeks naik ke kisaran 5.450. Meski sempat mengalami koreksi singkat ke area 5.400, kekuatan beli yang besar akhirnya membawa IHSG mencapai level tertinggi hariannya di angka 5.452,77.

    Aktivitas perdagangan di bursa pada sesi ini tergolong sangat ramai. Tercatat volume transaksi mencapai 208,68 juta lot dengan nilai transaksi yang menyentuh angka Rp7,286,21 miliar atau setara dengan Rp7,29 triliun.

    Ada sejumlah faktor domestik yang menjadi motor penggerak sekaligus perhatian utama para pelaku pasar saat ini. Fokus investor tertuju pada arah kebijakan pemerintah, khususnya pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait tata kelola sumber daya alam serta wacana perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, sektor perbankan juga menjadi sorotan menyusul pertumbuhan kredit yang mencatatkan rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir.

    Di sisi lain, pasar juga tengah menantikan rilis data uang beredar bulan September 2026 dari Bank Indonesia (BI) guna melihat tren likuiditas setelah sempat melambat dalam dua bulan terakhir. Perubahan regulasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menjadi topik hangat. Mulai 2 November 2026, BEI akan menerapkan aturan baru di mana saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) tidak lagi masuk dalam penghitungan IHSG demi menciptakan indeks yang lebih mencerminkan dinamika pasar yang sesungguhnya.

    Secara global, sentimen pasar dibayangi oleh kondisi Wall Street yang sempat mengalami guncangan. Selain itu, rilis data inflasi Jepang juga memberikan warna tersendiri bagi pasar internasional. Inflasi inti Jepang dilaporkan naik menjadi 2,1% pada September 2026, angka tertinggi dalam sembilan bulan terakhir, yang memicu perhatian terhadap kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ) ke depannya.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga

    27-10-2026 - 02.06

    Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal

    27-10-2026 - 02.02

    Teguk Kini Milik Asing dan Keluar Pantauan BEI

    27-10-2026 - 00.06

    Strategi Danantara Suntik Rp200 Triliun

    27-10-2026 - 00.02

    Strategi Baru RI Kurangi Dominasi Dolar AS

    26-10-2026 - 23.06

    Strategi Mandiri Amankan Kredit Jhonlin

    26-10-2026 - 23.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga

    agroplus.co.id – Langkah strategis kembali diambil oleh salah satu tokoh bisnis terkemuka Indonesia, Edwin Soeryadjaya.…

    Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal

    27-10-2026 - 02.02

    Teguk Kini Milik Asing dan Keluar Pantauan BEI

    27-10-2026 - 00.06

    Strategi Danantara Suntik Rp200 Triliun

    27-10-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.