Close Menu
    What's Hot

    Kebijakan BI Pangkas GWM

    22-10-2026 - 05.06

    Dana Mengendap Triliunan Rupiah

    22-10-2026 - 05.02

    Keputusan Mengejutkan BI Soal Suku Bunga

    22-10-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Kebijakan BI Pangkas GWM
    • Dana Mengendap Triliunan Rupiah
    • Keputusan Mengejutkan BI Soal Suku Bunga
    • IHSG Terjun Bebas Mengapa Harus Panik
    • Waspada Risiko Lari OJK Minta Pakai Asuransi
    • Skandal Manipulasi Saham DSSA Berujung Sanksi
    • Skandal IPO BREN Berujung Denda Fantastis
    • Skandal IPO CUAN Berujung Sanksi Berat
    Kamis, 22 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Waspada Risiko Lari OJK Minta Pakai Asuransi
    Pangan

    Waspada Risiko Lari OJK Minta Pakai Asuransi

    22-10-2026 - 00.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Tren olahraga lari atau marathon kini tengah menjamur di berbagai kota besar di Indonesia. Namun, di balik antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengejar garis finis, terdapat risiko kesehatan dan keselamatan yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Menanggapi fenomena ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan imbauan penting bagi para penyelenggara ajang olahraga tersebut agar lebih memprioritaskan perlindungan bagi para pesertanya.

    OJK menekankan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan aktivitas fisik intensitas tinggi memiliki potensi risiko yang nyata. Mulai dari kecelakaan saat berlari, cedera otot yang serius, hingga kondisi gawat darurat medis yang bisa terjadi secara tiba-tiba di tengah lintasan. Oleh karena itu, penyediaan proteksi asuransi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar dalam manajemen risiko sebuah acara.

    Waspada Risiko Lari OJK Minta Pakai Asuransi
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa pihaknya melihat adanya peluang besar bagi industri asuransi untuk terlibat dalam ekosistem olahraga ini. Menurutnya, keterlibatan perusahaan asuransi sebagai sponsor maupun penyedia proteksi dalam event lari adalah langkah yang sangat positif.

    Lebih dari sekadar bisnis, OJK melihat event lari sebagai momentum emas untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Mengingat angka penetrasi asuransi di tanah air masih berada di angka 2,7% pada tahun 2025, ajang olahraga ini bisa menjadi sarana edukasi yang lebih santai, relevan, dan mudah diterima oleh masyarakat luas. Melalui event ini, masyarakat bisa belajar langsung mengenai pentingnya memiliki perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan gaya hidup mereka.

    Dalam praktiknya, industri asuransi diharapkan mampu menciptakan produk yang spesifik dan sesuai dengan karakteristik risiko lari. Beberapa jenis proteksi yang disarankan antara lain asuransi kecelakaan diri kolektif, asuransi penyelenggaraan acara (event insurance), hingga penggantian biaya medis. Selain itu, asuransi tanggung gugat juga penting bagi penyelenggara untuk memitigasi risiko hukum jika terjadi insiden.

    Bagi peserta secara individu, perusahaan asuransi dapat menawarkan produk ritel yang lebih sederhana, murah, dan mudah diakses melalui platform digital. Produk seperti asuransi kesehatan, kecelakaan diri, hingga asuransi jiwa dapat menjadi pilihan yang sangat terjangkau bagi para pelari.

    Namun, OJK juga memberikan catatan tegas kepada perusahaan asuransi. Pemanfaatan event lari sebagai strategi pemasaran harus tetap mengedepankan prinsip perlindungan konsumen. Perusahaan wajib menyampaikan informasi mengenai manfaat, batasan, serta pengecualian produk secara transparan dan tidak menyesatkan. Selain itu, kemudahan proses klaim dan keamanan data pribadi peserta harus menjadi prioritas utama.

    Dengan kolaborasi yang tepat antara penyelenggara acara, industri asuransi, dan regulator, diharapkan event lari tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan fisik, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri perlindungan keuangan nasional.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Kebijakan BI Pangkas GWM

    22-10-2026 - 05.06

    Dana Mengendap Triliunan Rupiah

    22-10-2026 - 05.02

    Keputusan Mengejutkan BI Soal Suku Bunga

    22-10-2026 - 02.06

    IHSG Terjun Bebas Mengapa Harus Panik

    22-10-2026 - 02.02

    Skandal Manipulasi Saham DSSA Berujung Sanksi

    22-10-2026 - 00.02

    Skandal IPO BREN Berujung Denda Fantastis

    21-10-2026 - 23.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Kebijakan BI Pangkas GWM

    agroplus.co.id – Langkah strategis yang diambil oleh Bank Indonesia (BI) dalam upaya memperkuat stabilitas ekonomi…

    Dana Mengendap Triliunan Rupiah

    22-10-2026 - 05.02

    Keputusan Mengejutkan BI Soal Suku Bunga

    22-10-2026 - 02.06

    IHSG Terjun Bebas Mengapa Harus Panik

    22-10-2026 - 02.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.