Close Menu
    What's Hot

    Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?

    11-07-2026 - 02.06

    Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun

    10-07-2026 - 20.06

    ANTM: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Kedaulatan!

    10-07-2026 - 15.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?
    • Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun
    • ANTM: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Kedaulatan!
    • RANS Guncang Bursa! Saham Raffi-Nagita Langsung ARA!
    • Asbisindo: RI Siap Jadi Jantung Keuangan Syariah Dunia!
    • Rp113 Miliar Aset Prolife Disita, OJK Tak Tinggal Diam!
    • Peringatan Dini! Dolar Melonjak, Petani Wajib Tahu Dampaknya!
    Sabtu, 11 Juli 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Wamen Pertanian: Penyuluh, Jangan Sakit! Jangan Tidur!
    Pangan

    Wamen Pertanian: Penyuluh, Jangan Sakit! Jangan Tidur!

    27-04-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Wamen Pertanian: Penyuluh, Jangan Sakit! Jangan Tidur!

    Agroplus – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, atau yang akrab disapa Mas Dar, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Dalam acara Koordinasi Nasional Penyuluh Pertanian di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (26/4), ia menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mencapai swasembada pangan nasional. Pernyataan tersebut bahkan sampai pada level "dilarang sakit dan dilarang tidur"!

    Pernyataan kontroversial tersebut dilontarkan Mas Dar karena peran vital penyuluh pertanian dalam menjalankan program strategis Kementerian Pertanian, khususnya dalam upaya mencapai swasembada beras. Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025, penyuluh pertanian kini berada di bawah komando langsung Kementerian Pertanian, sekaligus menjadi ujung tombak percepatan swasembada pangan. Perubahan ini juga berdampak pada peningkatan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) para penyuluh.

    Wamen Pertanian: Penyuluh, Jangan Sakit! Jangan Tidur!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Namun, Mas Dar mengingatkan, kenaikan TPP diiringi dengan peningkatan tanggung jawab dan beban kerja. "Kalau RP (Tunjangan Penghasilan) naik, maka PR-nya (tugas) juga naik," tegasnya. Kornas Penyuluh Pertanian ini dihadiri lebih dari 37.000 peserta, baik secara langsung maupun virtual, bertujuan untuk memperkuat komitmen dan pemahaman bersama dalam mencapai target swasembada pangan.

    Salah satu tugas utama penyuluh adalah mendukung target Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan impor beras, jagung, garam konsumsi, dan gula konsumsi pada tahun 2025. Pemerintah sendiri telah meningkatkan alokasi pupuk subsidi, menaikkan harga pembelian gabah petani menjadi Rp 6.500 per kilogram, dan menginstruksikan Bulog untuk menyerap gabah, bukan beras, agar langsung berinteraksi dengan petani. Strategi ini terbukti efektif, dengan peningkatan serapan Bulog hingga 2.000 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan kembali pentingnya peran penyuluh dalam mencapai swasembada pangan. Kornas ini bertujuan untuk menyatukan visi dan arahan para penyuluh dalam mempercepat program Luas Tambah Tanam (LTT), meningkatkan indeks pertanaman, dan produktivitas pertanian. Semua demi mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?

    11-07-2026 - 02.06

    Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun

    10-07-2026 - 20.06

    ANTM: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Kedaulatan!

    10-07-2026 - 15.06

    RANS Guncang Bursa! Saham Raffi-Nagita Langsung ARA!

    10-07-2026 - 10.06

    Asbisindo: RI Siap Jadi Jantung Keuangan Syariah Dunia!

    10-07-2026 - 05.06

    Rp113 Miliar Aset Prolife Disita, OJK Tak Tinggal Diam!

    09-07-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Dolar Goyang, Rupiah Menari! Rp17.000 Bukan Mustahil?

    Agroplus – Kabar gembira datang dari pasar keuangan domestik. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

    Mimpi Rumah Jadi Nyata! BSI & BPJS Buka KPR Syariah 30 Tahun

    10-07-2026 - 20.06

    ANTM: Emas Bukan Sekadar Logam, Tapi Kedaulatan!

    10-07-2026 - 15.06

    RANS Guncang Bursa! Saham Raffi-Nagita Langsung ARA!

    10-07-2026 - 10.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.