Close Menu
    What's Hot

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    24-08-2026 - 10.06

    IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!

    24-08-2026 - 05.06

    Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!

    24-08-2026 - 02.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026
    • IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!
    • Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!
    • BYAN Diincar Haji Isam? Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya!
    • Mengejutkan! Trump Jual Meta, Pilih Visa & Mastercard
    • Misteri 1.800 Ton Emas Terkuak! Bukan Milik Negara?
    • Bunga KPR 1% di BNI WondrX: Jangan Lewatkan Kesempatan Ini!
    • PMI Taiwan Wajib Tahu! Kelola Gaji Anti Boros & Keluarga Sejahtera!
    Senin, 24 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Transaksi RI-China Melejit: Dolar Kian Terpinggirkan!
    Pangan

    Transaksi RI-China Melejit: Dolar Kian Terpinggirkan!

    18-06-2026 - 15.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor keuangan nasional yang berpotensi membawa angin segar bagi stabilitas ekonomi, termasuk bagi para pelaku usaha di bidang pertanian. Bank Indonesia (BI) baru-baru ini mengumumkan lonjakan signifikan dalam transaksi Local Currency Settlement (LCS) antara Indonesia dan Tiongkok, yang telah menembus angka fantastis US$ 13 miliar hanya dalam empat bulan pertama tahun 2026.

    Gubernur BI, Perry Warjiyo, dengan optimis menyoroti percepatan pertumbuhan ini. "Bahwa LCS RI-China sangat besar. Tahun lalu US$ 18 miliar, tahun ini, empat bulan saja mencapai US$ 13 miliar," ungkap Perry dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada Kamis (18/6/2026). Angka ini menunjukkan peningkatan yang luar biasa cepat, mengingat total transaksi sepanjang tahun lalu mencapai US$ 18 miliar untuk periode satu tahun penuh.

    Transaksi RI-China Melejit: Dolar Kian Terpinggirkan!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menurut Perry, penggunaan langsung Rupiah dan Renminbi dalam penyelesaian perdagangan dan investasi langsung ini memiliki dampak strategis yang besar. Ini secara efektif mengurangi ketergantungan pada Dolar Amerika Serikat untuk berbagai transaksi, sebuah langkah krusial untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah gejolak ekonomi global. Langkah diversifikasi ini, lanjut Perry, akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi ekonomi jangka panjang.

    BI juga secara aktif mendorong perbankan dan para pengusaha di dalam negeri, serta mitra mereka di Tiongkok, agar semakin banyak memanfaatkan mekanisme Rupiah-Renminbi. "Ini sejalan dengan upaya internasionalisasi Renminbi dan akan memberikan fondasi ekonomi yang lebih kokoh bagi kedua negara," jelas Perry, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

    Kemajuan ini, imbuh Perry, bukan hanya terbatas pada volume transaksi LCS, tetapi juga mencakup pengembangan infrastruktur pembayaran end-to-end antara Indonesia dan Tiongkok. Ini menandakan sebuah ekosistem transaksi yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi, membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

    Bagi sektor pertanian, langkah strategis ini dapat diartikan sebagai angin segar. Dengan berkurangnya ketergantungan pada Dolar AS, biaya transaksi untuk impor kebutuhan pertanian seperti pupuk atau alat mesin dapat menjadi lebih stabil. Sebaliknya, ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Tiongkok juga berpotensi menjadi lebih efisien, mengurangi risiko fluktuasi kurs yang kerap membebani petani dan eksportir. Ini adalah fondasi kuat untuk membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, sejalan dengan visi agroplus.co.id dalam mendukung kemajuan pertanian Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    24-08-2026 - 10.06

    IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!

    24-08-2026 - 05.06

    Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!

    24-08-2026 - 02.06

    BYAN Diincar Haji Isam? Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya!

    23-08-2026 - 20.06

    Mengejutkan! Trump Jual Meta, Pilih Visa & Mastercard

    23-08-2026 - 15.06

    Misteri 1.800 Ton Emas Terkuak! Bukan Milik Negara?

    23-08-2026 - 10.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    Agroplus – Industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), atau yang lebih dikenal sebagai…

    IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!

    24-08-2026 - 05.06

    Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!

    24-08-2026 - 02.06

    BYAN Diincar Haji Isam? Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya!

    23-08-2026 - 20.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.