Close Menu
    What's Hot

    Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?

    12-06-2026 - 20.06

    Danantara Panen Dana! Obligasi Laris Manis Diburu Dunia!

    12-06-2026 - 15.06

    Terungkap! Happy Hapsoro Caplok Aset Migas Triliunan!

    12-06-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?
    • Danantara Panen Dana! Obligasi Laris Manis Diburu Dunia!
    • Terungkap! Happy Hapsoro Caplok Aset Migas Triliunan!
    • Peluang Emas! JP Morgan & ANTM Ungkap Potensi Raksasa!
    • Kejutan RUPST PTBA: Dirut Baru, Dividen Fantastis!
    • Laba Melimpah, Dividen Nihil! Ada Apa dengan DSSA?
    • Bursa Panas! FORU Disuspensi, 2 Saham Buka Gembok
    Sabtu, 13 Juni 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Terungkap! Alasan Ari Askhara Mundur dari GTSI!
    Pangan

    Terungkap! Alasan Ari Askhara Mundur dari GTSI!

    20-02-2026 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terungkap! Alasan Ari Askhara Mundur dari GTSI!

    Agroplus – Dunia korporasi kembali diwarnai dinamika menarik. PT GTS Internasional Tbk (GTSI), emiten yang terafiliasi dengan Tommy Soeharto, baru-baru ini mengumumkan pengunduran diri dua direksinya, termasuk pucuk pimpinan utama, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab disapa Ari Askhara. Langkah ini sontak memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar: ada apa di balik keputusan mendadak ini?

    Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip agroplus.co.id, GTSI telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Direktur Utama Ari Askhara dan Direktur Dira K. Mochtar pada tanggal 12 Februari 2026. Pengunduran diri ini dijadwalkan akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang akan digelar pada 26 Februari 2026 mendatang.

    Terungkap! Alasan Ari Askhara Mundur dari GTSI!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Pihak manajemen GTSI menegaskan bahwa meskipun ada perubahan di jajaran direksi, tidak ada kejadian, informasi, atau fakta material yang berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha emiten. Operasional perusahaan dipastikan tetap berjalan normal hingga RUPSLB menetapkan susunan pengurus baru.

    Ternyata, keputusan Ari Askhara untuk mundur dari GTSI tidak lepas dari babak baru dalam kariernya. Ia diketahui telah diangkat sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) pada pertengahan Januari 2026. Penunjukan ini sempat menjadi sorotan, mengingat rekam jejak Ari Askhara sebagai mantan Direktur Utama Garuda Indonesia pada periode 2018-2019 yang diberhentikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

    Menanggapi berbagai pertanyaan terkait kompetensi dan kepatuhan regulasi, manajemen HUMI telah memberikan klarifikasi. Mereka menjelaskan bahwa pencalonan dan pengangkatan Ari Askhara diusulkan oleh Pemegang Saham Utama setelah mempertimbangkan secara matang berbagai aspek, mulai dari kompetensi, pengalaman profesional, integritas, hingga rekam jejak kepemimpinan yang kuat. "Beliau telah memenuhi aspek kompetensi, pengalaman, dan kejujuran serta mempertimbangkan risiko. Beliau juga memiliki kapasitas leadership yang kuat untuk mendorong kinerja secara berkelanjutan," demikian pernyataan manajemen HUMI.

    Lebih lanjut, HUMI juga menjelaskan mengenai kasus hukum yang pernah menjerat Ari Askhara. Berdasarkan putusan pengadilan tanggal 21 Juni 2021, tindak pidana yang pernah dialami dikategorikan sebagai tindak pidana kepabeanan. Ini merupakan pelanggaran hukum administrasi dengan sanksi pidana administrasi, dan sanksi tersebut telah dijalani sepenuhnya oleh yang bersangkutan.

    Dengan demikian, transisi kepemimpinan di GTSI dan penunjukan Ari Askhara di HUMI menjadi bagian dari dinamika bisnis yang terus bergerak. Kedua perusahaan memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai koridor hukum dan tidak mengganggu stabilitas operasional. Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?

    12-06-2026 - 20.06

    Danantara Panen Dana! Obligasi Laris Manis Diburu Dunia!

    12-06-2026 - 15.06

    Terungkap! Happy Hapsoro Caplok Aset Migas Triliunan!

    12-06-2026 - 10.06

    Peluang Emas! JP Morgan & ANTM Ungkap Potensi Raksasa!

    12-06-2026 - 05.06

    12-06-2026 - 02.06

    Kejutan RUPST PTBA: Dirut Baru, Dividen Fantastis!

    11-06-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?

    Agroplus – Industri pertambangan timah nasional dihadapkan pada tantangan serius. PT Timah Tbk (TINS), raksasa…

    Danantara Panen Dana! Obligasi Laris Manis Diburu Dunia!

    12-06-2026 - 15.06

    Terungkap! Happy Hapsoro Caplok Aset Migas Triliunan!

    12-06-2026 - 10.06

    Peluang Emas! JP Morgan & ANTM Ungkap Potensi Raksasa!

    12-06-2026 - 05.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.