Close Menu
    What's Hot

    Pasar Saham Indonesia Terjun Bebas Hari Ini

    03-11-2026 - 15.07

    OJK Cabut Izin Pratama Capital dan Bubarkan Produknya

    03-11-2026 - 15.02

    Laba Saudi Aramco Meroket Tajam

    03-11-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Pasar Saham Indonesia Terjun Bebas Hari Ini
    • OJK Cabut Izin Pratama Capital dan Bubarkan Produknya
    • Laba Saudi Aramco Meroket Tajam
    • Strategi Ekspansi ACES Bawa Laba Melonjak Tajam
    • IHSG Anjlok Tajam Mengapa Bisa Terjadi
    • Siapa Saja Sosok Kuat di Balik Adaro AADI
    • IHSG Hijau dan Jadi Buruan Asing
    • IHSG Hijau Tapi Asing Jual Saham
    Selasa, 3 November 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Strategi Baru OJK Perkuat Ekonomi Syariah
    Pangan

    Strategi Baru OJK Perkuat Ekonomi Syariah

    02-11-2026 - 15.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan Blueprint Keuangan Syariah Indonesia sebagai langkah strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor syariah. Peluncuran panduan strategis ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian acara Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026 yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (2/11/2026).

    Dokumen blueprint ini dirancang sebagai peta jalan komprehensif yang mengintegrasikan pengembangan industri keuangan syariah di berbagai sektor. Cakupannya sangat luas, mulai dari penguatan sektor perbankan syariah, optimalisasi pasar modal syariah, hingga pengembangan industri keuangan nonbank berbasis prinsip syariah. Dengan adanya panduan ini, diharapkan seluruh pelaku industri memiliki arah yang sama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tanah air.

    Strategi Baru OJK Perkuat Ekonomi Syariah
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa blueprint ini merupakan instrumen penting untuk menciptakan industri keuangan syariah yang lebih kompetitif. Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh upaya pengembangan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

    "Harapan kami, industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terus mengalami kemajuan pesat. Tujuan akhirnya tentu saja adalah untuk menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat," ujar sosok yang akrab disapa Kiki tersebut saat memberikan sambutan dalam pembukaan IIFS.

    Saat ini, Indonesia telah menunjukkan taringnya di kancah internasional dengan menempati peringkat keempat dalam Global Islamic Economy Indicator Score 2025-2026. Namun, Kiki optimis Indonesia memiliki peluang besar untuk menduduki posisi puncak dunia. Hal ini didorong oleh fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, yang merupakan pasar potensial bagi produk-produk keuangan syariah.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyoroti pentingnya diversifikasi produk sebagai salah satu pilar utama dalam blueprint tersebut. Menurut Dian, pelaku industri tidak boleh hanya sekadar meniru model bisnis perbankan konvensional. Sebaliknya, mereka harus berani berinovasi untuk menciptakan produk yang memiliki karakteristik unik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

    "Pelaku industri perlu lebih kreatif dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan minat pasar. Kita ingin keuangan syariah memiliki identitas dan keunggulan tersendiri yang membedakannya dari sistem konvensional," jelas Dian.

    Selain inovasi produk, penguatan struktur permodalan juga menjadi fokus utama OJK. Berdasarkan data terbaru, total aset industri keuangan syariah nasional telah menyentuh angka Rp3.307 triliun, mencatatkan pertumbuhan sebesar 9% dibandingkan tahun 2025.

    Dian menilai angka pertumbuhan tersebut masih bisa ditekan lebih tinggi, bahkan melampaui 10%, jika didukung oleh kapasitas permodalan yang lebih solid. Saat ini, dominasi pasar masih terlihat pada pemain besar seperti Bank Syariah Indonesia (BSI). Ke depan, OJK menargetkan munculnya pemain-pemain baru dengan skala permodalan yang kuat untuk memperkuat struktur industri.

    "Saat ini baru BSI yang memiliki kapasitas sangat besar. Ke depannya, kami ingin melihat ada 3 hingga 4 institusi lagi yang memiliki struktur permodalan kuat dan setara dengan BSI agar industri kita semakin tangguh," pungkas Dian.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Pasar Saham Indonesia Terjun Bebas Hari Ini

    03-11-2026 - 15.07

    OJK Cabut Izin Pratama Capital dan Bubarkan Produknya

    03-11-2026 - 15.02

    Laba Saudi Aramco Meroket Tajam

    03-11-2026 - 13.06

    Strategi Ekspansi ACES Bawa Laba Melonjak Tajam

    03-11-2026 - 13.02

    IHSG Anjlok Tajam Mengapa Bisa Terjadi

    03-11-2026 - 10.06

    Siapa Saja Sosok Kuat di Balik Adaro AADI

    03-11-2026 - 10.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Pasar Saham Indonesia Terjun Bebas Hari Ini

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia tengah mengalami guncangan hebat pada perdagangan hari ini. Indeks Harga…

    OJK Cabut Izin Pratama Capital dan Bubarkan Produknya

    03-11-2026 - 15.02

    Laba Saudi Aramco Meroket Tajam

    03-11-2026 - 13.06

    Strategi Ekspansi ACES Bawa Laba Melonjak Tajam

    03-11-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.