Close Menu
    What's Hot

    Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

    18-02-2026 - 10.06

    Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

    17-02-2026 - 10.06

    Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience

    17-02-2026 - 03.32
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!
    • Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!
    • Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience
    • Red Baron: O Lendário Slot de Caça Aéreo nos Casinos Online
    • Red Baron: Your Ultimate Guide to the Legendary Aviation Slot Adventure
    • Plinko Casino: Dit Ultieme Casino Kansspel met Onvoorspelbare Spanning
    • Descubra este Incrível Universo do Nosso Jogo para Pesca em Gelo
    • Ice Fishing Game: Your Own Full Manual to Polar Gaming Action
    Rabu, 18 Februari 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Petani Makin Untung! Akademisi Ungkap Jurus Jitu Mentan Amran
    Pangan

    Petani Makin Untung! Akademisi Ungkap Jurus Jitu Mentan Amran

    29-12-2025 - 10.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Petani Makin Untung! Akademisi Ungkap Jurus Jitu Mentan Amran

    Agroplus – Sektor pertanian Indonesia sedang mengalami transformasi fundamental. Kebijakan yang digulirkan Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, bersama Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudayono, dinilai para akademisi telah membawa angin segar berupa kepastian usaha bagi para petani. Ini bukan sekadar program musiman, melainkan fondasi kokoh bagi ekosistem pangan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Muhammad Makky, seorang akademisi dari Universitas Andalas, menyoroti perubahan mendasar dalam tata kelola sektor pangan nasional. Menurutnya, arah kebijakan Kementan kini lebih berorientasi pada strategi bisnis jangka panjang, bukan sekadar proyek pemerintah yang bersifat ad-hoc. "Ini strategi bisnis yang dirancang oleh Pak Menteri. Program-programnya sudah mempertimbangkan skala bisnis, bukan lagi sekadar proyek pemerintah," ujar Makky dalam sebuah forum diskusi, seperti dikutip agroplus.co.id pada Jumat (26/12).

    Transformasi ini, lanjut Makky, tercermin dari fokus pemerintah dalam menciptakan kepastian usaha di sektor pertanian. Kepastian ini menjadi elemen krusial untuk menjaga stabilitas produksi, mendongkrak produktivitas, serta memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasok pangan nasional.

    Penguatan ekosistem pangan ini diwujudkan melalui serangkaian intervensi terintegrasi, mulai dari jaminan ketersediaan sarana produksi esensial seperti pupuk dan benih berkualitas, penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) modern, hingga perbaikan infrastruktur pertanian melalui program optimasi dan rehabilitasi lahan. "Ini sangat penting karena produktivitas kita dapat meningkat signifikan dengan jaminan suplai air dan sistem drainase yang baik, bahkan saat menghadapi tantangan musim kering atau curah hujan ekstrem," jelas Makky.

    Makky menambahkan, perbaikan tata kelola juga terlihat dari upaya Kementan menyederhanakan layanan bagi petani. Akses yang lebih mudah terhadap pupuk bersubsidi, benih unggul, dan alsintan, membuka peluang besar bagi peningkatan produksi sekaligus mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat dalam sektor pertanian. "Dengan proses yang lebih sederhana, fleksibel, dan rantai birokrasi yang lebih pendek, masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses pupuk subsidi kini bisa lebih mudah mendapatkannya. Begitu pula dengan bantuan alsintan atau kebutuhan benih," terangnya.

    Lebih jauh, kehadiran pemerintah dalam mengawal distribusi dan menjaga stabilitas harga pangan merupakan bagian integral dari upaya melindungi produsen dan konsumen secara bersamaan. Dengan pengelolaan stok pangan dan pengawasan pasar yang kuat, fluktuasi harga dapat ditekan, sehingga ketahanan pangan nasional semakin kokoh. "Di sini bukan hanya memberikan kepastian jaminan keuntungan dan kemudahan memperoleh aset, tetapi juga adanya intervensi langsung yang menyebabkan masyarakat merasa dikawal dan diperhatikan," tegas Makky.

    Faktor kunci lain yang ditekankan Makky adalah pemberian insentif kepada para produsen, yaitu petani, dalam bentuk penjaminan harga hasil panen. Kebijakan ini memastikan petani mendapatkan kepastian keuntungan yang layak di akhir masa produksi. "Insentif diberikan dalam bentuk penjaminan harga. Ini adalah salah satu kunci utama, karena dengan harga yang terjamin, ada kepastian keuntungan yang akan diperoleh di akhir produksi," ucapnya.

    Menurut Makky, pendekatan ekosistem ini menjanjikan dampak jangka panjang yang signifikan. Selain mendorong peningkatan produksi, kebijakan ini juga membangun kembali kepercayaan pelaku usaha tani dan membuka ruang bagi regenerasi petani muda. Ia menegaskan, transformasi kebijakan pertanian yang sedang berjalan merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sektor pangan nasional yang lebih adaptif, mandiri, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

    Patut diketahui, sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan kemajuan pesat. Berbagai kebijakan dan program strategis yang digulirkan pemerintah bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, menyejahterakan petani, dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan demi masa depan pangan bangsa.


    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

      18-02-2026 - 10.06

      Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

      17-02-2026 - 10.06

      Jebakan Finansial! 7 Kebiasaan Ini Bikin Sulit Kaya

      16-02-2026 - 10.06

      Bocor! Danantara Siap Guncang Pasar dengan 50% Dana!

      15-02-2026 - 10.06

      Modal Minimarket Impian: Indomaret/Alfamart, Berapa?

      14-02-2026 - 10.06

      13-02-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      Peluang Emas 2026: Cuan Besar Menanti Investor Cerdas!

      Agroplus – Ibarat musim tanam yang menjanjikan, perekonomian Indonesia pada tahun 2026 diproyeksikan akan tumbuh…

      Pelajaran Hidup: Miliarder Balas Budi, Desa Sejahtera!

      17-02-2026 - 10.06

      Tower Defense Rush: The Best Strategic Tower Defense Experience

      17-02-2026 - 03.32

      Red Baron: O Lendário Slot de Caça Aéreo nos Casinos Online

      17-02-2026 - 03.32
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.