Close Menu
    What's Hot

    Pasar Mobil Listrik Melejit Oona Raup Laba

    04-11-2026 - 15.06

    Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Kasus Supra

    04-11-2026 - 15.02

    IHSG Tertekan di Tengah Badai Isu Nasional

    04-11-2026 - 13.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Pasar Mobil Listrik Melejit Oona Raup Laba
    • Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Kasus Supra
    • IHSG Tertekan di Tengah Badai Isu Nasional
    • Misteri Asing Borong Saham Saat IHSG Merah
    • Skandal Manipulasi Saham PANR Terbongkar
    • Skandal Laporan Keuangan BOGA Berujung Denda
    • IHSG Anjlok Tajam Tapi Saham Ini Diburu
    • IHSG Anjlok Tajam Asing Kabur Massal
    Rabu, 4 November 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Misteri Asing Borong Saham Saat IHSG Merah
    Pangan

    Misteri Asing Borong Saham Saat IHSG Merah

    04-11-2026 - 13.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang kontradiktif pada perdagangan sesi pertama Rabu, 4 November 2026. Di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak tertekan dan ditutup melemah, para investor mancanegara justru menunjukkan antusiasme yang tidak biasa. Fenomena ini menarik perhatian para pelaku pasar karena adanya arus modal masuk yang signifikan di tengah tren penurunan indeks.

    Berdasarkan data pergerakan pasar, IHSG tercatat merosot ke level 4.860,94. Penurunan ini setara dengan kehilangan 43,35 poin atau berkurang sekitar 0,88% dari posisi sebelumnya. Meskipun tekanan jual terlihat mendominasi indeks secara keseluruhan, aktivitas perdagangan tetap berjalan cukup bergairah dengan volume transaksi mencapai 148,83 juta lot. Total nilai transaksi yang berputar di bursa pada sesi tersebut menyentuh angka Rp5,36 triliun.

    Misteri Asing Borong Saham Saat IHSG Merah
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menariknya, meski indeks berwarna merah, aliran dana asing justru mencatatkan angka positif. Investor asing membukukan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp268,67 miliar. Merujuk pada data dari Stockbit Sekuritas, total nilai pembelian oleh investor asing mencapai Rp2,12 triliun, sementara nilai penjualan mereka berada di angka Rp1,86 triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa meski pasar secara umum sedang lesu, terdapat kepercayaan dari investor global terhadap sejumlah emiten tertentu.

    Sektor perbankan tetap menjadi primadona dan menjadi motor penggerak utama bagi para investor asing. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin daftar saham yang paling banyak diborong dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp117,43 miliar. Menyusul di posisi kedua, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga mencatatkan aliran dana masuk sebesar Rp64,62 miliar.

    Selain raksasa perbankan, sektor komoditas dan telekomunikasi turut menarik minat. PT Timah Tbk. (TINS) masuk dalam jajaran tiga besar dengan net buy Rp25,67 miliar. Di sisi lain, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) juga mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp22,32 miliar. Menarik untuk dicatat bahwa PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) mencatatkan volume transaksi terbesar di antara sepuluh saham pilihan asing, dengan volume mencapai 73,47 juta saham.

    Daftar saham yang diborong asing lainnya meliputi PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Petrosea Tbk. (PTRO), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), hingga PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).

    Sebaliknya, tekanan jual terbesar justru dialami oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang mengalami net sell sebesar Rp67,64 miliar. Beberapa emiten besar lainnya seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) juga terpantau dilepas oleh investor asing. Fenomena ini menunjukkan adanya rotasi sektor yang sedang terjadi di pasar modal Indonesia, di mana investor cenderung memindahkan aset mereka dari satu saham ke saham lain yang dianggap lebih prospektif di tengah ketidakpastian pasar.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Pasar Mobil Listrik Melejit Oona Raup Laba

    04-11-2026 - 15.06

    Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Kasus Supra

    04-11-2026 - 15.02

    IHSG Tertekan di Tengah Badai Isu Nasional

    04-11-2026 - 13.06

    Skandal Manipulasi Saham PANR Terbongkar

    04-11-2026 - 10.06

    Skandal Laporan Keuangan BOGA Berujung Denda

    04-11-2026 - 10.02

    IHSG Anjlok Tajam Tapi Saham Ini Diburu

    04-11-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Pasar Mobil Listrik Melejit Oona Raup Laba

    agroplus.co.id – Tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia mulai membuahkan hasil manis bagi sektor jasa…

    Pandu Sjahrir Buka Suara Soal Kasus Supra

    04-11-2026 - 15.02

    IHSG Tertekan di Tengah Badai Isu Nasional

    04-11-2026 - 13.06

    Misteri Asing Borong Saham Saat IHSG Merah

    04-11-2026 - 13.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.