Close Menu
    What's Hot

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal

    27-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini

    27-10-2026 - 08.02

    BUMN Merugi Triliunan Rupiah Akibat Inefisiensi

    27-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal
    • IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini
    • BUMN Merugi Triliunan Rupiah Akibat Inefisiensi
    • Strategi Jitu RI Kurangi Dominasi Dolar AS
    • Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga
    • Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal
    • Teguk Kini Milik Asing dan Keluar Pantauan BEI
    • Strategi Danantara Suntik Rp200 Triliun
    Selasa, 27 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal
    Pangan

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal

    27-10-2026 - 08.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan Senin (26/10/2026). Setelah sempat menunjukkan performa impresif dengan penguatan signifikan sebesar 4,9% sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru gagal mempertahankan momentum positif tersebut. Indeks mengalami koreksi cukup dalam dengan penurunan sebesar 66,16 poin atau merosot 1,22%, sehingga mendarat di level 5.373,09.

    Penurunan ini terjadi di tengah aktivitas transaksi yang cukup dinamis. Berdasarkan data perdagangan, volume transaksi yang tercatat mencapai 285,61 juta lot. Jika dikonversi ke dalam nilai nominal, total transaksi yang mengalir di pasar modal mencapai angka fantastis, yakni Rp12.611,4 miliar atau sekitar Rp12,6 triliun. Meskipun nilai transaksi tergolong besar, sentimen pasar tetap cenderung negatif akibat tekanan jual yang masif.

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Penyebab utama merosotnya IHSG pada perdagangan tersebut adalah aksi jual besar-besaran yang dilakukan oleh investor asing. Para pemodal mancanegara terpantau melakukan net foreign sell atau penjualan bersih yang sangat jumbo. Di seluruh pasar, total penjualan bersih asing mencapai Rp1,85 triliun, sementara jika hanya menilik di pasar reguler, angka penjualannya bahkan menyentuh Rp2,03 triliun. Fenomena outflow ini menjadi faktor utama yang menekan pergerakan indeks ke zona merah.

    Menariknya, meskipun terjadi aksi jual besar di pasar reguler, investor asing masih melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp172,12 triliun di pasar negosiasi dan tunai. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran strategi atau reposisi portofolio oleh investor global, di mana mereka melepas saham-saham tertentu di pasar reguler namun tetap melakukan akumulasi di mekanisme pasar lainnya.

    Lantas, saham apa saja yang menjadi target utama pelepasan oleh investor asing sehingga memicu koreksi IHSG? Berdasarkan data dari Stockbit, terdapat sepuluh saham yang paling banyak dibuang oleh investor asing dalam perdagangan Senin tersebut. Saham-saham ini menjadi motor utama yang menekan indeks ke bawah.

    Meskipun daftar lengkap saham tersebut sangat dinamis mengikuti pergerakan pasar, fenomena ini menjadi peringatan bagi para investor domestik untuk lebih waspada. Tekanan jual dari asing biasanya menandakan adanya ekspektasi perubahan arah pasar atau adanya aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan yang cukup tinggi sebelumnya.

    Para pelaku pasar kini tengah menanti arah pergerakan selanjutnya, apakah koreksi ini hanya bersifat sementara atau akan menjadi awal dari tren penurunan yang lebih panjang. Bagi investor ritel, sangat penting untuk memperhatikan arus kas asing dan memantau saham-saham yang sedang dalam radar penjualan besar agar dapat melakukan mitigasi risiko dengan lebih tepat.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini

    27-10-2026 - 08.02

    BUMN Merugi Triliunan Rupiah Akibat Inefisiensi

    27-10-2026 - 05.06

    Strategi Jitu RI Kurangi Dominasi Dolar AS

    27-10-2026 - 05.02

    Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga

    27-10-2026 - 02.06

    Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal

    27-10-2026 - 02.02

    Teguk Kini Milik Asing dan Keluar Pantauan BEI

    27-10-2026 - 00.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal

    agroplus.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan Senin (26/10/2026). Setelah sempat…

    IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini

    27-10-2026 - 08.02

    BUMN Merugi Triliunan Rupiah Akibat Inefisiensi

    27-10-2026 - 05.06

    Strategi Jitu RI Kurangi Dominasi Dolar AS

    27-10-2026 - 05.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.