Close Menu
    What's Hot

    IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI

    02-03-2026 - 10.06

    Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!

    01-03-2026 - 10.06

    Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026

    28-02-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI
    • Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!
    • Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026
    • Diam-Diam, DGNS Siapkan Bibit Unggul Modal Jumbo!
    • Minyak Dunia Memanas! Timur Tengah di Ujung Tanduk?
    • Rp 9,1 Triliun Raib dari Kantong Warga! Modus Makin Licik!
    • MEJA ‘Banting Setir’ ke Batu Bara, Siap Kuasai Tambang?
    Selasa, 3 Maret 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Meroket! SPHP & Bantuan Tak Mempan?
    Pangan

    Harga Beras Meroket! SPHP & Bantuan Tak Mempan?

    31-07-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Meroket! SPHP & Bantuan Tak Mempan?

    Agroplus – Harga beras di tingkat konsumen belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, meskipun pemerintah telah berupaya menstabilkan harga melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan bantuan pangan beras. Data terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan bahwa harga beras masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di berbagai wilayah.

    Harga Beras di Atas HET

     Harga Beras Meroket! SPHP & Bantuan Tak Mempan?
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Harga rata-rata beras medium secara nasional mencapai Rp 14.409 per kilogram, atau 15,27% di atas HET nasional sebesar Rp 12.500. Bahkan, di Zona 3, harga beras medium mencapai Rp 16.457 per kilogram, atau 21,9% di atas HET. Untuk beras premium, harga rata-rata nasional mencapai Rp 16.147 per kilogram, atau 8,37% di atas HET nasional sebesar Rp 14.900.

    Minyakita Ikut Melonjak

    Tidak hanya beras, harga komoditas Minyakita juga mengalami kenaikan. Harga rata-rata Minyakita di pasar nasional tercatat sebesar Rp 17.544 per liter, atau 11,75% di atas HET nasional sebesar Rp 15.700. Kenaikan harga Minyakita tertinggi terjadi di Papua Selatan, mencapai Rp 21.200 per liter, atau 35,03% di atas HET.

    Penyaluran SPHP dan Bantuan Pangan Belum Optimal

    Pemerintah menargetkan penyaluran beras SPHP sebesar 1,3 juta ton sepanjang tahun ini, dan bantuan pangan sebesar 360 ribu ton. Namun, realisasi penyaluran beras SPHP baru mencapai 183.764 ton, sementara bantuan pangan tercatat sebesar 92.357 ton. Hal ini menunjukkan bahwa penyaluran SPHP dan bantuan pangan belum optimal dalam menekan harga beras di pasaran.

    Perlunya Evaluasi dan Tindakan Lebih Lanjut

    Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas program SPHP dan bantuan pangan dalam menstabilkan harga beras. Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program tersebut, serta mengambil tindakan lebih lanjut untuk memastikan harga beras terjangkau bagi masyarakat. Beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan antara lain:

    • Meningkatkan efisiensi penyaluran SPHP dan bantuan pangan.
    • Memperketat pengawasan terhadap praktik penimbunan dan spekulasi harga.
    • Meningkatkan produksi beras dalam negeri melalui dukungan kepada petani.
    • Memperbaiki tata niaga beras untuk memotong rantai distribusi yang panjang.

    Dengan tindakan yang tepat, diharapkan harga beras dapat segera stabil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Semoga draf ini sesuai dengan kebutuhan Anda! Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

      gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

      Related Posts

      IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI

      02-03-2026 - 10.06

      Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!

      01-03-2026 - 10.06

      Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026

      28-02-2026 - 10.06

      Diam-Diam, DGNS Siapkan Bibit Unggul Modal Jumbo!

      27-02-2026 - 10.06

      Minyak Dunia Memanas! Timur Tengah di Ujung Tanduk?

      26-02-2026 - 10.06

      25-02-2026 - 10.06
      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      Don't Miss
      Pangan

      IHSG Terjun Bebas! Perang Timur Tengah Hantam Pasar RI

      Agroplus – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyerukan kewaspadaan bagi para investor di tengah gejolak geopolitik…

      Diusir dari RI, Pria Sukabumi Ini Balas Dendam Jadi Raja Hotel Dunia!

      01-03-2026 - 10.06

      Terungkap! Strategi BNI Amankan Lebaran 2026

      28-02-2026 - 10.06

      Diam-Diam, DGNS Siapkan Bibit Unggul Modal Jumbo!

      27-02-2026 - 10.06
      Top Posts

      Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

      09-04-2025 - 07.38

      Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

      09-04-2025 - 08.22

      Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

      09-04-2025 - 10.06
      agroplus
      © 2026 KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.