Close Menu
    What's Hot

    Panen Cuan atau Buntung? BEI Aktifkan Short Selling!

    15-09-2026 - 10.06

    MKNT Bangkit! Suntikan Dana Triliunan, Bisnis Udang & Baja!

    15-09-2026 - 10.02

    Menkeu Baru, Saham Ini Jadi Rebutan Investor Asing!

    15-09-2026 - 08.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Panen Cuan atau Buntung? BEI Aktifkan Short Selling!
    • MKNT Bangkit! Suntikan Dana Triliunan, Bisnis Udang & Baja!
    • Menkeu Baru, Saham Ini Jadi Rebutan Investor Asing!
    • Geger Bursa! RUPSLB BEI Ditunda, OJK Ungkap Fakta Baru!
    • Ancaman Ganda! IHSG & Rupiah Goyang, Petani Waspada!
    • BSI Obral 2.000 Aset! Peluang Emas Raih Properti Impian!
    • Reshuffle Kabinet: IHSG Mendadak Bangkit, Ada Apa?
    • Pilihan Terbaik Saat Badai Ekonomi: Petani Tersenyum!
    Selasa, 15 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Geger Bursa! RUPSLB BEI Ditunda, OJK Ungkap Fakta Baru!
    Pangan

    Geger Bursa! RUPSLB BEI Ditunda, OJK Ungkap Fakta Baru!

    15-09-2026 - 08.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Kabar mengejutkan datang dari lantai bursa. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang seharusnya digelar pada 15 September 2026, kini harus ditunda tanpa batas waktu yang jelas. Penundaan agenda penting ini, menurut otoritas, erat kaitannya dengan regulasi krusial yang tengah digodok.

    Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa penundaan ini bukan tanpa alasan. Ibarat menanam benih, proses ini memerlukan persiapan tanah yang matang, dalam hal ini, menunggu terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait demutualisasi. "Kami akan menunda hingga POJK demutualisasi tersebut resmi diterbitkan. Setelah itu, kami akan segera mempelajarinya untuk langkah selanjutnya," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026). Penundaan ini merupakan ralat dari pengumuman sebelumnya yang telah disampaikan pada 14 Agustus 2026.

    Geger Bursa! RUPSLB BEI Ditunda, OJK Ungkap Fakta Baru!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, memberikan kepastian. Ia menegaskan bahwa regulasi demutualisasi BEI ini sudah memasuki tahap akhir, layaknya panen yang sudah di depan mata. "Prosesnya berjalan sangat baik dan sesuai dengan target yang kami tetapkan. Kami berharap dapat merampungkan finalisasi regulasi ini pada bulan ini, atau paling lambat di kuartal ketiga, yakni September 2026," jelas Hasan saat dijumpai di gedung DPR RI Jakarta, pada Kamis (3/9/2026).

    Hasan merinci, OJK telah menempuh berbagai tahapan, mulai dari pembahasan awal untuk harmonisasi dengan Kementerian Hukum, hingga finalisasi internal dan pengambilan keputusan dalam forum Rapat Dewan Komisioner (RDK). Penyelarasan dengan Departemen Hukum OJK pun telah rampung. Bahkan, pembahasan intensif untuk penajaman dan perumusan final Rancangan POJK (RPOJK) ini telah dilakukan pada 4 September 2026. "Setelah semua tahapan ini selesai, tinggal menunggu penomoran dan penetapan resmi oleh OJK agar regulasi ini dapat segera diterbitkan dan berlaku efektif," tambahnya.

    Hasan menambahkan, setelah POJK ini resmi berlaku, BEI memiliki pekerjaan rumah besar. Mereka harus segera melakukan penyesuaian mendalam, mulai dari perubahan anggaran dasar hingga aspek-aspek operasional lainnya. Ini krusial, mengingat demutualisasi akan mengubah secara fundamental struktur kelembagaan, kepemilikan, dan sifat organisasi BEI. Tak hanya itu, BEI juga wajib menyesuaikan berbagai peraturan bursa yang terdampak oleh transformasi ini.

    Puncak dari proses ini adalah mekanisme pengambilan keputusan oleh pemegang saham BEI untuk membuka pintu bagi pihak-pihak di luar anggota bursa agar dapat bergabung sebagai pemegang saham baru. "Dengan masuknya investor atau pihak lain di luar anggota bursa, kami optimis proses demutualisasi ini akan dapat terealisasi sepenuhnya," tutup Hasan, menandakan harapan besar terhadap masa depan BEI yang lebih inklusif dan dinamis.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Panen Cuan atau Buntung? BEI Aktifkan Short Selling!

    15-09-2026 - 10.06

    MKNT Bangkit! Suntikan Dana Triliunan, Bisnis Udang & Baja!

    15-09-2026 - 10.02

    Menkeu Baru, Saham Ini Jadi Rebutan Investor Asing!

    15-09-2026 - 08.06

    Ancaman Ganda! IHSG & Rupiah Goyang, Petani Waspada!

    15-09-2026 - 05.06

    BSI Obral 2.000 Aset! Peluang Emas Raih Properti Impian!

    15-09-2026 - 05.02

    Reshuffle Kabinet: IHSG Mendadak Bangkit, Ada Apa?

    15-09-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Panen Cuan atau Buntung? BEI Aktifkan Short Selling!

    Agroplus – Kabar gembira sekaligus tantangan baru menghampiri para pelaku pasar modal! PT Bursa Efek…

    MKNT Bangkit! Suntikan Dana Triliunan, Bisnis Udang & Baja!

    15-09-2026 - 10.02

    Menkeu Baru, Saham Ini Jadi Rebutan Investor Asing!

    15-09-2026 - 08.06

    Geger Bursa! RUPSLB BEI Ditunda, OJK Ungkap Fakta Baru!

    15-09-2026 - 08.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.