agroplus.co.id – PT Daya Intiguna Yasa Tbk, yang lebih dikenal dengan merek ritel MR.D.I.Y. Indonesia, terus menunjukkan ambisi besar dalam memperluas jangkauan bisnisnya di tanah air. Hingga September 2026, perusahaan telah berhasil membuka 202 gerai baru. Pencapaian ini merupakan 75 persen dari total target 270 toko yang telah ditetapkan oleh manajemen untuk tahun ini.
Langkah ekspansi ini secara otomatis memperkuat posisi MR.D.I.Y. di pasar ritel kebutuhan rumah tangga. Dengan tambahan gerai tersebut, kini total jaringan toko mereka telah mencapai angka 1.416 unit yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Meski pasar terbesar masih terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Sumatra, perusahaan kini mulai mengalihkan fokus ekspansinya ke wilayah Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan perusahaan dalam melakukan riset lokasi yang preskisi. Secara konsisten, MR.D.I.Y. mampu membuka lebih dari 20 gerai baru setiap bulannya. Hal ini bertujuan agar masyarakat di berbagai pelosok negeri dapat dengan mudah mengakses kebutuhan rumah tangga yang lengkap dengan harga yang tetap terjangkau.
Selain fokus pada kuantitas gerai, MR.D.I.Y. juga melakukan transformasi pada kualitas pengalaman belanja. Menanggapi antusiasme pelanggan terhadap konsep toko yang telah direnovasi, perusahaan akan menerapkan format baru pada gerai-gerai freestanding atau toko yang berdiri sendiri di masa mendatang. Salah satu contohnya adalah gerai ke-1.400 di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, yang kini hadir dengan suasana lebih terang dan ruang belanja yang lebih lega, namun tetap mempertahankan komitmen harga hemat.
Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Lokal
Kehadiran MR.D.I.Y. di Indonesia tidak hanya sekadar urusan bisnis ritel, tetapi juga membawa dampak nyata bagi ekonomi lokal. Seiring dengan perayaan sembilan tahun kehadirannya di Indonesia pada September 2026, perusahaan ini telah berhasil menyerap lebih dari 13.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia. Dari pembukaan gerai baru sepanjang tahun 2026 saja, tercatat lebih dari 1.000 lapangan kerja baru telah tercipta.
Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, menegaskan bahwa setiap pembukaan toko baru dirancang untuk menciptakan efek domino yang positif. Menurutnya, setiap gerai baru tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga membuka peluang bagi para pemasok lokal untuk masuk ke dalam rantai pasok perusahaan.
"Setiap pembukaan toko baru menciptakan lapangan kerja, membuka peluang bagi pemasok lokal, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekitar. Pertumbuhan seperti itulah yang ingin terus kami wujudkan di Indonesia," ungkap Edwin Cheah.
Selain aspek ekonomi, perusahaan juga menjalankan tanggung jawab sosial melalui inisiatif "MR.D.I.Y. Untuk Indonesia". Program ini bertumpu pada tiga pilar utama, yakni pemberdayaan perempuan dan anak, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan UMKM. Program tersebut mencakup penyaluran perangkat pembelajaran STEM untuk pelajar, pelatihan bagi pelaku UMKM, hingga fasilitas kegiatan daur ulang bagi pelanggan.
Pertumbuhan masif ini juga didukung oleh kinerja keuangan yang sangat kuat. Pada sembilan bulan pertama tahun 2026, MR.D.I.Y. Indonesia mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,2 triliun, atau tumbuh 24,5% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 12,9% dengan total mencapai Rp894,3 miliar.
