Close Menu
    What's Hot

    Terkuak! 8 Jurus Sarjito Amankan Bursa Komoditas RI!

    24-08-2026 - 15.06

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    24-08-2026 - 10.06

    IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!

    24-08-2026 - 05.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Terkuak! 8 Jurus Sarjito Amankan Bursa Komoditas RI!
    • Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026
    • IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!
    • Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!
    • BYAN Diincar Haji Isam? Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya!
    • Mengejutkan! Trump Jual Meta, Pilih Visa & Mastercard
    • Misteri 1.800 Ton Emas Terkuak! Bukan Milik Negara?
    • Bunga KPR 1% di BNI WondrX: Jangan Lewatkan Kesempatan Ini!
    Senin, 24 Agustus 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?
    Pangan

    Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?

    12-06-2026 - 20.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Industri pertambangan timah nasional dihadapkan pada tantangan serius. PT Timah Tbk (TINS), raksasa pertambangan timah Indonesia, mengambil langkah berani dengan merencanakan eksplorasi dan penambangan bijih timah di kedalaman laut hingga 80 meter. Keputusan strategis ini muncul sebagai respons terhadap semakin menipisnya deposit timah di area aluvial dangkal yang selama ini menjadi tulang punggung produksi.

    Harry Budi Sidharta, Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha TINS, menjelaskan bahwa perseroan sedang mematangkan inovasi teknologi untuk mendukung operasi tambang laut yang lebih ekstrem ini. "Cadangan aluvial kita semakin menipis. Fokus eksplorasi kini beralih ke aluvial dalam dan primer," ujarnya dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Ia menambahkan, armada kapal baru yang dirancang khusus akan menjadi kunci untuk mencapai lapisan deposit yang lebih jauh di bawah dasar laut, melampaui kedalaman rata-rata 50 meter yang saat ini dioperasikan. Targetnya adalah menembus 80 meter, mencari area yang lebih prospektif.

    Cadangan Kritis! PT Timah Bor Laut 80 Meter, Ada Harta?
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Tak hanya di laut, PT Timah juga mulai mengalihkan perhatian ke pengembangan tambang primer di daratan. Berbeda dengan tambang aluvial yang relatif mudah diakses, tambang primer menuntut teknologi pengolahan pemisahan mineral yang jauh lebih kompleks. Bijih timah yang terperangkap dalam batuan keras memerlukan proses penghancuran hingga sangat halus sebelum mineralnya dapat dipisahkan secara efektif.

    Urgensi langkah ini diperkuat oleh kondisi cadangan timah yang ada. Ilhamsyah Mahendra, Direktur Produksi dan Komersial TINS, dalam Indonesia Critical Minerals Conference & Expo 2026 pada Kamis (4/6/2026), mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki sekitar 800.000 ton sumber daya dan 300.000 ton cadangan timah. "Angka-angka ini hanya cukup untuk 10-15 tahun ke depan. Kami membutuhkan deposit yang jauh lebih besar, idealnya untuk lebih dari seratus tahun," tegasnya, menyoroti pentingnya penambahan cadangan baru untuk keberlanjutan bisnis.

    Untuk mempercepat penemuan titik cadangan baru, emiten anggota holding industri pertambangan MIND ID ini mengintensifkan kegiatan eksplorasi secara agresif. Pemanfaatan teknologi pemetaan digital (GIS) dan pemantauan udara menggunakan drone menjadi andalan untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan proses eksplorasi di wilayah konsesi perusahaan.

    Selain fokus domestik, PT Timah juga mulai melirik peluang ekspansi global. Strategi ini bertujuan untuk mencari aset pertambangan yang strategis di luar negeri, mengurangi ketergantungan pada sumber daya domestik semata, sekaligus memperkuat posisi tawar Indonesia dalam rantai pasok mineral kritis dunia. "Kami sangat terbuka untuk kemitraan dan kolaborasi dengan perusahaan timah global," pungkas Ilhamsyah, menegaskan ambisi perusahaan untuk mendominasi pasar global dalam jangka panjang.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Terkuak! 8 Jurus Sarjito Amankan Bursa Komoditas RI!

    24-08-2026 - 15.06

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    24-08-2026 - 10.06

    IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!

    24-08-2026 - 05.06

    Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!

    24-08-2026 - 02.06

    BYAN Diincar Haji Isam? Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya!

    23-08-2026 - 20.06

    Mengejutkan! Trump Jual Meta, Pilih Visa & Mastercard

    23-08-2026 - 15.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Terkuak! 8 Jurus Sarjito Amankan Bursa Komoditas RI!

    Agroplus – Masa depan bursa mineral dan komoditas strategis Indonesia tampaknya akan semakin cerah di…

    Pindar Meledak! Peluang Emas di Fintech Lending Days 2026

    24-08-2026 - 10.06

    IKN Bak Lahan Subur: Investor China Ungkap Visi Ajaib!

    24-08-2026 - 05.06

    Waspada! Bank di Bekasi Dicabut Izin OJK, Cek Faktanya!

    24-08-2026 - 02.06
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.