Phapros Bangkit! Dividen Rp4,12 Miliar Siap Dinikmati
Agroplus – Kabar gembira datang dari emiten farmasi PT Phapros Tbk (PEHA). Setelah melalui periode yang menantang, perusahaan ini akhirnya menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp4,12 miliar dari laba tahun buku 2025. Keputusan manis ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Jumat, 11 Juni 2026, di Jakarta.

Direktur Utama Phapros, Intan Abdams Katoppo, menjelaskan bahwa angka dividen tersebut setara dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 15% dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp27,44 miliar pada tahun 2025. "Kami sangat bersyukur, setelah dua tahun mengalami penurunan, kini pemegang saham dapat kembali merasakan manisnya dividen," ujar Intan dalam paparan publiknya.
Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 85% atau sekitar Rp23,32 miliar akan ditahan sebagai laba ditahan. Dana ini vital untuk menopang keberlanjutan profitabilitas perusahaan di masa mendatang, termasuk pemenuhan kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) dan kepatuhan terhadap standar industri farmasi yang dikenal sangat ketat regulasinya.
Pembagian dividen ini menjadi penanda kebangkitan kinerja Phapros. Sepanjang Januari-Desember 2025, perusahaan berhasil membukukan laba bersih Rp27,44 miliar. Capaian ini merupakan pembalikan signifikan dari posisi rugi bersih Rp290,63 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan peningkatan kinerja yang impresif dan menjanjikan.
Perbaikan kinerja tersebut tidak lepas dari strategi jitu yang dijalankan, yaitu pertumbuhan penjualan dua digit dan efisiensi operasional yang berhasil. Total penjualan Phapros di tahun 2025 mencapai Rp940,88 miliar, tumbuh 26,34% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan penjualan ini merata di seluruh segmen produk, dengan obat bebas tanpa resep dokter (OTC) melonjak 43,20%, obat generik berlogo (OGB) naik 13,95%, dan segmen ethical meroket 54,94% secara tahunan.
Dari sisi efisiensi, Phapros juga menunjukkan taringnya. Beban pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) berhasil ditekan 5,41% menjadi Rp448,37 miliar dari sebelumnya Rp474,03 miliar. Tak hanya itu, beban usaha juga menyusut 14,64% menjadi Rp406,43 miliar pada 2025, jauh lebih rendah dari Rp476,12 miliar pada tahun sebelumnya.
Dengan fundamental yang semakin kokoh dan strategi yang terbukti efektif, Phapros optimis dapat terus menorehkan kinerja positif dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya di masa depan. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan adaptasi mampu membuahkan hasil yang manis, layaknya panen yang dinanti setelah musim tanam. Informasi lebih lanjut mengenai kinerja perusahaan dapat diakses melalui agroplus.co.id.
