Close Menu
    What's Hot

    BRI Kucurkan Rp842,1 T: Petani & UMKM Makin Berdaya!

    14-09-2026 - 02.06

    Mewah di Atas Derita Rakyat: Kisah Tragis Sultan Langkat

    14-09-2026 - 02.02

    14-09-2026 - 00.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • BRI Kucurkan Rp842,1 T: Petani & UMKM Makin Berdaya!
    • Mewah di Atas Derita Rakyat: Kisah Tragis Sultan Langkat
    • Skor Kredit Anjlok? Jurus Ampuh Pulihkan Reputasi di SLIK OJK!
    • Buka Alfamart Sendiri: Modal Mulai 300 Juta, Balik Modal Cepat?
    Senin, 14 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan - BRI Kucurkan Rp842,1 T: Petani & UMKM Makin Berdaya!
    Pangan

    BRI Kucurkan Rp842,1 T: Petani & UMKM Makin Berdaya!

    14-09-2026 - 02.064 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor perbankan yang tak henti mendukung geliat ekonomi akar rumput dan keberlanjutan lingkungan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pembiayaan berkelanjutan. Hingga akhir triwulan II 2026, BRI berhasil mencatatkan portofolio pembiayaan yang berfokus pada aspek sosial dan lingkungan mencapai angka fantastis Rp842,1 triliun. Angka ini setara dengan sekitar 58% dari total seluruh portofolio kredit BRI, dan menunjukkan peningkatan signifikan dari Rp802,4 triliun pada semester I 2025. Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata dari upaya BRI untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan kebermanfaatan sosial dan kelestarian lingkungan, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.

    Dari total pembiayaan berkelanjutan tersebut, porsi terbesar, yakni Rp739,9 triliun, dialokasikan untuk aspek sosial. Ini adalah kabar baik bagi masyarakat luas, terutama para petani, peternak, dan nelayan yang seringkali masuk dalam kategori kredit mikro dan UMKM. Tercatat, 60,4% dari pembiayaan sosial ini mengalir ke kredit mikro, disusul 37,1% untuk kredit UKM, dan sisanya 2,5% untuk pembiayaan perumahan bersubsidi. Besarnya porsi untuk mikro dan UKM ini menunjukkan peran vital BRI dalam menjaga roda perekonomian masyarakat tetap berputar, memberikan modal usaha, dan membuka peluang bagi mereka yang ingin mengembangkan usahanya di desa maupun kota.

    BRI Kucurkan Rp842,1 T: Petani & UMKM Makin Berdaya!
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Tak hanya fokus pada aspek sosial, BRI juga serius menggarap pembiayaan lingkungan. Sebanyak Rp102,2 triliun, atau sekitar 7,1% dari total portofolio kredit, dialirkan untuk mendukung kelestarian alam dan transisi menuju ekonomi rendah karbon. Yang menarik, porsi terbesar, yaitu 69,2%, ditujukan untuk sustainable land management atau pengelolaan lahan berkelanjutan. Ini tentu menjadi angin segar bagi sektor pertanian yang sangat bergantung pada kesehatan tanah dan lingkungan. Selain itu, ada juga pembiayaan untuk transportasi hijau (3,1%), energi baru terbarukan (6,5%), produk ramah lingkungan (4,5%), efisiensi energi (2,6%), dan berbagai aktivitas lingkungan lainnya.

    Komitmen BRI ini juga didukung oleh strategi pendanaan yang tak kalah inovatif, yaitu sustainable wholesale funding. Hingga semester I 2026, dana yang berhasil dihimpun BRI melalui skema ini mencapai Rp37,6 triliun, meningkat signifikan dari Rp34,8 triliun pada tahun 2025 dan Rp27 triliun pada tahun 2024. Instrumen pendanaan ini beragam, mulai dari social loan (38%), social bond (26,6%), sustainability-linked loan (23,8%), green bond (3,7%), hingga instrumen lainnya (7,9%). Ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya menyalurkan, tetapi juga aktif mencari sumber dana yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

    Direktur Legal & Compliance BRI, Mahdi Yusuf, menegaskan visi jangka panjang perusahaan. "BRI akan terus mengembangkan sustainable finance sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan kami. Setiap langkah dijalankan secara terukur, dengan mempertimbangkan aspek risiko, sekaligus memastikan bahwa setiap pertumbuhan yang dicapai turut menciptakan dampak positif bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan," ujar Mahdi dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen BRI untuk tidak hanya mengejar profit, tetapi juga purpose atau tujuan mulia.

    Melalui skema pendanaan berkelanjutan ini, BRI secara cerdas menghubungkan sumber dana dengan penyaluran pembiayaan. Dana yang terkumpul dari instrumen seperti green bond dan social bond diarahkan langsung untuk membiayai proyek-proyek yang memenuhi kriteria sosial dan lingkungan. Artinya, investor tidak hanya menanam modal, tetapi juga berkontribusi pada perubahan positif. Laporan dampak (impact report) menjadi bukti nyata. Dari sisi sosial, penerbitan Social Bond BRI pada tahun 2025, misalnya, telah berkontribusi besar dalam penciptaan sekitar 59.000 lapangan kerja baru di sektor UMKM. Selain itu, sekitar 23.000 nasabah juga merasakan peningkatan aset usaha mereka berkat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kupedes dari BRI. Ini adalah bukti konkret bagaimana pembiayaan bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan.

    Sementara itu, di ranah lingkungan, pembiayaan yang didukung oleh green bond BRI juga menorehkan dampak positif yang signifikan. Berdasarkan laporan dampak, penyaluran dana dari green bond ini berhasil menghindari emisi karbon sebesar 2.711 kilo ton CO2e per tahun. Angka ini setara dengan upaya besar dalam menjaga atmosfer kita. Lebih lanjut, pembiayaan ini juga secara langsung mendukung praktik sustainable land management atau pengelolaan lahan berkelanjutan, khususnya bagi para pelaku usaha di sektor perkebunan dan pertanian yang telah mengantongi sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) atau RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Ini adalah langkah nyata menuju pertanian yang lebih bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

    Pengukuran dampak ini menjadi kunci penting dalam implementasi sustainable finance BRI. Ini bukan hanya tentang angka di atas kertas, melainkan bagaimana setiap rupiah yang disalurkan benar-benar diterjemahkan menjadi manfaat konkret bagi masyarakat dan kelestarian alam. Dengan merajut erat antara sumber pendanaan, penyaluran pembiayaan, dan evaluasi dampak, BRI secara konsisten membangun ekosistem keuangan yang tak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga secara aktif berkontribusi pada agenda sosial dan lingkungan yang lebih luas. Sebuah langkah progresif yang patut diapresiasi, terutama dari sudut pandang keberlanjutan sektor pertanian dan UMKM di Indonesia.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Mewah di Atas Derita Rakyat: Kisah Tragis Sultan Langkat

    14-09-2026 - 02.02

    14-09-2026 - 00.06

    14-09-2026 - 00.02

    13-09-2026 - 23.06

    Skor Kredit Anjlok? Jurus Ampuh Pulihkan Reputasi di SLIK OJK!

    13-09-2026 - 23.02

    13-09-2026 - 20.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    BRI Kucurkan Rp842,1 T: Petani & UMKM Makin Berdaya!

    Agroplus – Kabar gembira datang dari sektor perbankan yang tak henti mendukung geliat ekonomi akar…

    Mewah di Atas Derita Rakyat: Kisah Tragis Sultan Langkat

    14-09-2026 - 02.02

    14-09-2026 - 00.06

    14-09-2026 - 00.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.