Close Menu
    What's Hot

    Ini Dia! Asuransi Canggih untuk Sultan & Generasi Sandwich

    19-09-2026 - 13.06

    Misteri Tuyul Takut Bank Terkuak! Bukan Mistis?

    19-09-2026 - 13.02

    BYAN Goyah! Moody’s Pangkas Prospek Jadi Negatif!

    19-09-2026 - 10.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Ini Dia! Asuransi Canggih untuk Sultan & Generasi Sandwich
    • Misteri Tuyul Takut Bank Terkuak! Bukan Mistis?
    • BYAN Goyah! Moody’s Pangkas Prospek Jadi Negatif!
    • IHSG Terjun Bebas! Investor Asing Jual Triliunan Rupiah
    • KPK Guncang Summarecon! Skandal Lahan Bogor Terkuak!
    • Rupiah Akhir Pekan: Menguat Tipis, Petani Tetap Waspada!
    Sabtu, 19 September 2026
    agroplus
    Home - Pangan -
    Pangan

    19-09-2026 - 05.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    AXA Syariah Mandiri: Peluang Emas Ekonomi Halal RI?

    Agroplus – Industri keuangan syariah di Indonesia kembali menyemai benih pertumbuhan baru. PT AXA Financial Indonesia, salah satu raksasa asuransi jiwa, secara resmi melakukan langkah strategis dengan memisahkan Unit Usaha Syariah (UUS) mereka. Transformasi ini melahirkan entitas mandiri bernama PT AXA Sharia Life Insurance, sebuah babak baru yang diharapkan mampu menggarap potensi pasar syariah di Tanah Air dengan lebih optimal.

    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Pemisahan unit ini bukan sekadar respons terhadap regulasi, melainkan juga cerminan keyakinan akan potensi luar biasa pasar syariah di Indonesia. PT AXA Sharia Life Insurance sendiri telah mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Nomor KEP-76/D.05/2026 yang diterbitkan pada 8 September 2026. Langkah ini selaras dengan amanat POJK Nomor 11 Tahun 2023, yang mengatur tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, menunjukkan komitmen AXA dalam mendukung penguatan ekosistem asuransi syariah nasional.

    Niharika Yadav, Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, dalam seremoni peresmian di Jakarta pada Jumat, 18 September 2026, menyoroti posisi strategis Indonesia. "Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia berada pada posisi yang sangat strategis untuk menjadi salah satu pendorong utama perkembangan ekonomi syariah global," ujarnya. Ia menambahkan bahwa tren kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial yang selaras dengan nilai-nilai syariah terus meningkat, menjadi landasan kuat bagi kehadiran AXA Sharia Life Insurance.

    Dengan status sebagai entitas yang berdiri sendiri, PT AXA Sharia Life Insurance kini memiliki keleluasaan untuk fokus penuh dalam merancang solusi, strategi distribusi, layanan, serta kemitraan yang lebih relevan dan adaptif terhadap karakteristik unik pasar syariah di Indonesia. Bukit Rahardjo, Presiden Direktur AXA Sharia Life Insurance, mengungkapkan target pasar yang dibidik. "Rencana kami adalah menyasar segmen menengah dan ritel. Kami akan menerjemahkan ini ke dalam produk-produk tradisional yang terjangkau, dirancang untuk perlindungan keluarga, tenaga kerja yang belum berkeluarga, hingga generasi Z," jelas Bukit, menunjukkan inklusivitas produk yang akan ditawarkan.

    Kehadiran AXA Sharia Life Insurance diharapkan tidak hanya memperkaya pilihan produk asuransi syariah, tetapi juga secara signifikan memperkuat inklusi keuangan syariah. Pada akhirnya, ini akan menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah nasional secara berkelanjutan. Data OJK per Juni 2026 menunjukkan bahwa industri asuransi syariah di Indonesia telah mencatatkan kontribusi sebesar Rp11,73 triliun, dengan aset asuransi jiwa syariah mencapai Rp37,36 triliun.

    Meskipun potensi pasar besar, tingkat pemahaman dan penggunaan produk syariah masih memiliki ruang untuk berkembang. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 mencatat literasi keuangan syariah di angka 43,42% dan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41%. Angka-angka ini menunjukkan bahwa masih banyak lahan subur yang menanti untuk digarap, dan kehadiran pemain baru seperti AXA Sharia Life Insurance diharapkan dapat menjadi katalisator penting dalam meningkatkan penetrasi dan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan syariah.


    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Ini Dia! Asuransi Canggih untuk Sultan & Generasi Sandwich

    19-09-2026 - 13.06

    Misteri Tuyul Takut Bank Terkuak! Bukan Mistis?

    19-09-2026 - 13.02

    BYAN Goyah! Moody’s Pangkas Prospek Jadi Negatif!

    19-09-2026 - 10.06

    19-09-2026 - 10.02

    IHSG Terjun Bebas! Investor Asing Jual Triliunan Rupiah

    19-09-2026 - 08.06

    KPK Guncang Summarecon! Skandal Lahan Bogor Terkuak!

    19-09-2026 - 08.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Ini Dia! Asuransi Canggih untuk Sultan & Generasi Sandwich

    Agroplus – Prudential Indonesia kini makin gencar memanfaatkan kecanggihan teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan…

    Misteri Tuyul Takut Bank Terkuak! Bukan Mistis?

    19-09-2026 - 13.02

    BYAN Goyah! Moody’s Pangkas Prospek Jadi Negatif!

    19-09-2026 - 10.06

    19-09-2026 - 10.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.