Close Menu
    What's Hot

    Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan

    11-10-2026 - 10.06

    Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur

    11-10-2026 - 10.02

    Kabar Gembira Subsidi Bunga Kredit Perempuan

    11-10-2026 - 08.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan
    • Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur
    • Kabar Gembira Subsidi Bunga Kredit Perempuan
    • BI Sentil Bank yang Malas Salurkan Kredit
    • Rupiah Menguat Tipis di Tengah Dinamika Global
    • Strategi Pemerintah Jaga Utang dari Dolar
    • Strategi Pemerintah Tutup Defisit APBN 2026
    • Strategi BI Jaga Rupiah di Tengah Badai Global
    Minggu, 11 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Harga Beras Meroket? Mentan Ungkap Fakta Mengejutkan!
    Pangan

    Harga Beras Meroket? Mentan Ungkap Fakta Mengejutkan!

    04-09-2025 - 10.062 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Harga Beras Meroket? Mentan Ungkap Fakta Mengejutkan!

    Agroplus – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan tegas membantah anggapan bahwa kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh kurangnya pasokan. Menurutnya, kenaikan harga tersebut merupakan sebuah anomali yang akan segera diatasi. Penegasan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (3/9).

    Agroplus – Mentan Amran mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki surplus beras sebesar 3,7 juta ton hingga Oktober 2025. "Produksi beras kita aman. Ketahanan pangan kita juga cukup aman. Bahkan, kami mencatat surplus hingga 3,7 juta ton hingga Oktober ini, sesuai dengan data BPS," ujarnya. Ia menambahkan bahwa surplus ini adalah hasil kerja keras para petani di seluruh Indonesia.

     Harga Beras Meroket? Mentan Ungkap Fakta Mengejutkan!
    Gambar Istimewa : news.majalahhortus.com

    Agroplus – Pemerintah, melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, akan terus menggencarkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di seluruh pelosok negeri. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat. "Dengan melimpahnya hasil panen, kami memastikan pasokan beras SPHP akan terus membanjiri pasar. Kami akan menjamin beras dengan harga terjangkau tersedia di pasar tradisional, ritel modern, hingga warung-warung kecil," tegas Mentan Amran.

    Agroplus – Lebih lanjut, Mentan Amran mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan atau spekulasi yang merugikan masyarakat. "Kami menjamin ketersediaan stok, dan kami akan menindak tegas pihak-pihak yang sengaja menimbun atau melakukan spekulasi yang merugikan masyarakat," tegasnya.

    Agroplus – Data dari BPS menunjukkan bahwa produksi padi dari Agustus hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 15,80 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 4,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif, total produksi padi dari Januari hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 53,87 juta ton GKG, meningkat 12,17 persen. Kenaikan produksi ini didorong oleh peningkatan luas panen yang signifikan, terutama di sentra-sentra produksi padi di Pulau Jawa, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Selatan. Beberapa kabupaten/kota dengan potensi panen tertinggi antara lain Kabupaten Bone (Sulawesi Selatan), Kabupaten Barito Selatan (Kalimantan Selatan), dan Kabupaten Indramayu (Jawa Barat). Verdifjord

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan

    11-10-2026 - 10.06

    Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur

    11-10-2026 - 10.02

    Kabar Gembira Subsidi Bunga Kredit Perempuan

    11-10-2026 - 08.06

    BI Sentil Bank yang Malas Salurkan Kredit

    11-10-2026 - 08.02

    Rupiah Menguat Tipis di Tengah Dinamika Global

    11-10-2026 - 05.06

    Strategi Pemerintah Jaga Utang dari Dolar

    11-10-2026 - 05.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Strategi Unik HSBC Incar Nasabah Sultan

    agroplus.co.id – Langkah mengejutkan diambil oleh PT Bank HSBC Indonesia di tengah rencana besar perusahaan…

    Saham TRIN Merosot Usai Rahayu Mundur

    11-10-2026 - 10.02

    Kabar Gembira Subsidi Bunga Kredit Perempuan

    11-10-2026 - 08.06

    BI Sentil Bank yang Malas Salurkan Kredit

    11-10-2026 - 08.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.