Close Menu
    What's Hot

    Waspada Ribuan Pinjol Ilegal Mengintai Anda

    27-10-2026 - 10.06

    Strategi BSI Amankan Harga Saham

    27-10-2026 - 10.02

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal

    27-10-2026 - 08.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Waspada Ribuan Pinjol Ilegal Mengintai Anda
    • Strategi BSI Amankan Harga Saham
    • IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal
    • IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini
    • BUMN Merugi Triliunan Rupiah Akibat Inefisiensi
    • Strategi Jitu RI Kurangi Dominasi Dolar AS
    • Edwin Soeryadjaya Borong Lagi Saham Saratoga
    • Lima Bandara Indonesia Jadi Jalur Emas Ilegal
    Selasa, 27 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Dominasi BTN di Pasar Perumahan Nasional
    Pangan

    Dominasi BTN di Pasar Perumahan Nasional

    26-10-2026 - 10.063 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) semakin mengukuhkan posisinya sebagai raksasa pembiayaan hunian di tanah air. Hingga periode September 2026, bank pelat merah ini berhasil mencatatkan total penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp552 triliun. Pencapaian ini sekaligus mempertegas dominasi BTN yang telah menguasai 39 persen pangsa pasar pembiayaan perumahan per Juni 2026.

    Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengungkapkan bahwa strategi perseroan saat ini tidak hanya berfokus pada penyaluran kredit konvensional, tetapi juga melakukan transformasi layanan keuangan yang lebih luas. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan finansial keluarga Indonesia secara menyeluruh tanpa meninggalkan mandat utama dalam mendukung program perumahan nasional.

    Dominasi BTN di Pasar Perumahan Nasional
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Salah satu kekuatan utama BTN terletak pada sektor perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui skema KPR subsidi, BTN berhasil mencatatkan pangsa pasar yang sangat dominan, yakni mencapai 69 persen hingga September 2026. Untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, BTN memanfaatkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi profesi.

    Upaya inklusivitas ini menyasar kelompok masyarakat yang selama ini sering menghadapi kendala akses perbankan, seperti pekerja sektor informal. Berdasarkan data hingga September 2026, BTN telah menyalurkan program perumahan melalui kerja sama dengan kementerian dan lembaga sebanyak 35.808 unit. Targetnya mencakup berbagai profesi, mulai dari tenaga kesehatan, guru, awak media, buruh, hingga anggota Polri dan masyarakat di wilayah pelosok seperti Maluku.

    Tak hanya menyasar pembeli rumah, BTN juga memperkuat ekosistem perumahan melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini mendukung seluruh rantai pasok, mulai dari sisi pasokan (suplai) hingga sisi permintaan. Dari sisi pasokan, BTN telah bermitra dengan lebih dari 8.000 pengembang serta memberikan akses pembiayaan bagi kontraktor, distributor, hingga toko bahan bangunan. Sementara dari sisi permintaan, pembiayaan diarahkan kepada wiraswasta dan nasabah dengan rekam jejak kredit yang baik. Hingga 20 Oktober 2026, realisasi plafon KPP telah menyentuh angka Rp6,16 triliun.

    Di tengah agresivitas ekspansi, BTN tetap berkomitmen menjaga kesehatan finansial. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) konsolidasian terjaga di level 3 persen per Juni 2026. Transformasi ini juga didorong oleh digitalisasi yang masif. Platform digital BTN mencatat pertumbuhan pengguna sebesar 62,4 persen secara tahunan (year-on-year) dengan total pengguna mencapai 4,3 juta orang pada Juni 2026.

    Menariknya, BTN kini mulai merambah konsep hunian berkelanjutan melalui program Rumah Rendah Emisi. Hingga Juni 2026, tercatat sudah ada 18.000 unit rumah ramah lingkungan yang dibangun bersama mitra pengembang, dengan target ambisius mencapai 200.000 unit pada tahun 2030. Dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan fokus pada keberlanjutan, BTN optimis dapat terus memimpin pasar properti nasional.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Waspada Ribuan Pinjol Ilegal Mengintai Anda

    27-10-2026 - 10.06

    Strategi BSI Amankan Harga Saham

    27-10-2026 - 10.02

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal

    27-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini

    27-10-2026 - 08.02

    BUMN Merugi Triliunan Rupiah Akibat Inefisiensi

    27-10-2026 - 05.06

    Strategi Jitu RI Kurangi Dominasi Dolar AS

    27-10-2026 - 05.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Waspada Ribuan Pinjol Ilegal Mengintai Anda

    agroplus.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI)…

    Strategi BSI Amankan Harga Saham

    27-10-2026 - 10.02

    IHSG Merosot Tajam Asing Jual Massal

    27-10-2026 - 08.06

    IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham Ini

    27-10-2026 - 08.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.