Close Menu
    What's Hot

    Rencana Besar Emiten Haji Isam

    25-10-2026 - 23.06

    Daftar Kota dengan Biaya Hidup Paling Mahal

    25-10-2026 - 23.02

    Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.

    25-10-2026 - 20.06
    Laman
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    agroplus
    • Home
    • Berita
    • Pangan
    Terbaru
    • Rencana Besar Emiten Haji Isam
    • Daftar Kota dengan Biaya Hidup Paling Mahal
    • Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.
    • Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS
    • Pasar Saham Bergolak IHSG Melaju Kencang
    • Strategi Baru Pertamina Amankan Stok BBM
    • Rahasia Militer Jadi Ladang Cuan Miliaran
    • Sembilan Perusahaan Siap Melantai di Bursa
    Minggu, 25 Oktober 2026
    agroplus
    Home - Pangan - Terseret Isu Kabut Asap Singapura Emiten Ini Buka Suara
    Pangan

    Terseret Isu Kabut Asap Singapura Emiten Ini Buka Suara

    24-10-2026 - 20.023 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    agroplus.co.id – Dunia korporasi tanah air tengah dikejutkan dengan isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lintas negara yang menyeret nama salah satu perusahaan afiliasi emiten perkebunan ternama. PT Tunas Baru Lampung Tbk akhirnya memberikan klarifikasi resmi setelah salah satu pihak berelasinya, PT Paramitra Mulia Langgeng (PML), dituding menjadi salah satu penyebab munculnya kabut asap yang mencemari wilayah Singapura.

    Ketegangan ini bermula dari langkah tegas otoritas lingkungan Singapura, National Environment Agency (NEA). Berdasarkan laporan yang beredar, NEA telah menerbitkan Preventive Measure Notice melalui skema Transboundary Haze Pollution Act. Langkah hukum ini menyasar tujuh perusahaan pemegang konsesi di Indonesia yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan bencana kebakaran hutan yang menyebabkan polusi asap lintas batas. Salah satu nama yang muncul dalam daftar tersebut adalah PT PML.

    Terseret Isu Kabut Asap Singapura Emiten Ini Buka Suara
    Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

    Menanggapi situasi yang mulai memicu sentimen negatif di pasar modal, PT Tunas Baru Lampung Tbk segera melayangkan penjelasan mendalam melalui dokumen resmi kepada Bursa Efek Indonesia. Perusahaan berusaha memisahkan diri dari pusaran masalah operasional yang menimpa PT PML guna menjaga kepercayaan investor.

    Direktur PT Tunas Baru Lampung Tbk, Jason Indrian Winata, secara transparan memaparkan struktur kepemilikan PT PML. Ia menjelaskan bahwa perusahaan tersebut dimiliki oleh dua pemegang saham utama perseroan, yakni Widarto dan Santoso Winata, dengan porsi masing-masing sebesar 50 persen. Selain itu, terdapat kesamaan posisi di mana beberapa anggota dewan direksi dan komisaris di Tunas Baru Lampung juga menjabat di PT PML.

    Meski terdapat keterkaitan dalam struktur kepemilikan dan jajaran pengurus, Jason menegaskan bahwa perusahaan induk tidak memiliki keterlibatan dalam manajemen lahan maupun operasional harian PT PML. "Perseroan, baik secara langsung maupun melalui entitas anak, tidak memiliki kepemilikan saham, tidak menguasai lahan, dan sama sekali tidak terlibat dalam pengelolaan areal konsesi milik PT PML," tegas Jason dalam keterangannya.

    Terkait adanya catatan transaksi keuangan antara kedua perusahaan, pihak manajemen mengklarifikasi bahwa hubungan bisnis yang terjalin selama ini hanya terbatas pada penjualan bahan pembantu atau suku cadang (spareparts). Aktivitas tersebut merupakan transaksi rutin yang tidak berkaitan dengan kegiatan usaha utama perseroan. Jason memastikan tidak ada transaksi yang melibatkan pengalihan lahan, tukar-menukar areal, maupun rencana alih fungsi konsesi milik PT PML untuk kepentingan bisnis Tunas Baru Lampung.

    Lebih lanjut, perusahaan menjamin bahwa kondisi keuangan mereka tetap sehat dan bersih. Tidak ada piutang, pinjaman, maupun jaminan yang berkaitan dengan PT PML dalam pembukuan perseroan. Selain itu, manajemen memastikan bahwa seluruh areal milik Tunas Baru Lampung dan entitas anaknya dalam sepanjang tahun 2026 terpantau aman dan tidak terdampak musibah kebakaran.

    Sebagai langkah antisipasi terhadap risiko reputasi di masa depan, manajemen memberikan sinyal akan mengevaluasi hubungan bisnis dengan pihak terkait. Jason mengisyaratkan bahwa ke depannya, perseroan kemungkinan besar tidak akan lagi melakukan penjualan bahan pembantu kepada PT PML. Ia juga memastikan bahwa isu ini tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dan stabilitas operasional perusahaan secara keseluruhan.

    Follow on Google News
    Sasmito

    gaya penulisan yang praktis dan berbasis pengalaman, Sasmito menyajikan informasi terkini tentang teknik budidaya, pasar komoditas, serta isu lingkungan pertanian. Dedikasinya untuk mendukung petani lokal menjadikan tulisannya sebagai panduan berharga bagi pelaku sektor agraris.

    Related Posts

    Rencana Besar Emiten Haji Isam

    25-10-2026 - 23.06

    Daftar Kota dengan Biaya Hidup Paling Mahal

    25-10-2026 - 23.02

    Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.

    25-10-2026 - 20.06

    Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS

    25-10-2026 - 20.02

    Pasar Saham Bergolak IHSG Melaju Kencang

    25-10-2026 - 18.06

    Strategi Baru Pertamina Amankan Stok BBM

    25-10-2026 - 18.02
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss
    Pangan

    Rencana Besar Emiten Haji Isam

    agroplus.co.id – Langkah strategis tengah disiapkan oleh PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), perusahaan…

    Daftar Kota dengan Biaya Hidup Paling Mahal

    25-10-2026 - 23.02

    Kabar mengejutkan datang dari dunia keuangan digital tanah air. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sebelumnya menuding puluhan perusahaan teknologi finansial terlibat praktik kartel bunga pinjaman online (pinjol) resmi dibatalkan oleh pengadilan.

    25-10-2026 - 20.06

    Rupiah Terancam Tembus Rp18000 Per Dolar AS

    25-10-2026 - 20.02
    Top Posts

    Inpres Jaga Harga Beras, Petani Untung Besar!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Gabah Anjlok, Bulog Turun Tangan!

    09-04-2025 - 07.38

    Harga Pangan Terjangkau, Prabowo Puas!

    09-04-2025 - 08.22

    Rahasia Sukses Swasembada Pangan: Prabowo Ungkap Sosok Mentan yang Luar Biasa!

    09-04-2025 - 10.06
    agroplus
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.