Agroplus – PT Summit Oto Finance (SOF) dan PT Oto Multiartha telah resmi menyepakati langkah besar yang akan mengubah peta industri pembiayaan di Indonesia: sebuah penggabungan usaha atau merger. Keputusan strategis ini menandai era baru bagi kedua entitas, dengan Summit Oto Finance bertindak sebagai perusahaan penerima penggabungan, sementara Oto Multiartha meleburkan diri ke dalamnya, menciptakan fondasi bisnis yang lebih kokoh.
Persetujuan krusial ini dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Summit Oto Finance yang berlangsung pada tanggal 1 September 2026. Tak hanya itu, restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah didapatkan, menegaskan legalitas dan kelancaran proses merger ini. Langkah ini diambil dengan visi yang jelas untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat posisi di pasar pembiayaan yang kompetitif.

Sebagai bagian integral dari implementasi merger ini, pemegang saham telah menyetujui penerbitan sejumlah saham baru. Saham seri A akan dialokasikan kepada SMMA, sementara saham seri B akan diterbitkan untuk SMBCI dan SAG, yang sebelumnya merupakan pemegang saham Oto Multiartha. Ini adalah langkah fundamental dalam restrukturisasi kepemilikan dan permodalan.
Penerbitan saham baru ini melibatkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Summit Oto Finance sebanyak 3.150.535 lembar saham, dengan nilai nominal fantastis mencapai Rp1,575 triliun. Selain itu, untuk memenuhi ketentuan batas kepemilikan asing sebesar 85% dari modal disetor sesuai POJK 47/2020, perseroan juga menerbitkan 9.934 saham baru tambahan kepada SMMA senilai Rp9,934 miliar. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap regulasi sekaligus strategi penguatan modal untuk pertumbuhan jangka panjang.
Merger ini juga membawa angin segar dalam struktur kepemimpinan Summit Oto Finance. RUPSLB menyetujui penghentian dengan hormat Bapak Yosuke Unigame dari posisi Presiden Komisaris dan Ibu Hanna Tantani dari posisi Komisaris, menandai transisi kepemimpinan yang strategis untuk entitas baru.
Untuk memperkuat jajaran direksi, perseroan menyambut tiga nama baru yang akan membawa perspektif segar: Bapak Nobuhiroo Moro, Bapak Toshiyuki Mitsui, dan Bapak Pieter Maruli Panjaitan sebagai Direktur. Di sisi komisaris, Bapak Keishi Iwamoto dipercaya menjabat sebagai Presiden Komisaris, didampingi Bapak Takanori Otsuka sebagai Komisaris dan Bapak Muliawan Gunadi Kartarahardja sebagai Komisaris Independen, membentuk tim pengawas yang solid.
Sementara itu, keberlanjutan kepemimpinan juga terjaga dengan Bapak Rusna yang kembali dipercaya sebagai Presiden Direktur. Beliau akan didampingi oleh Bapak Kenji Okada, Bapak Yanuar Pribadi, dan Bapak Kemaludin Fajar yang tetap menjabat sebagai Direktur, memastikan stabilitas operasional di tengah perubahan dan menjaga arah strategis perusahaan.
Dari perspektif bisnis, penggabungan ini diharapkan menjadi katalis positif yang signifikan. Summit Oto Finance memproyeksikan peningkatan tajam dalam sinergi usaha, yang pada gilirannya akan berdampak baik pada kegiatan operasional dan kondisi keuangan perseroan secara keseluruhan. Semua hak dan kewajiban dari entitas yang melebur akan secara otomatis beralih kepada entitas penerima penggabungan, sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku, memastikan kelancaran transisi.
Perseroan juga menegaskan bahwa merger ini tidak akan menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kelangsungan usaha. Sebaliknya, langkah ini justru membuka ladang peluang baru untuk pertumbuhan, inovasi, dan peningkatan nilai bagi pemegang saham di masa depan. Ini adalah langkah maju yang strategis, menanamkan benih-benih kekuatan baru di industri pembiayaan yang siap dipanen dalam bentuk kinerja yang lebih unggul.
