Agroplus – Sebuah pergerakan signifikan tercatat di pasar modal, melibatkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Alexander Ramlie, yang menjabat sebagai Komisaris di emiten sektor energi dan pertambangan ini, dikabarkan telah menambah porsi kepemilikan sahamnya secara substansial, menarik perhatian para investor dan pelaku pasar.
Berdasarkan keterbukaan informasi resmi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Alexander Ramlie melakukan pembelian total 1.478.500 lembar saham AMMN. Transaksi besar ini, yang diklaim untuk tujuan investasi pribadi, dieksekusi dalam sembilan kali kesempatan pada tanggal 20 Juli 2026.

Pembelian saham tersebut dilakukan pada rentang harga yang bervariasi. Alexander Ramlie memulai dengan mengakuisisi 6.900 lembar saham pada harga Rp3.890 per saham, dan berlanjut hingga harga tertinggi Rp4.030 per saham untuk 288.500 lembar. Rincian lengkapnya mencakup pembelian pada harga Rp3.900 (16.400 saham), Rp3.910 (47.500 saham), Rp3.920 (139.300 saham), Rp3.930 (321.700 saham), Rp3.940 (26.900 saham), Rp3.950 (218.800 saham), serta Rp4.020 (412.500 saham). Seluruh transaksi ini dikonfirmasi dilakukan secara langsung dan melibatkan saham biasa, tanpa adanya skema perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement).
Dengan penambahan ini, total kepemilikan saham Alexander Ramlie di AMMN melonjak dari sebelumnya 188.916.260 lembar menjadi 190.394.760 lembar. Ini berarti ada peningkatan sebanyak 1.478.500 lembar saham, atau secara persentase, kepemilikannya naik sekitar 0,78% dari posisi sebelumnya.
Peningkatan jumlah saham ini juga berimbas pada porsi hak suara Alexander Ramlie di AMMN, yang kini naik dari 0,261% menjadi 0,263% – sebuah kenaikan sebesar 0,002 poin persentase. Meskipun demikian, manajemen AMMN menegaskan bahwa transaksi ini tidak mengubah status pengendalian perusahaan. Alexander Ramlie tetap bukan merupakan pihak pengendali di PT Amman Mineral Internasional Tbk, memastikan struktur kendali perusahaan tetap stabil.
